
Bola.net - Laga Italia vs Belgia pada matchday 1 Grup 1 UEFA Nations League A 2026-27 berakhir pahit bagi Roberto Mancini. Timnas Italia kalah 0-2 dari Belgia di Stadio Olimpico, Roma, Sabtu (26/9/2026) dini hari WIB.
Mika Godts membawa Belgia unggul pada menit ke-20 sebelum Dodi Lukebakio menggandakan keunggulan pada menit ke-69. Hasil tersebut membuat periode kedua Mancini sebagai pelatih Italia langsung dimulai dengan kekalahan.
Sebaliknya, kemenangan ini menjadi awal yang menjanjikan bagi Mark van Bommel sebagai pelatih Belgia. Italia bahkan mendapat cemoohan dari pendukungnya sendiri saat turun minum dan setelah pertandingan berakhir.
Godts Bawa Belgia Unggul pada Babak Pertama
Pertandingan diawali dengan mengheningkan cipta untuk Sandro Mazzola, mantan penyerang Italia dan Inter Milan yang meninggal dunia pada usia 83 tahun awal bulan ini. Setelah itu, Belgia langsung memberikan ancaman melalui Charles De Ketelaere, tetapi Gianluigi Donnarumma mampu mengamankan tembakannya.
Italia merespons melalui Pio Esposito. Penyerang tersebut bekerja sama dengan rekan setimnya di Inter Milan, Nicolo Barella, sebelum melepaskan tembakan first-time yang membentur sisi luar tiang gawang.
Belgia kemudian memanfaatkan kesalahan pertahanan Italia pada menit ke-20. Koordinasi Gianluca Mancini dan Diego Coppola tidak berjalan baik sehingga Godts bisa masuk ke kotak penalti dan menaklukkan Donnarumma dengan tembakan rendah.
Donnarumma beberapa kali menjaga Italia tetap dalam pertandingan. Kiper Azzurri tersebut menggagalkan tembakan De Ketelaere dari jarak sekitar 18 meter, menahan bola rebound Diego Moreira, lalu kembali menghalau sundulan Godts.
Italia sempat mendapatkan momentum melalui pergerakan Nicolo Cambiaghi. Umpannya mengarah kepada Moise Kean, tetapi mantan penyerang Everton itu gagal mengarahkan tembakan ke tiang jauh dengan tepat.
Godts kembali mendapatkan peluang sebelum turun minum. Belgia tampil lebih efektif sepanjang babak pertama sehingga para pendukung Italia memberikan cemoohan ketika kedua tim memasuki ruang ganti.
Lukebakio Pertegas Kekalahan Italia
Italia mengawali babak kedua dengan permainan yang lebih agresif. Esposito dua kali mendapatkan peluang, tetapi kiper Belgia Senne Lammens mampu menggagalkan keduanya, termasuk setelah Cambiaghi kembali menciptakan ruang dari sisi lapangan.
Tekanan Italia kemudian mereda. Dengan waktu tersisa sekitar 25 menit, Mancini memasukkan Davide Frattesi, Giorgio Scalvini, dan Daniel Maldini untuk menggantikan Alessandro Romano, Coppola, serta Esposito.
Belgia justru berhasil memperlebar keunggulan pada menit ke-69 melalui serangan balik. Lukebakio membawa bola dari garis tengah, masuk ke area pertahanan Italia, lalu melepaskan tembakan melengkung yang bersarang di sudut gawang Donnarumma.
Italia berusaha memperkecil ketertinggalan. Riccardo Calafiori hampir mencetak gol melalui aksi individu dan tembakan melengkung, sementara Scalvini gagal memanfaatkan peluang di tiang jauh setelah situasi sepak pojok.
Calafiori kembali mendapatkan kesempatan pada menit terakhir, tetapi tembakannya setelah tendangan bebas masih melebar. Italia akhirnya harus menerima kekalahan 0-2 dan kembali mendapat cemoohan dari para pendukungnya.
Hasil laga Italia vs Belgia tersebut sekaligus menjadi awal yang sulit bagi Mancini dalam periode keduanya bersama Timnas Italia. Sementara itu, Van Bommel langsung meraih kemenangan pada laga pertamanya sebagai pelatih Belgia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Italia Sebenarnya Punya Peluang, tapi Kecolongan Serangan Balik Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:47
-
Kemenangan Belgia atas Italia Terasa Istimewa
Piala Eropa 26 September 2026, 07:43
-
Mengungkap Masalah Italia Saat Kalah dari Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:33
-
Tumbangkan Italia, Mika Godts Menikmati Permainan Menyerang Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:23
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
LATEST UPDATE
-
Tumbangkan Italia, Mika Godts Menikmati Permainan Menyerang Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:23
-
Kylian Mbappe Cedera, Zidane: Bisa Serius dan Absen di Laga Berikutnya
Piala Eropa 26 September 2026, 06:50
-
Turki vs Prancis: Jangan Hanya Melihat Skor Akhir
Piala Eropa 26 September 2026, 06:42
-
Instruksi Zinedine Zidane kepada Para Pemainnya saat Prancis Hadapi Turki
Piala Eropa 26 September 2026, 06:30
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
-
Hasil Italia vs Belgia: Periode Kedua Mancini Diawali dengan Kekalahan
Piala Eropa 26 September 2026, 05:34
-
Hasil Turki vs Prancis: Cedera Mbappe Warnai Debut Kemenangan Zidane
Piala Eropa 26 September 2026, 05:28
-
Menang Tapi Belum Tajam: Analisis Statistik Timnas Indonesia Saat Gulung Singapura 2-0
Tim Nasional 25 September 2026, 22:31
-
Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Menang 2-0, tapi Malaysia di Puncak
Tim Nasional 25 September 2026, 22:10
-
Hasil Timnas Indonesia vs Singapura: Diwarnai Kartu Merah, Garuda Menang 2-0
Tim Nasional 25 September 2026, 21:58
-
Fakta Unik Starting XI Timnas Indonesia Vs Singapura: Cuma 1 Pemain dari Liga Domestik!
Tim Nasional 25 September 2026, 21:31
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33





















KOMENTAR