Martis juga pernah membela timnas Antillen Belanda dalam tiga pertandingan pada tahun 2008. Setelah terjadi reorganisasi wilayah, ia kemudian mewakili Curaçao.
Dalam karir klubnya, Martis pertama kali bermain di Feyenoord sebelum debut di Excelsior dan FC Eindhoven. Ia kemudian pindah ke klub Liga Dua Inggris, Darlington, pada tahun 2005. Di sana, ia mencetak gol pertamanya dalam kemenangan 4-0 melawan Mansfield Town. Setelah satu musim penuh di Darlington, Martis bermain dengan kontrak mingguan setelah menolak kontrak baru.
Pada tahun 2006, Martis pindah ke klub Liga Premier Skotlandia, Hibernian, dengan durasi kontrak tiga tahun. Di sana, ia memenangkan Piala Liga Skotlandia dan tampil dalam lima pertandingan Hibs. Namun, ia juga mengalami masalah dengan manajer John Collins, yang membuatnya dikabarkan akan kembali ke Darlington.
Pada tahun 2007, Martis kembali ke Inggris dan bergabung dengan klub Championship, West Bromwich Albion, dengan biaya transfer £50,000. Di sana, ia menjadi pemain dengan potensi yang diakui oleh manajer Tony Mowbray. Setelah beberapa penampilan di West Brom, Martis dipinjamkan ke Scunthorpe United dan Doncaster Rovers sebelum akhirnya kembali ke Belanda bersama SteDoCo.
Demikianlah perjalanan karir Shelton Martis, mantan pemain sepak bola asal Curaçao yang telah bermain di berbagai klub di Belanda, Skotlandia, Inggris, dan Thailand.