Bola.net - Luis Suarez kembali tampil gemilang di laga kontra Granada. Penyerang asal Uruguay tersebut mencetak 1 gol dan menyumbangkan 1 assist dalam kemenangan 1-3 Barcelona atas Granada.
Di 15 menit babak pertama, Barcelona nampak masih bingung dan belum mampu menemukan bentuk permainan terbaiknya. Lionel Messi dkk bahkan harus menerima tekanan demi tekanan dari Granada.
Diawali oleh tusukan Luis Suarez di sisi kiri, penyerang asal Uruguay itu memberikan umpan tarik yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh bek Granada. Akibatnya ivan Rakitic yang berdiri bebas dengan mudah melesakkan bola ke dalam gawang. Granada 0-1 Barcelona.
Lionel Messi sempat memberikan ancaman nyata pada menit ke 36. Melalui kombinasinya dengan Rakitic, Messi melepaskan tendangan kaki kanan keras yang melambung tipis di atas gawang Granada.
Granada balas menyalak melalui sepakan kaki kiri Javi Marquez dari luar kotak penalti, sayang Claudio Bravo masih sigap mementahkannya.
Hingga tambahan waktu satu menit berakhir, skor tetap tidak berubah Granada 0-1 Barcelona.
Barca langsung menggebrak di awal babak kedua dengan langsung mencetak gol. Rakitic yang sebelumnya menjadi pencetak gol, kali ini menjadi otak atas terciptanya gol dari Luis Suarez. Tak butuh lama bagi Granada untuk membalas. Berselang lima menit kemudian, eksekusi penalti Fran Rico membuat kedudukan berubah menjadi 1-2.
Pada menit ke 70, berawal dari umpan Ivan Rakitic, Luis Suarez yang lepas dari perangkap offside hanya tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Granada. Usai melewati sang kiper, Suarez bukannya mencetak gol, ia malah memberikan umpan kepada Messi yang berdiri bebas. Dengan mudah kapten Argentina itu mencetak gol ketiga Barca.
Tak cukup sampai di situ, berselang 10 menit kemudian kombinasi Neymar-Messi nyaris memperbesar keunggulan Barcelona. Neymar secara menakjubkan memberikan umpan melalui tendangan salto yang langsung disambut oleh Messi, sayang sepakan keras La Pulga masih melambung.
Pada menit 88, penyerang yang masuk menggantikan Suarez, Pedro nyaris saja mampu memperbesar nestapa Granada. Sayang ia gagal memaksimalkan umpan memanjakan dari Messi.
Tambahan waktu 2 menit dari wasit tidak mampu dimaksimalkan oleh kedua tim. Skor akhir Granada 1-3 Barcelona.
Di 15 menit babak pertama, Barcelona nampak masih bingung dan belum mampu menemukan bentuk permainan terbaiknya. Lionel Messi dkk bahkan harus menerima tekanan demi tekanan dari Granada.
Diawali oleh tusukan Luis Suarez di sisi kiri, penyerang asal Uruguay itu memberikan umpan tarik yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh bek Granada. Akibatnya ivan Rakitic yang berdiri bebas dengan mudah melesakkan bola ke dalam gawang. Granada 0-1 Barcelona.
Lionel Messi sempat memberikan ancaman nyata pada menit ke 36. Melalui kombinasinya dengan Rakitic, Messi melepaskan tendangan kaki kanan keras yang melambung tipis di atas gawang Granada.
Granada balas menyalak melalui sepakan kaki kiri Javi Marquez dari luar kotak penalti, sayang Claudio Bravo masih sigap mementahkannya.
Hingga tambahan waktu satu menit berakhir, skor tetap tidak berubah Granada 0-1 Barcelona.
Barca langsung menggebrak di awal babak kedua dengan langsung mencetak gol. Rakitic yang sebelumnya menjadi pencetak gol, kali ini menjadi otak atas terciptanya gol dari Luis Suarez. Tak butuh lama bagi Granada untuk membalas. Berselang lima menit kemudian, eksekusi penalti Fran Rico membuat kedudukan berubah menjadi 1-2.
Pada menit ke 70, berawal dari umpan Ivan Rakitic, Luis Suarez yang lepas dari perangkap offside hanya tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Granada. Usai melewati sang kiper, Suarez bukannya mencetak gol, ia malah memberikan umpan kepada Messi yang berdiri bebas. Dengan mudah kapten Argentina itu mencetak gol ketiga Barca.
Tak cukup sampai di situ, berselang 10 menit kemudian kombinasi Neymar-Messi nyaris memperbesar keunggulan Barcelona. Neymar secara menakjubkan memberikan umpan melalui tendangan salto yang langsung disambut oleh Messi, sayang sepakan keras La Pulga masih melambung.
Pada menit 88, penyerang yang masuk menggantikan Suarez, Pedro nyaris saja mampu memperbesar nestapa Granada. Sayang ia gagal memaksimalkan umpan memanjakan dari Messi.
Tambahan waktu 2 menit dari wasit tidak mampu dimaksimalkan oleh kedua tim. Skor akhir Granada 1-3 Barcelona.
Susunan Pemain:
Granada: Oier, Nyom, Fran Rico, Babin, Javi Marquez (Rochina), Lass (Candejas), Iturra, Cordoba (Success), Cala, Ibanez, Foulquier.
Barcelona: Bravo, Alves, Bartra, Mathieu (Busquets), Alba, Rakitic, Mascherano, Xavi (Rafinha), Neymar, Messi, Suarez (Pedro).
Statistik Pertandingan:
Ball Possession: 38,7 - 61,3
Total Shots: 10 - 16
Shots on Target: 4 - 9
Corners: 4 - 5
Offsides: 3 -7
Yellow Card: 1 - 3
Red Card: 0 - 0. (bola/jrc)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rexach Bantah Sebut Messi Terlalu Banyak Makan Pizza
Liga Spanyol 1 Maret 2015, 22:19
-
Bartra Sudah Tidak Sabar Tendang Villarreal
Liga Spanyol 1 Maret 2015, 20:28
-
Bartra Senang Barca Curi Poin Penuh di Markas Granada
Liga Spanyol 1 Maret 2015, 20:10
-
Alba: Eliminasi Villarreal Sulit
Liga Spanyol 1 Maret 2015, 19:58
-
Alba Girang Capai 100 Caps di Barca
Liga Spanyol 1 Maret 2015, 19:47
LATEST UPDATE
-
Tidak Semua Orang Senang Lihat Neymar Dipanggil ke Timnas Brasil
Piala Dunia 25 Mei 2026, 14:02
-
Tidak Ada Lagi Ejekan, Sekarang Giliran Arsenal Juara Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:51
-
Gubernur KDM Janjikan Bonus Juara Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 13:31
-
Leon Goretzka Disarankan ke AC Milan, Bisa Duet dengan Luka Modric
Liga Italia 25 Mei 2026, 13:20
-
Mikel Arteta Takjub dengan Momen Arsenal Angkat Trofi Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:14
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR