
Bola.net - Atletico Madrid sudah satu langkah menuju final Copa del Rey setelah membungkam Barcelona dengan skor telak 4-0 pada leg pertama semifinal. Bermain di kandang sendiri, tim asuhan Diego Simeone tampil agresif sejak awal dan menyelesaikan pertandingan dalam 45 menit pertama.
Kemenangan ini bukan sekadar soal skor. Laga juga diwarnai momen emosional di pinggir lapangan, termasuk selebrasi dan gestur Simeone yang tertuju kepada bintang muda Barcelona, Lamine Yamal.
Di sisi lain, Barcelona harus menerima malam yang penuh frustrasi. Selain kekalahan besar, satu-satunya gol mereka dianulir setelah pemeriksaan VAR yang berlangsung lama.
Simeone dan Selebrasi yang Jadi Sorotan

Atletico tampil dominan sejak awal dan langsung menekan pertahanan Barcelona. Gol bunuh diri Eric Garcia membuka jalan sebelum Antoine Griezmann, Ademola Lookman, dan Julian Alvarez menambah derita tim tamu.
Saat Lookman mencetak gol ketiga, Simeone terlihat mengangkat tiga jari ke arah Lamine Yamal yang baru berusia 18 tahun. Gestur itu menjadi simbol dominasi Atletico pada babak pertama.
Simeone bahkan berlari menyusuri garis tepi lapangan untuk merayakan keunggulan timnya. Empat gol di babak pertama membuat Barcelona tak berdaya dan menempatkan Atletico di ambang final, di mana mereka akan menghadapi Real Sociedad atau Athletic Bilbao jika tidak terjadi keajaiban pada leg kedua.
Kemenangan ini terasa penting bagi Atletico, mengingat trofi terakhir mereka diraih pada musim 2021 saat menjuarai LaLiga.
VAR Delapan Menit dan Reaksi Simeone
Penderitaan Barcelona bertambah ketika gol yang dicetak Pau Cubarsi dianulir karena offside. Keputusan itu baru diambil setelah pemeriksaan VAR selama delapan menit.
Penundaan terjadi karena kegagalan teknologi offside semi-otomatis akibat kepadatan pemain di kotak penalti. Ofisial akhirnya harus menggambar garis secara manual sebelum memutuskan gol tersebut tidak sah.
Eric Garcia semakin terpuruk setelah menerima kartu merah langsung pada menit ke-85 akibat tekel keras terhadap Alex Baena. Malam yang berat bagi bek Barcelona itu berakhir dengan kekecewaan mendalam.
Simeone menegaskan arti kemenangan tersebut bagi para pendukungnya. "Saya pikir para suporter kami membutuhkan pertandingan seperti ini."
"Jelas, kami tahu lawan yang akan kami hadapi. Kami tidak boleh menyerah. Masih ada jalan panjang menuju leg kedua, tetapi hari ini kami memberi kebahagiaan bagi para suporter kami, yang memang pantas mendapatkannya."
Kekecewaan Barcelona
Di sisi lain, pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengakui timnya tampil di bawah standar. Selain karena kontroversi wasit, permainan Blaugrana juga tidak sebaik yang biasanya.
"Kami tidak bermain dengan baik. Kami harus menjalani leg kedua. Itu akan sangat sulit tetapi kami akan berjuang," kata Flick.
"Kami berbicara saat jeda tentang berbagai situasi dan bahwa kami harus tampil lebih baik. Kami tidak melihat tim yang ingin saya lihat di babak pertama."
Ia juga menyinggung keputusan offside tersebut. "Saya bertanya mengapa itu offside. Saya tidak tahu apa yang mereka putuskan. Kami harus menerimanya tetapi saya tidak setuju."
Barcelona setidaknya memiliki alasan tambahan di balik kekalahan ini. Mereka tampil tanpa sejumlah pemain penting seperti Raphinha, Gavi, Pedri, Marcus Rashford, dan Andreas Christensen.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Siap Balas PSG Usai Insiden Pembajakan Dro Fernandez, Targetnya Bek Muda Ini!
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 17:25
-
Barcelona Berada di Batas Logika dan Membutuhkan Malam Sempurna
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 17:00
-
Kontroversi VAR 8 Menit untuk Anulir Gol Pau Cubarsi: Barcelona Dirugikan Wasit!
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 15:32
-
Ini Tanggal Penentuan Masa Depan Robert Lewandowski di Barcelona
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 14:28
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR