Bola.net - Defender timnas Spanyol Sergio Ramos mengatakan trik penaltinya ke gawang Portugal di semifinal Euro 2012 kemarin adalah bagian dari kegilaannya.
Meskipun berada di bawah tekanan 48,000 penonton di Donbass Arena serta mental dan fisik yang menurun, Ramos tampak tidak gugup ketika mengeksekusi penalti gaya 'Panenka' seperti yang dilakukan gelandang Italia Andrea Pirlo ke gawang Inggris beberapa hari yang lalu.
Bek Real Madrid tersebut merasa pelatih La Furia Roja Vicente Del Bosque sudah mengetahui bahwa ia akan mencoba sesuatu yang sedikit berbeda.
Ramos juga berniat mengembalikan harga dirinya pasca kegagalan mengeksekusi penalti kala menghadapi Bayern Munich di semifinal Liga Champions musim lalu.
"Del Bosque bisa saja punya ide bahwa saya akan mampu melakukan sesuatu seperti itu, karena kami telah bekerja sama sejak beberapa tahun dan dalam hati ia pasti tahu bahwa saya adalah seseorang yang sedikit gila," ungkap Ramos.
"Saya sudah merencanakannya, tapi memang benar bahwa anda hanya dapat menentukan saat anda sudah melihat bagaimana penjaga gawang bermain."
"Dan setelah pengalaman terakhir saya di Liga Champions, banyak orang mengatakan bahwa mungkin saya tidak melakukan persiapan dan bagi saya sebagai seorang pesepakbola hal itu menyakiti harga diri saya. Jadi saya sangat tertarik untuk mengambil tanggung jawab tersebut karena saya sangat percaya diri." (sw/atg)
Meskipun berada di bawah tekanan 48,000 penonton di Donbass Arena serta mental dan fisik yang menurun, Ramos tampak tidak gugup ketika mengeksekusi penalti gaya 'Panenka' seperti yang dilakukan gelandang Italia Andrea Pirlo ke gawang Inggris beberapa hari yang lalu.
Bek Real Madrid tersebut merasa pelatih La Furia Roja Vicente Del Bosque sudah mengetahui bahwa ia akan mencoba sesuatu yang sedikit berbeda.
Ramos juga berniat mengembalikan harga dirinya pasca kegagalan mengeksekusi penalti kala menghadapi Bayern Munich di semifinal Liga Champions musim lalu.
"Del Bosque bisa saja punya ide bahwa saya akan mampu melakukan sesuatu seperti itu, karena kami telah bekerja sama sejak beberapa tahun dan dalam hati ia pasti tahu bahwa saya adalah seseorang yang sedikit gila," ungkap Ramos.
"Saya sudah merencanakannya, tapi memang benar bahwa anda hanya dapat menentukan saat anda sudah melihat bagaimana penjaga gawang bermain."
"Dan setelah pengalaman terakhir saya di Liga Champions, banyak orang mengatakan bahwa mungkin saya tidak melakukan persiapan dan bagi saya sebagai seorang pesepakbola hal itu menyakiti harga diri saya. Jadi saya sangat tertarik untuk mengambil tanggung jawab tersebut karena saya sangat percaya diri." (sw/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cesc Waspada Ancaman Serangan Italia
Piala Eropa 29 Juni 2012, 23:50
-
Ramos: Apapun Hasilnya Nanti, Kami Tetap Bangga
Piala Eropa 29 Juni 2012, 23:20
-
Marotta: Andrea Pirlo Pemain Tak Ternilai
Liga Italia 29 Juni 2012, 22:00
-
Kemenangan Italia Berbuntut Duka Fans Tewas
Piala Eropa 29 Juni 2012, 21:30
-
Tim All-Star Euro Ala Harry Redknapp
Liga Champions 29 Juni 2012, 21:00
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR