
Bola.net - Atletico Madrid mengirim pesan tegas di ajang Copa del Rey setelah menghancurkan Barcelona 4-0 pada leg pertama semifinal di Metropolitano, Kamis waktu setempat. Kemenangan itu datang di tengah performa yang sebelumnya tidak konsisten.
Sorotan utama tertuju pada Julian Alvarez. Penyerang Argentina tersebut akhirnya mengakhiri paceklik gol yang telah berlangsung selama 11 pertandingan.
Pelatih Diego Simeone menilai kontribusi Alvarez bukan sekadar soal mencetak gol. Ia melihat laga ini sebagai momen penting untuk memulihkan kepercayaan diri sang penyerang jelang fase krusial musim.
Gol dan Assist yang Mengubah Momentum
Sebelum laga ini, Alvarez terakhir kali mencetak gol pada 9 Desember. Dalam kemenangan besar atas Barcelona, ia tampil menentukan dengan satu assist dan satu gol.
Alvarez memberi umpan matang kepada rekrutan Januari, Ademola Lookman, yang membuat Atletico unggul 3-0 hanya dalam setengah jam. Ia kemudian menambah gol keempat sebelum turun minum, memastikan tuan rumah masuk ruang ganti dalam posisi sangat dominan.
Simeone menilai performa tersebut berbicara sendiri tentang kualitas sang pemain. "Fakta berbicara sendiri tentang Alvarez. Assist untuk Lookman sangat fantastis. Kerja keras Alvarez di babak pertama luar biasa."
"Mencetak gol adalah suatu hal yang selalu ia miliki, dan syukurlah ia kembali. Ia sangat membutuhkan gol itu, dan tentu saja itu akan membantunya untuk menghadapi apa yang akan datang."
Bek Atletico, Nahuel Molina, juga memberikan pujian. "Alvarez adalah pemain dan pribadi yang luar biasa. Ia adalah seorang pemenang. Ia seorang petarung, dan ia akan selalu berusaha terus maju karena ia adalah sosok yang hebat."
Energi Metropolitano dan Tantangan Berikutnya
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi Atletico yang musim ini tampil naik turun. Copa del Rey kini menjadi peluang paling realistis mereka untuk meraih trofi, mengingat jarak 13 poin dari puncak klasemen LaLiga.
Selain itu, mereka juga harus menghadapi playoff Liga Champions melawan Club Brugge pada akhir bulan ini. Situasi tersebut membuat hasil atas Barcelona terasa semakin penting secara psikologis.
Simeone secara khusus memuji energi di Metropolitano saat timnya membongkar pertahanan Barcelona asuhan Hansi Flick.
"Empat penyerang — Giuliano Simeone, Julian, Antoine Griezmann dan Lookman — membaca ruang yang ditinggalkan lawan dengan sangat baik."
"Laga ini akan tetap ada dalam ingatan kami, apa pun yang terjadi dalam duel ini. Kami akan mengingat performa seperti ini. Para pendukung kami membutuhkan laga seperti ini, laga besar, semifinal."
Atletico dan Barcelona kini harus menunggu tiga pekan sebelum kembali bertemu pada leg kedua di Camp Nou, 3 Maret mendatang. Pertarungan belum sepenuhnya usai, tetapi langkah awal telah memberi keunggulan telak bagi tim ibu kota.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Siap Balas PSG Usai Insiden Pembajakan Dro Fernandez, Targetnya Bek Muda Ini!
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 17:25
-
Barcelona Berada di Batas Logika dan Membutuhkan Malam Sempurna
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 17:00
-
Kontroversi VAR 8 Menit untuk Anulir Gol Pau Cubarsi: Barcelona Dirugikan Wasit!
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 15:32
-
Ini Tanggal Penentuan Masa Depan Robert Lewandowski di Barcelona
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 14:28
LATEST UPDATE
-
Testimoni Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric: Dia Legenda!
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:23
-
Rekap Transfer Persib Hari Ini: 3 Pemain Baru, 9 Resmi Dilepas
Bola Indonesia 3 Juli 2026, 20:12
-
RESMI: Real Madrid Bantah Rumor Transfer Enzo Fernandez dari Chelsea
Liga Spanyol 3 Juli 2026, 20:01
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
-
Man of the Match Swiss vs Aljazair: Breel Embolo
Piala Dunia 3 Juli 2026, 12:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR