
Bola.net - Winger Real Madrid, Gareth Bale, berharap dirinya tak dijauhi keberuntungan saat berkarier bersama klub barunya, usai merampungkan mega transfer ke Santiago Bernabeu.
Selepas hengkang dari Tottenham Hotspur menuju ibukota Spanyol dengan bandrol €100 juta, Bale pun menjadi magnet baru di La Liga. Ia pun mengapresiasi seluruh pihak yang berperan besar atas tercapainya karier gemilang sejauh ini.
Menurut pemain asal Wales itu, sosok Rod Ruddick, seorang pemandu bakat di Southampton-lah yang berperan besar atas pencapaiannya. Akan tetapi, Bale juga menilai jika keberuntungan juga mengantarkannya pada titik saat ini.
"Saat itu saya pikir tak seorang pun mengira di masa depan akan terjadi hal sebesar ini. Saya selalu percaya pada kemampuan saya, namun dalam olahraga apapun anda butuh sedikit keberuntungan," tutur pemain 24 tahun itu.
Bale mengakui jika keberuntungan yang dialaminya di awal karier, hingga menjadi bidikan pemandu bakat, bisa terjadi kepada siapapun. Oleh karena itu ia enggan mengesampingkan faktor keberuntungan, meski mengakui kerja keras dan dedikasi adalah yang utama.
"Jadi elemen keberuntungan itu memang ada, namun saya pikir banyak hal bergantung pada kerja keras anda dan dedikasi, serta seberapa besar upaya anda di sesi latihan dan pertandingan." [initial] (espn/atg)
Selepas hengkang dari Tottenham Hotspur menuju ibukota Spanyol dengan bandrol €100 juta, Bale pun menjadi magnet baru di La Liga. Ia pun mengapresiasi seluruh pihak yang berperan besar atas tercapainya karier gemilang sejauh ini.
Menurut pemain asal Wales itu, sosok Rod Ruddick, seorang pemandu bakat di Southampton-lah yang berperan besar atas pencapaiannya. Akan tetapi, Bale juga menilai jika keberuntungan juga mengantarkannya pada titik saat ini.
"Saat itu saya pikir tak seorang pun mengira di masa depan akan terjadi hal sebesar ini. Saya selalu percaya pada kemampuan saya, namun dalam olahraga apapun anda butuh sedikit keberuntungan," tutur pemain 24 tahun itu.
Bale mengakui jika keberuntungan yang dialaminya di awal karier, hingga menjadi bidikan pemandu bakat, bisa terjadi kepada siapapun. Oleh karena itu ia enggan mengesampingkan faktor keberuntungan, meski mengakui kerja keras dan dedikasi adalah yang utama.
"Jadi elemen keberuntungan itu memang ada, namun saya pikir banyak hal bergantung pada kerja keras anda dan dedikasi, serta seberapa besar upaya anda di sesi latihan dan pertandingan." [initial] (espn/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ancelotti Yakinkan Di Maria tak Hengkang
Liga Spanyol 6 September 2013, 23:52
-
Ronaldo Masih Pemain Termahal Dunia?
Liga Spanyol 6 September 2013, 22:49
-
Madrid Cicil Harga Bale Tapi Spurs Dapat Tunai
Liga Champions 6 September 2013, 21:54
-
Tardelli: Juventus Sudah Selevel Madrid
Liga Champions 6 September 2013, 21:34
-
Albiol: Musim Lalu Atmosfer Madrid Yang Terburuk
Liga Champions 6 September 2013, 20:07
LATEST UPDATE
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Luis De La Fuente: Belgia Dulu, Baru Prancis!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 15:00
-
Romelu Lukaku: Belgia Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jegal Spanyol!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR