Real Madrid PDKT ke Mauricio Pochettino untuk jadi Pelatih Musim Depan?

Real Madrid PDKT ke Mauricio Pochettino untuk jadi Pelatih Musim Depan?
Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino. (c) AP Photo/Jeff Dean

Bola.net - Real Madrid mulai mempertimbangkan pergantian manajer setelah performa tim di bawah Alvaro Arbeloa dinilai belum konsisten. Dalam situasi ini, nama Mauricio Pochettino muncul sebagai kandidat utama untuk menggantikan posisinya pada musim depan.

Arbeloa sebenarnya memiliki hubungan emosional yang kuat dengan para pemain. Ia mampu menjaga suasana ruang ganti tetap kondusif. Namun, manajemen klub mulai meragukan pendekatan taktisnya di lapangan.

Keraguan itu menguat setelah Real Madrid meraih hasil kurang memuaskan saat menghadapi tim yang secara kualitas berada di bawah mereka, seperti Albacete dan Getafe. Karena itu, Florentino Perez mulai mencari pelatih berpengalaman yang mampu memimpin skuad bertabur bintang secara lebih stabil.

Di tengah situasi tersebut, Pochettino masuk dalam radar klub. Kontraknya bersama tim nasional Amerika Serikat diketahui segera berakhir. Meski demikian, Real Madrid tidak akan sendirian dalam perburuan tanda tangan pelatih asal Argentina itu.

1 dari 3 halaman

Ancaman Reuni dari Tottenham Hotspur

Real Madrid juga harus mengantisipasi langkah Tottenham Hotspur. Klub Premier League tersebut dikabarkan tertarik memulangkan Pochettino ke London pada musim panas mendatang.

Saat ini, Spurs tengah mencari pelatih permanen untuk menggantikan Igor Tudor. Dalam proses itu, mereka berharap hubungan emosional masa lalu dapat membuka peluang bagi kembalinya Pochettino.

Pochettino memang pernah menjadi figur penting bagi Tottenham pada periode 2014–2019. Kesuksesan dan kedekatan emosional yang terbangun saat itu menjadi modal utama Spurs untuk bersaing dengan Real Madrid.

Karena itu, manajemen Madrid perlu bergerak cepat agar tidak kehilangan target penting mereka. Klub membutuhkan sosok pelatih yang mampu menyatukan ruang ganti sekaligus menawarkan kejelasan taktik di lapangan.

2 dari 3 halaman

Kegagalan Xabi Alonso Jadi Pelajaran

Penunjukan pelatih berikutnya menjadi keputusan yang sangat krusial bagi Real Madrid. Klub tidak ingin mengulangi kesalahan ketika sebelumnya memberi kepercayaan kepada Xabi Alonso.

Selama masa jabatannya, Alonso dinilai gagal membangun chemistry yang kuat dengan para pemain. Kondisi tersebut kemudian berdampak pada menurunnya performa tim di kompetisi domestik.

Dibandingkan Alonso, Arbeloa memang lebih mampu menjaga hubungan dengan para pemain. Namun, persoalan taktik tetap menjadi kelemahan yang sulit diabaikan.

Karena itu, manajemen kini mencari pelatih dengan kemampuan yang lebih lengkap, baik secara teknis maupun dalam pengelolaan tim. Jurgen Klopp sempat menjadi pilihan ideal, tetapi pelatih asal Jerman itu belum tertarik kembali melatih dalam waktu dekat.

3 dari 3 halaman

Tantangan di Meja Florentino Perez

Dalam situasi ini, Real Madrid harus segera menentukan arah kepemimpinan tim. Mendatangkan pelatih berpengalaman menjadi langkah penting untuk menjaga ambisi klub meraih trofi bergengsi.

Pochettino dinilai sebagai pilihan menarik karena sudah terbiasa menghadapi tekanan di klub besar. Selain itu, kemampuannya mengelola pemain bintang dianggap sesuai dengan kebutuhan Real Madrid saat ini.

Namun, persaingan dengan Tottenham akan menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, Madrid perlu menawarkan proyek olahraga yang lebih meyakinkan daripada sekadar nostalgia yang dimiliki Spurs.

Kini, perhatian tertuju pada langkah Florentino Perez. Keputusan yang diambilnya akan sangat menentukan arah dan wajah Real Madrid pada musim 2026/2027.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL