
Bola.net - Tidaklah wajar bagi Barcelona untuk menelan lima kekalahan di La Liga hanya dalam 26 pertandingan. Catatan buruk itu tercipta musim 2019/20 ini setelah 16 tahun tidak pernah terjadi.
Inkonsistensi jadi masalah utama Barca sejak awal musim, yang berujung pada pemecatan Ernesto Valverde. Di La Liga, Lionel Messi dkk. telah merangkai 17 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 5 kekalahan.
Catatan itu sebenarnya tidak terlalu buruk. Barca masih bisa menduduki peringkat kedua klasemen sementara dengan 55 poin, hanya tertinggal satu poin dari Real Madrid di puncak.
Namun, jika bicara soal riwayat klub, torehan 5 kekalahan itu terbilang negatif. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
16 Tahun Berlalu
Menukil Sport, terakhir kali Barca menelan 5 kekalahan hanya dalam 26 pertandingan terjadi pada musim 2003/04 lalu, dengan Frank Rijkaard di kursi pelatih. Faktanya, musim itu mereka menderita enam kekalahan secara keseluruhan.
Di bawah Pep Guardiola, Tito Vilanova, Tata Martino, Luis Enrique, dan dua musim Ernesto Valverde, angka buruk itu tidak pernah tercipta. Barca tidak pernah kalah sebanyak itu dalam satu musim La Liga.
Sayangnya, musim ini di bawah Valverde dan Quique Setien, Barca sudah lima kali takluk. Dimulai dari kekalahan di San Mames kontra Athletic Bilbao (0-1), di Granada (0-2), Levante (1-3), Valencia (0-2), dan Real Madrid (1-2).
Sebagai perbandingan, musim lalu setelah menempuh 26 pertandingan, Barca hanya dua kali merasakan kekalahan.
Masih Lebih Buruk Lagi
Lima kekalahan itu masih bisa lebih buruk lagi jika menghitung kekalahan dari Atletico Madrid (2-3) di Supercopa de Espana dengan Valverde sebagai pelatih. Lalu, kekalahan 0-1 dari Athletic Bilbao di Copa del Rey bersama Quique Setien.
Setelah 26 pertandingan, 5 kekalahan, ini merupakan catatan terburuk Barca sejak era Rijkaard lalu dalam satu musim La Liga. Barca bisa jadi sedang memasuki perubahan era.
Terbukti, musim-musim lalu Barca masih begitu kuat. Pada musim 2017/18 saja mereka nyaris melaju tidak terkalahkan, yang sayangnya harus menodai rekor tersebut karena meneelan kekalahan di laga terakhir ketika gelar juara sudah dipastikan.
Sumber: Sport
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan ke AC Milan, Thiago Silva Ternyata Ingin Gabung Barcelona
Liga Spanyol 4 Maret 2020, 21:40
-
Bos Timnas Belanda: Wajar Jika Frenkie De Jong Kesulitan di Barcelona
Liga Spanyol 4 Maret 2020, 20:40
-
Harusnya Ronald Koeman yang Jadi Manajer Barcelona, Bukan Quique Setien
Liga Spanyol 4 Maret 2020, 20:20
-
3 Calon Penggati Ivan Rakitic Jika Hengkang dari Barcelona
Editorial 4 Maret 2020, 15:33
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

























KOMENTAR