
Bola.net - Gerard Pique mengumumkan keputusan mengejutkan dengan pensiun dari karier sebagai pemain sepak bola profesional. Lantas, bagaimana nasib utang Barcelona padanya yang nilainya mencapai 80 juta euro?
Pique sempat dikabarkan tidak masuk dalam rencana jangka panjang Barcelona di awal musim lalu. Namun, keputusan pensiun tetap terasa mengejutkan lantaran dia masih punya kontrak dengan Barcelona hingga Juni 2024 nanti.
Pique telah menjadi bagian Barcelona untuk waktu yang lalu. Dia memulai karier di La Masia, lalu pergi ke Manchester United dan Real Zaragoza, sebelum mendapatkan status legenda saat kembali ke Barcelona.
Terlepas dari masa bakti Pique yang sangat lama, hubungan profesional dengan Barcelona tergolong unik. Barcelona diketahui punya utang pada Pique. Lantas, bagaimana nasib utang tersebut? Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Bagaimana Nasib Utang 80 Juta Euro?
Ada banyak pertanyaan soal keputusan Pique yang memilih pensiun. Sebab, beberapa waktu lalu, Barcelona diketahui punya utang kepada sang bek tengah. Jumlah utang Barcelona kepada Pique juga tidak sedikit.
Utang tersebut, salah satunya, terjadi pada periode Covid-19. Ketika itu, Pique sepakat melakukan pemotongan gaji. Namun, bukan berarti gaji itu dipotong begitu saja. Bahasa mudahnya, gaji Pique dipotong dan dibayar di masa mendatang.
Pique dilaporkan akan menerima gaji yang dipotong itu pada periode 2023 dan 2024 nanti. Jika ditambah dengan sisa kontrak, maka SPORT menyebut Barcelona punya utang hingga 80 juta euro kepada Pique.
Selama ini, perhitungan gaji Pique telah menjadi perdebatan menarik. Ada banyak tanda tanya soal berapa gaji yang didapat Pique, yang sering diklaim nilainya sangat tinggi. Pique bahkan sempat mengunggah slip gajinya di Barcelona.
Penjelasan Joan Laporta

Menurut SPORT, keputusan Pique membuat semua orang di Barcelona. Soal utang klub pada Pique, belum ada pembahasan secara detail. Lalu, karena Pique mengambil keputusan sepihak, ada spekulasi bahwa sang pemain akan membuat urusan finansial lebih muda.
Joan Laporta, presiden Barcelona, angkat bicara soal utang klub pada Pique. Menurut Laporta, Pique memahami kondisi klub dan solusi akan didapatkan dalam waktu dekat.
"Pique memahami situasi fair play kami, tagihan upah membutuhkan penyesuaian, dia tahu itu, dan dia sangat siap untuk membantu klub. Perjanjian keluar sedang diselesaikan, tetapi ada sikap yang baik dari pemain untuk membantu," kata Laporta.
Sumber: SPORT, Football Espana
Klasemen La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perjalanan 14 Tahun Gerard Pique Bersama Barcelona
Liga Spanyol 4 November 2022, 20:15
-
Mikel Arteta: Saya Latih Barcelona?
Liga Inggris 4 November 2022, 19:06
-
Barcelona Sudah Punya Pengganti Pique, tapi Datangnya Baru Akhir Musim Nanti
Liga Spanyol 4 November 2022, 18:56
-
Gerard Pique dan 3 Edisi Piala Dunia yang Pernah Dimainkan
Piala Dunia 4 November 2022, 18:45
-
Tidak Ada Xavi, Ini 4 Pemain yang Paling Sering Bermain Bersama Gerard Pique
Liga Spanyol 4 November 2022, 17:40
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR