
Payet memang menjadi salah satu pemain yang paling bersinar di Euro 2016 kali ini. Namanya sudah menjadi buah bibir sejak laga pertama Les Bleus saat ia menjadi penentu kemenangan lewat golnya di menit-menit akhir melawan Rumania.
Hanya beberapa saat setelah ia mencetak gol pada menit ke-89, ia ditarik keluar pada menit 92 digantikan Mousa Sissoko. Saat berjalan keluar lapangan tersebut, Payet meneteskan air mata.
"Saya datang melalui jalan panjang. Beberapa bulan lalu, saya jauh untuk bisa bermain di turnamen ini," ujarnya di situs resmi UEFA.
"Saya telah bekerja sangat keras dan sudah memiliki musim yang benar-benar bagus bersama klub saya, meskipun harus absen dua bulan karena cedera," sambungnya.
"Saya pikir ini karena semua kerja keras saya dan emosi itu tiba saat saya mencetak gol," tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cabaye: Payet Sosok Utama Prancis, Dia Luar Biasa
Commercial 22 Juni 2016, 16:00
-
Payet: Premier League Bantu Saya Capai Standar Internasional
Commercial 22 Juni 2016, 15:45
-
Terungkap, Alasan Payet Menangis di Laga Pertama Prancis
Commercial 22 Juni 2016, 15:30
-
Payet: Saya Bisa Lebih Baik Lagi
Commercial 22 Juni 2016, 15:15
-
Payet: Saya Tak Dilahirkan Dengan Bakat Tendangan Bebas
Commercial 22 Juni 2016, 15:00
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko, 10 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:30
-
Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:08
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR