
Gol tunggal Alexis Sanchez di babak kedua mengunci tiga poin bagi skuat Gerardo Martino. Namun untuk mendapatkan gol tersebut, Blaugrana dipaksa bekerja keras sepanjang laga berkat rapatnya lini belakang Espanyol.
Sejak laga derby Catalan dimulai, kedua tim sama-sama langsung memperagakan permainan cepat dan saling melakukan serangan secara bergantian. Tim tamu mengawali ancaman melalui Thievy Bifoum dan Gabriel Torje di lima menit awal laga.
Satu menit kemudian Barca membalas melalui sepakan Alexis dari sisi kanan, hasil dari umpan Andres Iniesta. Menyusul peluang beruntun pada menit 16 yang dilakukan Lionel Messi dan Martin Montoya.
Pada menit ke-28 Alexis kembali berpeluang membuka skor, setelah mendapat umpan sundulan Dani Alves, sebelum sepakannya melenceng ke sisi kanan. Tiga menit berselang, Torje membalas melalui sepakan jarak jauh yang masih mampu dihadang lini belakang Barca.
Di sela permainan cepat kedua tim, Messi mendapat peluang mencetak gol dari tendangan bebas pada menit ke-35. Tetapi peluang tersebut sia-sia, karena tendangan La Pulga melambung di atas mistar Kiko Casilla.
Satu menit kemudian tuan rumah nyaris kebobolan, setelah Victor Sanchez mampu mengejar umpan terobosan Thievy hingga masuk kotak penalti. Beruntung Victor Valdes dengan sigap menghalau bola meluncur ke dalam gawangnya.
Neymar yang beberapa kali melakukan tusukan dari sisi kiri kerap mendapat peluang tembak. Namun pengawalan ketat lini belakang Espanyol membuat upayanya selalu berhasil diblok. Pun begitu juga dengan tendangan Iniesta, yang masih mampu kembali dimentahkan Casilla.
Peluang terbaik bagi Barca terjadi di penghujung babak pertama. Melalui situasi sepak pojok, Alves menyambut bola muntah dengan tendangan keras terarah, tetapi hanya menerpa tiang gawang sebelah kiri.
Hingga babak pertama usai, kedua tim masih belum mampu mencetak gol. Meski belum terjadi gol, namun dominasi yang ditunjukkan tuan rumah terlihat dari statistik penguasaan bola, yakni 81 persen berbanding 19 persen.
Pada awal babak kedua, Barcelona memulai inisiatif serangan ke jantung pertahanan Espanyol. Messi sempat memaksa Casilla bekerja keras untuk menghalau sundulannya, sebelum tendangan keras Xavi Hernandez melebar di sisi kiri gawang.
Neymar nyaris saja mencetak gol indah, ketika pada menit ke-61 ia melepas tembakan melengkung dari sudut kiri kotak penalti Espanyol, usai mengecoh dua defender. Sayang upayanya kembali masih melebar tipis di sisi kanan.
Dan gol yang ditunggu publik Catalan pun akhirnya datang pada menit ke-68, lewat sontekan pelan Alexis. Mendapat umpan mendatar yang dengan luar biasa dikirim Neymar, usai menusuk sisi kanan pertahanan, winger asal Chili itu sama sekali tak kesulitan mencocor bola ke gawang kosong.
Keadaan tertinggal memaksa Espanyol bermain lebih agresif dan mulai kembali menyerang. Namun solidnya duet Gerard Pique dan Javier Mascherano tampak terlalu sulit untuk ditembus.
Di menit ke-76, sebuah counter-attack Barcelona yang dilancarkan Alexis membuat Neymar tak terkawal, dan mampu mengejar through pass. Namun ia terjatuh ketika berduel dengan Casilla, dan tidak menghasilkan pelanggaran.
Laga menyisakan 10 menit waktu normal, dan Messi kembali mendapat peluang dari tendangan bebas sedikit di luar kotak penalti Espanyol. Tetapi kembali eksekusinya melebar di sisi kiri gawang Casilla.
Menjelang pertandingan berakhir, Espanyol kembali memegang kendali permainan. Namun kondisi tersebut tidak mampu dimaksimalkan para pemain untuk menyamakan kedudukan, dan hingga laga usai skor 1-0 untuk tuan rumah tidak berubah.
Dengan hasil ini, tambahan tiga poin membuat Barca masih kokoh di puncak klasemen dengan torehan 34 poin dari 12 pertandingan. Sementara Espanyol masih duduk di posisi delapan dengan 15 poin.
Starting line up kedua tim:
Barcelona FC (4-3-3): Valdes; Alves, Pique, Mascherano (Bartra 89'), Montoya; Busquets, Xavi, Iniesta (Fabregas 86'); Alexis (Pedro 83'), Messi, Neymar.
Espanyol (4-2-3-1): Casilla; Raul, Sidnei, H. Moreno, Fuentes; D. Lopez, Victor Sanchez; Thievy (Cordoba 63'), Abraham (Lanzarote 83'), Torje; S. Garcia.
Statistik Barcelona FC - Espanyol:
Shots: 19-8
Shots on goal: 5-2
Penguasaan bola: 74%-26%
Pelanggaran: 7-19
Corner: 9-2
Offside: 5-1
Kartu kuning: 1-3
Kartu merah: 0-0 (bola/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Coba Tiru Trik Pele, Neymar Gagal
Open Play 2 November 2013, 23:33
-
Montoya: Barca Lemah Malam Ini
Liga Spanyol 2 November 2013, 23:25
-
Iniesta: Ini Bukan Malamnya Messi
Liga Spanyol 2 November 2013, 23:10
-
Iniesta Tak Merasa Barca Main Buruk
Liga Spanyol 2 November 2013, 22:50
-
Benitez: Sulit Prediksi Pemenang Ballon D'Or
Liga Champions 2 November 2013, 22:10
LATEST UPDATE
-
Jadwal Semifinal Piala Afrika 2025: Senegal vs Mesir, Nigeria vs Maroko
Bola Dunia Lainnya 11 Januari 2026, 07:00
-
Persita vs Borneo FC: Alasan Kekalahan Borneo FC di Tangan Persita
Bola Indonesia 11 Januari 2026, 06:59
-
Proliga 2026: Bandung BJB Tandamata Incar Kemenangan atas Jakarta Popsivo Polwan
Voli 11 Januari 2026, 06:49
-
Mengenal Cesar Meylan, Si Jenius Tangan Kanan John Herdman di Timnas Indonesia
Tim Nasional 11 Januari 2026, 06:43
-
Charlton vs Chelsea: Rating Pemain The Blues usai Menang Telak di Piala FA
Liga Inggris 11 Januari 2026, 06:36
-
Man of the Match Charlton vs Chelsea: Tosin Adarabioyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 05:47
-
Prediksi Inter vs Napoli 12 Januari 2026
Liga Italia 11 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Barcelona vs Real Madrid 12 Januari 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 02:00
-
Man of the Match Man City vs Exeter City: Antoine Semenyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 01:49
-
Head-to-Head Barcelona vs Real Madrid Jelang Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 00:10
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR