Joan Garcia: Timnas Spanyol Itu Bonus, Tampil Bagus di Barcelona Itu Harus

Joan Garcia: Timnas Spanyol Itu Bonus, Tampil Bagus di Barcelona Itu Harus
Kiper Barcelona, Joan Garcia melakukan pemanasan jelang laga melawan Espanyol di lanjutan La Liga Spanyol, 3 Januari 2026. (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - Nama Joan Garcia mendadak jadi buah bibir usai tampil gemilang di Derby Catalan. Namun, kiper Barcelona ini justru menanggapi dingin isu pemanggilan dirinya ke Timnas Spanyol.

Penampilan ciamiknya melawan Espanyol memang memicu perdebatan publik. Banyak pihak mendesak agar ia segera diberi tempat di skuad La Roja.

Meski begitu, Garcia memilih untuk tetap membumi. Ia menegaskan bahwa kostum Spanyol belum menjadi prioritas utamanya saat ini.

Sang kiper muda justru punya fokus lain yang lebih mendesak. Ia ingin menjaga konsistensinya di bawah mistar gawang Blaugrana.

1 dari 3 halaman

Masterclass di Tengah Teror Mantan

Pemain Espanyol, Roberto Fernandez (9), melepaskan tembakan di depan kiper Barcelona, Joan Garcia, pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Espanyol vs Barcelona, 3 Januari 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Pemain Espanyol, Roberto Fernandez (9), melepaskan tembakan di depan kiper Barcelona, Joan Garcia, pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Espanyol vs Barcelona, 3 Januari 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Garcia menjadi pahlawan kemenangan 2-0 Barcelona atas Espanyol lewat enam penyelamatan krusial. Performa ini sangat impresif mengingat ia bermain di bawah tekanan suporter mantan klubnya.

Atmosfer stadion begitu 'panas' dan penuh intimidasi. Namun, kiper berusia muda ini menunjukkan ketenangan mental yang luar biasa.

"Saya bekerja seperti pekan-pekan lainnya. Saya tahu atmosfernya akan spesial karena masa lalu saya," ujar Garcia.

Ia pun menegaskan bahwa laga tersebut sudah berlalu. Fokusnya kini langsung beralih ke trofi berikutnya.

"Saya berhasil fokus pada pertandingan. Sekarang saya sudah memikirkan Piala Super, dan saya sangat menantikan untuk memenangkan gelar itu," tegasnya.

2 dari 3 halaman

Resep Rahasia Kuat Mental

Di era sepak bola modern, banyak pemain bergantung pada psikolog olahraga. Namun, Garcia mengungkapkan metode berbeda untuk menjaga mentalitas bajanya.

Ia merasa dukungan orang-orang terdekat sudah lebih dari cukup. Baginya, mentalitas dibangun dari lingkungan sehari-hari.

"Setiap orang berbeda, setiap pemain membutuhkan hal-hal tertentu. Saya belum merasa membutuhkan dukungan itu (psikolog). Dengan bantuan keluarga saya, itu sudah cukup," ungkapnya.

Sebagai gantinya, Garcia mengandalkan teknik visualisasi sebelum laga. Ini membantunya mengantisipasi bola-bola sulit atau refleks mendadak.

"Saya mengerjakannya dengan memvisualisasikan apa yang mungkin saya temui di pertandingan. Dengan begitu, Anda tidak akan terkejut dengan apa yang mungkin Anda temukan," jelas Garcia.

3 dari 3 halaman

Timnas Spanyol Bukan Obsesi

Saat ini, Luis de la Fuente masih mempercayakan gawang Spanyol pada trio Unai Simon, David Raya, dan Alex Remiro. Namun, performa Garcia di La Liga mulai mengancam kemapanan tersebut.

Uniknya, Garcia tidak menjadikan Piala Dunia atau panggilan Timnas sebagai target harga mati. Ia enggan terbebani oleh ekspektasi eksternal.

"Saya tidak akan menetapkan itu sebagai tujuan (objektif). Tujuan saya adalah terus berkembang di setiap pertandingan bersama Barca," katanya merendah.

Kendati demikian, ia tak menampik bahwa membela negara adalah impian setiap pesepak bola. Ia hanya menunggu waktu yang tepat tanpa memaksakan diri.

"Setiap pemain ingin bermain untuk tim nasional. Jika itu terjadi, saya akan sangat bangga," tutup Garcia.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL