
Bola.net - Nama Joan Garcia mendadak jadi buah bibir usai tampil gemilang di Derby Catalan. Namun, kiper Barcelona ini justru menanggapi dingin isu pemanggilan dirinya ke Timnas Spanyol.
Penampilan ciamiknya melawan Espanyol memang memicu perdebatan publik. Banyak pihak mendesak agar ia segera diberi tempat di skuad La Roja.
Meski begitu, Garcia memilih untuk tetap membumi. Ia menegaskan bahwa kostum Spanyol belum menjadi prioritas utamanya saat ini.
Sang kiper muda justru punya fokus lain yang lebih mendesak. Ia ingin menjaga konsistensinya di bawah mistar gawang Blaugrana.
Masterclass di Tengah Teror Mantan

Garcia menjadi pahlawan kemenangan 2-0 Barcelona atas Espanyol lewat enam penyelamatan krusial. Performa ini sangat impresif mengingat ia bermain di bawah tekanan suporter mantan klubnya.
Atmosfer stadion begitu 'panas' dan penuh intimidasi. Namun, kiper berusia muda ini menunjukkan ketenangan mental yang luar biasa.
"Saya bekerja seperti pekan-pekan lainnya. Saya tahu atmosfernya akan spesial karena masa lalu saya," ujar Garcia.
Ia pun menegaskan bahwa laga tersebut sudah berlalu. Fokusnya kini langsung beralih ke trofi berikutnya.
"Saya berhasil fokus pada pertandingan. Sekarang saya sudah memikirkan Piala Super, dan saya sangat menantikan untuk memenangkan gelar itu," tegasnya.
Resep Rahasia Kuat Mental
Di era sepak bola modern, banyak pemain bergantung pada psikolog olahraga. Namun, Garcia mengungkapkan metode berbeda untuk menjaga mentalitas bajanya.
Ia merasa dukungan orang-orang terdekat sudah lebih dari cukup. Baginya, mentalitas dibangun dari lingkungan sehari-hari.
"Setiap orang berbeda, setiap pemain membutuhkan hal-hal tertentu. Saya belum merasa membutuhkan dukungan itu (psikolog). Dengan bantuan keluarga saya, itu sudah cukup," ungkapnya.
Sebagai gantinya, Garcia mengandalkan teknik visualisasi sebelum laga. Ini membantunya mengantisipasi bola-bola sulit atau refleks mendadak.
"Saya mengerjakannya dengan memvisualisasikan apa yang mungkin saya temui di pertandingan. Dengan begitu, Anda tidak akan terkejut dengan apa yang mungkin Anda temukan," jelas Garcia.
Timnas Spanyol Bukan Obsesi
Saat ini, Luis de la Fuente masih mempercayakan gawang Spanyol pada trio Unai Simon, David Raya, dan Alex Remiro. Namun, performa Garcia di La Liga mulai mengancam kemapanan tersebut.
Uniknya, Garcia tidak menjadikan Piala Dunia atau panggilan Timnas sebagai target harga mati. Ia enggan terbebani oleh ekspektasi eksternal.
"Saya tidak akan menetapkan itu sebagai tujuan (objektif). Tujuan saya adalah terus berkembang di setiap pertandingan bersama Barca," katanya merendah.
Kendati demikian, ia tak menampik bahwa membela negara adalah impian setiap pesepak bola. Ia hanya menunggu waktu yang tepat tanpa memaksakan diri.
"Setiap pemain ingin bermain untuk tim nasional. Jika itu terjadi, saya akan sangat bangga," tutup Garcia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joan Garcia: Timnas Spanyol Itu Bonus, Tampil Bagus di Barcelona Itu Harus
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 16:12
-
Robert Lewandowski Masih Menunda Keputusan Masa Depannya di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:18
-
Barcelona vs Athletic Club: 3 Topik Penting jelang Semifinal Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:11
-
Calon Nomor Punggung Joao Cancelo di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 12:42
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR