Barcelona adalah klub pertama yang mengalami hukuman embargo transfer karena transfer pemain di bawah umur. Kini Atletico Madrid dan Real Madrid terancam harus menjalani hukuman yang sama.
Para petinggi pun memberikan dukungan karena merasa mereka semua diperlakukan tidak adil oleh FIFA. Barca mengakui melakukan kesalahan administratif tetapi menegaskan bahwa hukuman yang mereka dapat terlalu berlebihan.
"Jika Madrid dan Atleti berada dalam situasi yang sama seperti barca, maka mereka memang diperlakukan tidak adil. Dengan demikian, kami harus saling mendukung karena semua diperlakukan tidak adil. Barcelona mengakui sudah melakukan kesalahan administratif, tapi hukuman yang kami terima kelewat besar," terang Wakil Presiden Barca, Carles Vilarrubi kepada RAC1.
Madrid dan Atleti sudah memastikan akan mengajukan banding atas hukuman dari FIFA kali ini. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Busquets: Atletico Lebih Kuat dari Madrid
Liga Spanyol 19 Januari 2016, 21:12
-
MU Akan Pecahkan Rekor Lagi untuk James Rodriguez
Liga Inggris 19 Januari 2016, 15:07
-
Zidane Catat Start Terbaik Sepanjang Sejarah Madrid
Liga Spanyol 19 Januari 2016, 11:35
-
'Madrid Mungkin Lepas Isco atau James'
Liga Inggris 19 Januari 2016, 11:00
-
Musim Ketiga, Bale Makin Ganas
Liga Spanyol 19 Januari 2016, 10:49
LATEST UPDATE
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
-
Meksiko Kalah, tapi Masa Depannya Menjanjikan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 01:58
-
Alasan Sandro Tonali Pakai Nomor 16 di Tottenham
Liga Inggris 7 Juli 2026, 01:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR