Karier klub Yongki dimulai di SSB Sinar Jaya, Tulungagung pada tahun 2004. Di sini, bakatnya terlihat dalam kemampuan menggocek bola, kecepatan saat membawa bola, kelincahan dalam menipu pemain bertahan lawan, dan keahliannya dalam menerobos perangkap offside. Pada tahun 2006, ia bergabung dengan klub Perseta sebagai tim junior. Meskipun hanya bermain di tim junior, Yongki tidak menyerah dan terus berusaha keras untuk masuk ke tim inti. Namun, ia sering dibangkucadangkan oleh pelatih Perseta Junior.
Kemudian, Yongki pindah ke klub PSBI Blitar sebelum akhirnya bergabung dengan klub Persik Kediri U-21 pada musim 2008-2009. Di Persik Kediri U-21, Yongki tampil sebanyak 25 kali dan mencetak 16 gol. Meskipun kastanya lebih tinggi dari klub sebelumnya, Yongki masih sering menjadi pemain cadangan dan kurang mendapatkan perhatian. Pada paruh musim Indonesia Super League 2009-2010, ia akhirnya mendapatkan kesempatan untuk tampil bersama tim inti dan mencetak 7 gol dalam 19 pertandingan.
Setelah Persik Kediri terdegradasi ke Divisi Utama, Yongki bergabung dengan klub Arema Indonesia. Kemudian, ia pindah ke Persisam Putra Samarinda pada tahun 2011 dan PS Barito Putera pada tahun 2012. Di Barito Putera, Yongki berperan dalam memperkuat lini depan tim. Namun, nilai kontrak kesepakatan mereka tidak diungkapkan kepada publik.
Selain berkarier di klub, Yongki juga memiliki karier internasional. Ia telah mencetak gol dalam pertandingan internasional, meskipun data terkait gol internasionalnya tidak disebutkan dalam sumber yang diberikan.