
Bola.net - - Analis ESPN, Shaka Hislop percaya Lionel Messi telah membuat kesalahan ketika melindungi Ernetso Valverde terkait kegagalan Barcelona di Liga Champions musim ini. Hislop yakin Valverde juga patut memikul tanggung jawab sebagai pelatih.
Beberapa pekan lalu, Barcelona mendapatkan salah satu pukulan terbesar mereka di Liga Champions. Bermain melawan Liverpool di semifnal, Barca sukses memetik kemenangan 3-0 di Camp Nou hanya untuk dihajar 0-4 dalam lawatan ke Anfield.
Kekalahan itu berdampak begitu besar. Skuar Barca masih terluka sampai saat ini. Akibatnya, mereka bahkan gagal menjuarai Copa Del Rey yang seharusnya mudah. Barca masih tercerai-berai.
Pasca kekalahan menyakitkan itu, Lionel Messi akhirnya muncul dan memberikan pendapatnya. Messi yakin pelatih tidak bisa disalahkan, hanya para pemain yang kurang maksimal.
"Saya kira pelatih telah melakukan pekerjaan impresif. Saya yakin eliminasi melawan Liverpool, dia tidak bisa disalahkan, kami [pemain] yang patut disalahkan untuk pertandingan itu," tutur Messi dikutip dari Express.
Komentar Messi itu menyulut beberapa respons berbeda. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak Benar
Shaka Hislop tak setuju dengan Messi. Kekalahan dari Liverpool itu merupakan tiruan persis dari kegagalan Barcelona musim lalu, ketika disingkirkan AS Roma. Artinya, Valverde gagal membantu Barcelona belajar dari kesalahan mereka.
"Saya tidak terlalu yakin [Valverde tak bersalah]. Alasan saya tidak yakin adalah karena kegagalan ini bukan pertama kalinya. Kita sudah pernah melihat hal yang sama persis 12 bulan lalu [saat Barca dijungkirkan AS Roma," tutur Hislop kepada Express.
"Dan meski saya bersimpati dengan Lionel Messi serta bagaimana perasaannya untuk Valverde, sebenarnya tak ada rahasia bahwa dalam beberapa tahun terakhir dia adalah penggemar Valverde dan bakal ingin dia bertahan."
Pecat Valverde
Kegagalan di Liga Champions dan Copa del Rey itu membuat posisi Valverde semakin tidak aman. Memang benar sang presiden, Josep Maria Bartomeu menegaskan Valverde bakal bertahan, tetapi tekanan dari fans dan dewan pengurus klub bisa mengubah keputusan itu.
"Saya kira tantangan lainnya untuk Barcelona adalah, jika mereka menyingkirkan Valverde, siapa yang akan menggantikan?"
"Saya kira tidak banyak nama yang bisa dipertimbangkan, jelas tidak saat ini. Namun, bagi saya Valverde harus memikul sebagian beban kegagalan itu," pungkasnya.
Memecat Ernesto Valverde bukan keputusan mudah untuk Barcelona. Saat ini, tidak banyak pelatih yang memahami filosofi tim Catalan tersebut.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eden Hazard Diklaim Sudah Selevel dengan Lionel Messi
Liga Inggris 27 Mei 2019, 21:00
-
Matthijs De Ligt Pertimbangkan Serius Gabung Manchester United
Liga Inggris 27 Mei 2019, 15:20
-
Daftar 26 Klub yang Lolos Fase Grup Liga Champions 2019/20
Liga Champions 27 Mei 2019, 11:54
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Voli 21 Februari 2026, 11:13
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Australia 2026 di Vidio, 20-22 Februari 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 10:10
-
Jadwal Premier League di MOJI Hari Ini, Sabtu 21 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 09:50
-
Hasil Superpole WorldSBK Australia 2026: Kalahkan Yari Montella, Nicolo Bulega Sabet Pole
Otomotif 21 Februari 2026, 09:25
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 21 Februari 2026
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 09:14
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 08:55
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR