Psywar Getafe vs Barcelona: Jose Bordalas 'Semprot' Hansi Flick, Suruh Urus Tim Sendiri!

Psywar Getafe vs Barcelona: Jose Bordalas 'Semprot' Hansi Flick, Suruh Urus Tim Sendiri!
Pelatih Getafe, Jose Bordalas. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Tensi panas mulai terasa menjelang laga Getafe vs Barcelona di Coliseum pada Sabtu (25/4/2026) malam nanti. Pelatih Getafe, Jose Bordalas, melontarkan pernyataan tajam yang ditujukan langsung kepada pelatih Barca, Hansi Flick.

Bordalas meminta pelatih asal Jerman itu untuk berhenti mengomentari hal di luar timnya. Ia merasa setiap pelatih seharusnya hanya fokus pada urusan internal klub mereka sendiri.

Getafe saat ini sedang berada dalam tren positif setelah menembus posisi keenam klasemen. Kemenangan atas Real Sociedad membuat mereka kini mulai berani memimpikan tiket ke kompetisi Eropa.

Namun, rekor pertemuan berpihak pada tuan rumah karena Barcelona sering kesulitan saat bermain di Coliseum. Tim Catalan tercatat belum pernah meraih kemenangan di markas Getafe tersebut sejak tahun 2019.

1 dari 3 halaman

Fokus pada Tim Sendiri

Pelatih Barcelona, Hansi Flick (c) AP Photo/Joan Monfort

Pelatih Barcelona, Hansi Flick (c) AP Photo/Joan Monfort

Hubungan kedua pelatih ini memang sempat memanas akibat komentar Flick mengenai kepemimpinan wasit. Flick sebelumnya mengeluhkan kurangnya perlindungan wasit terhadap para pemain Barcelona saat menghadapi gaya main fisik lawan.

Bordalas menganggap keluhan tersebut hanyalah alasan belaka saat sebuah tim gagal meraih hasil maksimal. Ia menegaskan bahwa sikap profesional harus tetap dijaga baik dalam kondisi menang maupun kalah.

"Satu-satunya hal yang saya minta adalah jangan sampai kehilangan fokus; setiap orang harus memikirkan timnya sendiri dan bukan lawan," ujar Jose Bordalas.

"Itulah yang saya lakukan, dan itulah yang seharusnya dilakukan semua pelatih: membicarakan tim kami sendiri dan bukan tentang tim lain," lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Simpati untuk Lamine Yamal

Lamine Yamal mengalami cedera dalam laga Barcelona vs Celta Vigo di La Liga 2025/2026, Kamis (23/4/2026). (c) AP Photo/Joan Monfort

Lamine Yamal mengalami cedera dalam laga Barcelona vs Celta Vigo di La Liga 2025/2026, Kamis (23/4/2026). (c) AP Photo/Joan Monfort

Barcelona dipastikan tampil pincang tanpa kehadiran Lamine Yamal dan Raphinha dalam lawatan kali ini. Yamal bahkan dilaporkan harus absen hingga akhir musim akibat cedera serius yang dialaminya baru-baru ini.

Meski menjadi keuntungan bagi Getafe, Bordalas mengaku sama sekali tidak merasa lega dengan absennya bintang muda tersebut. Ia justru merasa sedih karena memahami betul betapa beratnya perjuangan seorang pemain yang mengalami cedera.

"Sama sekali bukan sebuah kelegaan. Saya selalu ingin pemain terbaik ada di lapangan karena selain sebagai pelatih, saya juga seorang penggemar sepak bola," tegas Bordalas.

"Saya merasa sangat sedih untuknya karena pemain tersebut sedang melewati masa yang sangat sulit, apalagi saya dulu harus berhenti bermain bola di usia 17 tahun karena cedera serius," ungkap sang pelatih.

3 dari 3 halaman

Ambisi Getafe Menembus Eropa

Keberhasilan Getafe merangsek ke papan atas membuat mereka kini bermain tanpa beban tekanan degradasi. Bordalas berhasil mengubah mentalitas tim yang sebelumnya terpuruk menjadi skuad yang sangat kompetitif di setiap pertandingan.

Ia menanamkan rasa percaya diri yang tinggi kepada seluruh anak asuhnya untuk menghadapi tim besar seperti Barca. Getafe kini mengincar poin penuh guna mengamankan posisi mereka di zona kompetisi antarklub Eropa musim depan.

"Kami telah mendapatkan hak untuk tidak perlu memikirkan posisi di klasemen, dan itu sangat penting pada tahap kejuaraan seperti sekarang ini," kata Bordalas.

"Kami selalu memiliki mentalitas pemenang, itulah yang saya coba tanamkan kepada para pemain saya, tidak hanya dalam kompetisi, tetapi setiap hari," pungkasnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL