Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Inggris tampil underform. Skema penyerangan yang hanya menempatkan seorang Darren Bent sebagai ujung tombak tak mampu merombak barisan pertahanan Swiss. Bahkan Joe Hart harus berjibaku menyelamatkan gawangnya dari gempuran Gokhan Inler, Eren Derdiyok dan Tranquillo Barnetta menit awal pertandingan.
Tak mampu menghasilkan gol, Inggris malah tertinggal dua kali melalui bola mati. Tranquillo Barnetta membawa Swiss memimpin di menit ke-32 ketika tendangan bebasnya dari luar kotak penalti Inggris melengkung indah ke sudut kanan gawang Joe Hart, kiper muda Inggris ini sudah tak berdaya karena salah mengantisipasi arah datangnya bola.
Seolah tak belajar dari kesalahan yang pertama, pasukan Fabio Capello kembali tertinggal melalui skema yang sama. Lagi-lagi Tranquillo Barnetta menggandakan keunggulan tiga menit setelah gol pertamanya melalui sebuah tendangan bebas yang gagal dibendung oleh pagar betis Inggris.
Harapan publik Inggris kembali tumbuh ketika mendapatkan hadiah penalti di menit ke-36 buntut pelanggaran yang dilakukan Djourou kepada Wilshere di dalam kotak penalti. Frank Lampard yang menjadi algojo tampil dingin untuk melesakkan bola melewati Diego Benaglio. Tiga gol dalam tiga menit mengubah arah permainan ini.
Inggris meningkatkan intensitas serangan mereka guna meraup poin penuh, Darren Bent yang tampil sendirian di depan hampir saja mengubah kedudukan menjadi 2-2 andai saja sundulannya mengenai sasaran. Bent mendapatkan kesempatan di penghujung pertandingan untuk mengubah kedudukan, namun wasit menganggap dirinya dalam keadaan offside, sekalipun dalam tayangan ulang dirinya berada sejajar dengan Senderos.
Babak kedua dimulai dengan aksi solo run Walcott yang dihentikan Djourou tepat di depan kotak penalti gawang, namun wasit tak menganggap hal itu suatu pelanggaran. Inggris yang mengubah skema pertandingan dengan memasukkan Ashley Young untuk menemani Bent, tampil menekan untuk menyamakan kedudukan.
Ashley Young membuktikan bahwa keputusan Manajer yang memasukkannya tidak salah ketika dirinya mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-51 bekerja sama dengan Leighton Baines. Inggris memanfaatkan momentum ini untuk memburu gol ketiga. Permainan cepat yang diperagakan skuad Three Lions sempat mengurung pemain Swiss di wilayah mereka sendiri.
Bermain menekan hingga menit akhir pertandingan, Inggris hampir saja mencetak gol ketiganya pada menit akhir pertandingan. Namun sayangnya tendangan Stewart Downing hanya membentur net samping gawang. Hasil imbang 2-2 tak berubah hingga pertandingan usai.
Tambahan satu poin membuat Inggris kini mengoleksi 10 poin dari 4 pertandingan. Inggris masih memimpin grup G sekalipun perolehan poin mereka sama dengan Montenegro di peringkat kedua.
Susunan Pemain Inggris:
Joe Hart; Rio Ferdinand, Ashley Cole (Leighton Baines), John Terry, Glen Johnson; Scott Parker, Frank Lampard (Ashley Young), James Milner, Theo Walcott, Jack Wilshere; Darren Bent.
Susunan Pemain Swiss:
Diego Benaglio; Philippe Senderos, Stephan Lichtsteiner, Reto Ziegler, Johan Djourou; Tranquillo Barnetta (Innocent Emeghara), Valon Behrami (Blerim Dzemail), Gokhan Inler, Xherdan Shaqiri; Eren Derdiyok, Granit Xhaka. [initial]
PIALA EROPA - Ashley Young Kecewa Inggris Gagal Raih Tiga Poin
PIALA EROPA - Terry Frustasi Inggris Susah Cetak Gol (bola/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Laga PSG vs Bayern Memang Spektakuler, tapi Ada Masalah Besar!
Liga Champions 1 Mei 2026, 16:45
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 1 Mei 2026, 16:11
-
Manchester United Hidupkan Minat Pada Bintang Barcelona Ini
Liga Inggris 1 Mei 2026, 14:20
-
Ladeni Liverpool, Matheus Cunha Siap Perkuat Manchester United?
Liga Inggris 1 Mei 2026, 13:02
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20




















KOMENTAR