Xavi mengibaratkan tim yang diasuh oleh pelatih Antonio Conte ini sebagai gabungan antara dua tim papan atas La Liga, Barcelona dan Atletico Madrid.
"Conte sudah menerapkan taktiknya sejak di Juventus. Mereka bertahan sangat dalam, dan mampu bermain dengan atau tanpa bola," buka Xavi kepada Gazzetta.
"Saya percaya bahwa Italia adalah campuran dari permainan Barcelona dan Atletico. Anda selalu memiliki sejarah besar yang baik. Bahkan jika Anda mengganti seluruh pemain di starting XI, anda masih bisa bertarung. Italia selalu berbahaya," sambungnya.
Spanyol yang hanya menempati posisi kedua di babak grup memang akan berjumpa Italia di babak 16 Besar Euro 2016 pada Senin (27/6) mendatang. Ini merupakan pertandingan ulangan final Euro 2012 dimana saat itu La Roja mampu mengalahkan Italia. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Azpilicueta Tak Pikirkan Rumor Barcelona
Liga Inggris 24 Juni 2016, 21:33
-
Fakta: Lionel Messi 70 Persen Menangi Pertandingan Resmi
Liga Spanyol 24 Juni 2016, 19:37
-
Ulang Tahun ke-29, Messi Tatap Masa Depan di Barcelona
Liga Spanyol 24 Juni 2016, 18:45
-
Xavi: Italia Seperti Gabungan Barcelona dan Atletico
Commercial 24 Juni 2016, 18:00
-
Arsenal Tolak Lamaran Barca untuk Bellerin
Liga Inggris 24 Juni 2016, 15:20
LATEST UPDATE
-
Loh! Manchester United Putuskan Batal Rekrut Ederson!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:20
-
Man of the Match Spanyol vs Belgia: Lamine Yamal
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:05
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 00:14
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR