Bola.net - Tim catur Indonesia menargetkan merebut delapan medali emas pada pesta olahraga ASEAN Paragames (APG) VI, yang akan berlangsung di Solo, tanggal 12-22 Desember 2011.
"Kami telah mempersiapkan 13 pecatur putra dan putri difabel, dan tim Indonesia ditargetkan delapan medali emas dari 14 nomor yang diperlombakan," kata Pelatih Kepala Cabang Catur Indonesia Tedy Wiharto, di Solo, Kamis.
Tim catur Indonesia diharapkan mendapat medali emas dari nomor perorangan dan beregu putra, dan beregu putri.
Menurutnya, pada APG di Solo cabang catur yang diperlombakan yakni nomor tuna netra dan tuna dasa baik putra maupun putri. Kedua itu, dipertandingkan perorangan dan beregu.
Ia menjelaskan, 13 pecatur Indonesia kini kondisinya siap tanding, karena latihan teori dan tehnik sudah selesai dilakukan. Mereka menjelang APG ini, kata dia, melakukan latihan seperti sudah berlomba untuk menyesuaikan waktunya.
Menurut dia, pecatur yang mengikuti nomor tuan netra atau visual impaired dengan mata tertutup saat perlombaan, dan tuna dasa atau physical handicap seperti lomba biasa. "Persaingan terberat bagi tim catur Indonesia, yakni Filipina, karena di negara itu cabang ini sudah populer dan pecatur banyak yang handal," katanya.
Pecatur Indonesia yang akan turun di nomor tuna dasa putra yakni master fabel (MF) Maksum Firdaus, master nasional (MN) Mashar Panjaitan, Amruloh, bagian putri yakni Nasib Parta S., Nurdianti, Herl S.
Pecatur Indonesia yang turun di tuna netra putra yakni Edi Suryanto, Carsidi, Ismayudin Simangunsong, Icun Sulhadi, sedangkan putrinya Ni Ketut Mursi, Tati Karhadi, dan Wilma Katrin Sinaga.
"Para pecatur Indonesia menjelang lomba ini, melakukan latihan mental dan penyesuaikan waktu saat bertanding dan mereka juga menjaga fisik tetap prima," kata Tedy.
Pada pesta olahraga APG cabang catur tersebut akan diikuti 11 negara termasuk tuan rumah dan perlombaan akan berlangsung di Auditorium Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) di Ketingan Jebres, Solo.
"Saya siap tanding melawan para pecatur negara peserta APG. Latihan mental dan penyesuaian waktu lomba terus dilakukan," kata pecatur asal Bali Ni Ketut Mursi. (ant/mxm)
"Kami telah mempersiapkan 13 pecatur putra dan putri difabel, dan tim Indonesia ditargetkan delapan medali emas dari 14 nomor yang diperlombakan," kata Pelatih Kepala Cabang Catur Indonesia Tedy Wiharto, di Solo, Kamis.
Tim catur Indonesia diharapkan mendapat medali emas dari nomor perorangan dan beregu putra, dan beregu putri.
Menurutnya, pada APG di Solo cabang catur yang diperlombakan yakni nomor tuna netra dan tuna dasa baik putra maupun putri. Kedua itu, dipertandingkan perorangan dan beregu.
Ia menjelaskan, 13 pecatur Indonesia kini kondisinya siap tanding, karena latihan teori dan tehnik sudah selesai dilakukan. Mereka menjelang APG ini, kata dia, melakukan latihan seperti sudah berlomba untuk menyesuaikan waktunya.
Menurut dia, pecatur yang mengikuti nomor tuan netra atau visual impaired dengan mata tertutup saat perlombaan, dan tuna dasa atau physical handicap seperti lomba biasa. "Persaingan terberat bagi tim catur Indonesia, yakni Filipina, karena di negara itu cabang ini sudah populer dan pecatur banyak yang handal," katanya.
Pecatur Indonesia yang akan turun di nomor tuna dasa putra yakni master fabel (MF) Maksum Firdaus, master nasional (MN) Mashar Panjaitan, Amruloh, bagian putri yakni Nasib Parta S., Nurdianti, Herl S.
Pecatur Indonesia yang turun di tuna netra putra yakni Edi Suryanto, Carsidi, Ismayudin Simangunsong, Icun Sulhadi, sedangkan putrinya Ni Ketut Mursi, Tati Karhadi, dan Wilma Katrin Sinaga.
"Para pecatur Indonesia menjelang lomba ini, melakukan latihan mental dan penyesuaikan waktu saat bertanding dan mereka juga menjaga fisik tetap prima," kata Tedy.
Pada pesta olahraga APG cabang catur tersebut akan diikuti 11 negara termasuk tuan rumah dan perlombaan akan berlangsung di Auditorium Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) di Ketingan Jebres, Solo.
"Saya siap tanding melawan para pecatur negara peserta APG. Latihan mental dan penyesuaian waktu lomba terus dilakukan," kata pecatur asal Bali Ni Ketut Mursi. (ant/mxm)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez Paksakan Pindah ke Manchester City?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 23:33
-
Arsenal dan Julian Alvarez Terpisah Upeti Rp3 Triliun
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:33
-
Singkat, Padat, Jelas! Lewis Hall Gak Dijual, MU!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:06
-
Jose Mourinho Temukan Formula Agar Jude Bellingham dan Arda Guler Bisa Main Bersama
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 20:14
-
Debut Impian Anthony Gordon di Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:49
-
Wajah Baru AC Milan Era Ruben Amorim: Proaktif dan Agresif
Liga Italia 24 Agustus 2026, 19:27
-
Sempat Menolak, Gabrile Martinelli Kini Terbuka Pindah ke Arab Saudi?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:23
-
Kabar Baik MU! Amad Diallo Segera Beraksi Lagi!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
















KOMENTAR