Bola.net - Pelatih Real Sociedad, Jagoba Arrasate mengungkapkan kekecewaannya usai dikalahkan Barcelona dalam laga leg pertama semifinal Copa Del Rey semalam (05/02). Selain harus tumbang 0-2 di Camp Nou, Arrasate juga mempertanyakan keputusan wasit untuk membiarkan pelanggaran yang dilakukan penggawa Barca, Javier Mascherano terhadap striker La Real, Carlos Vela.
Insiden tersebut terjadi di akhir babak pertama, saat Vela yang mendapatkan umpan jauh mampu melesat dan tinggal berhadapan satu lawan satu melawan kiper Jose Pinto. Mascherano yang tertinggal satu langkah di belakang Vela nampak menarik tangan striker asal Meksiko tersebut.
Vela yang mendapatkan gangguan berusaha terus berlari dan melepaskan tembakan, walau hasilnya kurang optimal karena kehilangan keseimbangan. Atas kejadian tersebut, Arrasate menyebut bahwa seharusnya Mascherano diusir keluar lapangan dan Barca dihukum penalti.
"Semua orang melihat apa yang terjadi. Mascherano telah mengganggu Vela, jelas itu seharusnya berbuah kartu merah dan hukuman penalti!" kecam pria 35 tahun ini.
"Namun wasit tidak cukup berani untuk meniup peluit. Tak lama kemudian, ia malah dengan tegas mengusir pemain kami. Segalanya berubah dalam satu menit."
Hanya sekitar satu menit setelah insiden yang menimpa Vela, Barca mampu mencetak gol pertama melalui Sergio Busquets. Hal ini memantik reaksi keras dari bek Txuri-Urdin, Inigo Martinez yang mempertanyakan keputusan Wasit Jose Gonzalez. Malang bagi Martinez, ia akhirnya diusir keluar lapangan karena dianggap melakukan protes yang berlebihan.[initial]
(isf/mri)
Insiden tersebut terjadi di akhir babak pertama, saat Vela yang mendapatkan umpan jauh mampu melesat dan tinggal berhadapan satu lawan satu melawan kiper Jose Pinto. Mascherano yang tertinggal satu langkah di belakang Vela nampak menarik tangan striker asal Meksiko tersebut.
Vela yang mendapatkan gangguan berusaha terus berlari dan melepaskan tembakan, walau hasilnya kurang optimal karena kehilangan keseimbangan. Atas kejadian tersebut, Arrasate menyebut bahwa seharusnya Mascherano diusir keluar lapangan dan Barca dihukum penalti.
"Semua orang melihat apa yang terjadi. Mascherano telah mengganggu Vela, jelas itu seharusnya berbuah kartu merah dan hukuman penalti!" kecam pria 35 tahun ini.
"Namun wasit tidak cukup berani untuk meniup peluit. Tak lama kemudian, ia malah dengan tegas mengusir pemain kami. Segalanya berubah dalam satu menit."
Hanya sekitar satu menit setelah insiden yang menimpa Vela, Barca mampu mencetak gol pertama melalui Sergio Busquets. Hal ini memantik reaksi keras dari bek Txuri-Urdin, Inigo Martinez yang mempertanyakan keputusan Wasit Jose Gonzalez. Malang bagi Martinez, ia akhirnya diusir keluar lapangan karena dianggap melakukan protes yang berlebihan.[initial]
Baca Juga
- Martino: Barca Belum Tentu Lolos ke Final
- Camp Nou Sepi, Martino Memaklumi
- Sociedad Ingin Pulang Dari Camp Nou Hidup-Hidup
- Fabregas Tak Berharap Terus Gantikan Posisi Messi
- Barca Ajukan Banding Atas Kartu Merah Alba
- Valencia Tuding Barca Tak Layak Dapat Penalti
- Fabregas Tegaskan Lagi Ambisi Treble Barca
- Fabregas: Jangan Sampai Messi Cedera Lagi
- Martino: Demi San Sebastian, Lupakan Kekalahan Lawan Valencia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fabregas: Barca Harusnya Menang Lebih Banyak
Liga Spanyol 6 Februari 2014, 23:14
-
Fabregas Tak Sabar Lihat Arsenal Juara EPL
Liga Inggris 6 Februari 2014, 20:28
-
Pele: Neymar ke Barca Bagus Buat Brasil
Piala Dunia 6 Februari 2014, 20:11
-
10 Kiper Bergaji Termahal Sejagat
Editorial 6 Februari 2014, 17:38
-
Kagawa: Iniesta Pesepakbola Paling Ideal
Liga Champions 6 Februari 2014, 15:24
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR