Pada tahun 2016, Radikal Idealis mendapatkan kesempatan menjadi starter dalam pertandingan Persela Lamongan melawan Gresik United. Sayangnya, Persela kalah dengan skor 0-1 dalam pertandingan tersebut.
Selain karir sepak bola yang menarik perhatian, nama unik Muhammad Radikal Idealis juga menjadi pembicaraan. Tidak ada yang tahu pasti makna di balik nama ini. Mungkin, kedua orang tuanya ingin sang anak tumbuh menjadi seseorang yang memiliki pandangan radikal dan idealis di masa dewasa. Pemberian nama Radikal Idealis juga memiliki kaitan dengan momentum keruntuhan Uni Soviet pada tahun 1991, yang dianggap sebagai kemenangan bagi ideologi barat.
Referensi yang mendukung informasi ini belum tersedia.