
Bola.net - Mega bintang Barcelona, Lionel Messi, membuat pernyataan terbuka yang menyerang Eric Abidal. Lionel Messi merasa disudutkan dengan pernyataan sang direktur olahraga terkait pemecatan Ernesto Valverde.
Barcelona memecat Valverde pada awal Januari 2020 lalu. Pelatih berusia 56 tahun tersebut dipecat usai gagal di Supercopa de Espana. Sebagai ganti Valverde, Barcelona menunjuk Quique Setien.
Namun, situasi tidak selesai sampai di situ. Pemecatan Valverde membuat suasana di ruang ganti memanas. Muncul kabar beberapa pemain berada di balik pemecatan Valverde dengan cara bermain di bawah performa.
Lantas, Eric Abidal dalam sebuah wawancara, mengatakan bahwa pemain Barcelona tidak menjalankan taktik dengan benar. Hal tersebut yang memicu kemarahan Lionel Messi baru-baru ini.
Isi Wawancara Eric Abidal
Pasca pemecatan Ernesto Valverde, Eric Abidal melakukan wawancara dengan Sport. Di situ, mantan pemain Barcelona mengkritisi kinerja para pemain. Dia melihat ada yang janggal dari performa tim di atas lapangan pada akhir 2019 lalu.
"Saya menyaksikan pertandingan dan tidak melihat hasilnya," buka Eric Abidal pada Sports.
"Saya melihat bagaimana laga itu dimainkan, taktik dan kerja para pemain tidak maksimal. Saya melihat detai itu. Banyak pemain yang tidak puas atau tidak bekerja keras dan ada masalah komunikasi internal," sambung Eric Abidal.
Eric Abidal menambahkan, hubungan antara pemain dengan pelatih [ketika itu masa Valverde] bagus. Tidak ada masalah yang diendusnya. Sebagai mantan pemain, dia mengklaim situasi masih berjalan dengan normal.
"Saya lalu memberi tahu klub apa yang saya pikirkan dan mereka harus membuat keputusan. Ini keputusan klub, tetapi kita menyadari ada masalah di internal. Bukan keputusan yang mudah," katanya.
"Kami mulai memikirkan keputusan ini [memecat Valverde] setelah El Clasico pada 18 Desember," ucapnya.
Kemarahan Lionel Messi

Beberapa media Spanyol memang menuding ada kubu yang tidak suka dengan kehadiran Valverde sebagai pelatih. Hal tersebut diperkuat dengan pernyataan Eric Abidal. Lionel Messi, yang punya pengaruh besar di ruang ganti, menjadi tersangka.
Lionel Messi sangat kecewa dengan opini yang menyalahkan dirinya di balik pemecatan Valverde dan performa labil Barcelona. Lionel Messi menilai departemen olahraga [Eric Abidal] juga punya tanggung jawab.
"Saya sejujurnya tidak suka melakukan hal seperti ini tetapi semua orang harus bertanggung jawab atas pekerjaannya dan bertanggung jawab atas keputusan mereka," tulis Messi di media sosial Instageam miliknya.
"Saat semuanya tidak berjalan dengan baik di lapangan, para pemain adalah yang paling pertama terlihat. Mereka yang ada di departemen olahraga klub seharusnya juga bertanggung jawab atas tindakan dan keputusannya," lanjutnya.
"Terakhir, saya pikir kalau anda berbicara soal pemain, anda seharusnya menyebut nama. Jika tidak, anda mengotori semua nama dan mendorong hal yang sebenarnya tidak benar," tutup Messi.
Sumber: Sport/Marca
Baca Ini Juga:
- El Clasico dan Masalah Internal Barcelona: Alasan Ernesto Valverde Dipecat?
- Buka-bukaan, Barcelona Ternyata Tidak Pernah Sodorkan Tawaran untuk Xavi?
- Terungkap, Lionel Messi Akhir-Akhir Ini Paksakan Tampil dalam Kondisi Cedera
- Beberapa Pemain yang Bisa Direkrut Barcelona untuk Gantikan Dembele, Siapa Saja?
- Barcelona Bisa Cari Pengganti Dembele Meski Bursa Transfer Telah Ditutup
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meski Sedang Kisruh, Zidane Yakin Barcelona Tetap Perkasa
Liga Spanyol 5 Februari 2020, 23:15
-
Video: Momen Saat Messi Tolak Ikut Gabung Ritual Pra Pertandingan Barcelona
Open Play 5 Februari 2020, 22:49
-
Eric Abidal: Neymar ke Barcelona? Bisa Kok!
Liga Spanyol 5 Februari 2020, 22:02
-
Cristiano Ronaldo Instruksikan Juventus Bajak Pemain Barcelona Ini
Liga Inggris 5 Februari 2020, 21:40
-
Mengenang Kisah Claude Makelele, Ronaldinho, dan Rumah Sakit
Liga Champions 5 Februari 2020, 21:24
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR