
Bola.net - Real Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Valencia di Stadion Mestalla, Minggu, untuk terus menjaga jarak dengan Barcelona dalam persaingan gelar La Liga. Hasil ini memastikan Los Blancos tetap berada di jalur perburuan puncak klasemen.
Biar begitu, kemenangan tersebut jauh dari kata nyaman. Tim asuhan Alvaro Arbeloa baru memecah kebuntuan pada menit ke-65 melalui gol Alvaro Carreras, sebelum Kylian Mbappe memastikan hasil akhir di menit ke-91.
Di balik hasil positif itu, permainan Real Madrid kembali menuai catatan. Isu yang sama seperti beberapa waktu terakhir kembali mencuat, terutama terkait kendali permainan di lini tengah yang dinilai belum stabil.
Kemenangan Penting, Permainan Masih Jadi Sorotan

Absennya figur pengatur permainan kembali terasa. Kepergian Toni Kroos dan Luka Modric disebut masih menyisakan lubang besar di lini tengah Real Madrid, tanpa pengganti alami yang mampu mengontrol tempo.
Klub sempat mencoba menggeser Arda Guler ke peran yang menyerupai Modric. Namun, upaya tersebut dinilai belum membuahkan hasil, setidaknya menurut pengamatan para analis.
Pakar sepak bola Spanyol, Rafa Alkorta, kepada Cadena SER berkata bahwa Guler memiliki kualitas teknis menonjol, tetapi tidak cocok untuk peran tersebut.
“Dia pemain yang sangat bagus dan mungkin memiliki kaki terbaik di antara gelandang Real Madrid, tetapi dia tidak nyaman bermain di posisi itu. Dia ingin bermain seperti di Turki, di mana seluruh tim bermain untuknya dan dia bebas bergerak ke mana pun,” ujar Alkorta.
“Di Real Madrid, dia punya tugas lain. Selain memberi umpan terakhir, dia harus membantu lini tengah. Itu bukan soal kemauan, tetapi soal karakter. Dia bukan Modric.”
Arda Guler Dinilai Bukan Jawaban Lini Tengah
Alkorta juga mengingatkan bahwa Modric awalnya datang ke Real Madrid sebagai gelandang serang. Namun, perannya berubah karena etos kerja tinggi dan kemampuannya berkontribusi baik dengan maupun tanpa bola.
Perbandingan itu justru memperjelas perbedaan dengan Guler. Alkorta menilai kontribusi Guler tanpa bola masih terbatas dan kerap membuatnya tertinggal dalam dinamika permainan.
Pandangan senada disampaikan oleh analis lainnya, Antonio Romero. Ia menilai ekspektasi klub terhadap Guler di awal musim perlu dikoreksi.
“Dia pemain dengan kaki yang bagus, bisa memberi umpan terakhir, cocok dengan Mbappe, mengambil sepak pojok, itu semua fantastis. Tapi gambaran yang dibayangkan klub di awal musim harus dihapus,” kata Romero.
“Untuk memikul beban ofensif lini tengah Real Madrid, itu cerita yang berbeda.”
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masa Depan Dani Carvajal Diragukan, Real Madrid Siapkan Pengganti
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 22:04
-
Kylian Mbappe Tertangkap Kamera Sebut Wasit Badut pada Laga Kontra Valencia
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 21:18
-
Dani Carvajal Kesal karena Tak Dimainkan saat Real Madrid Kalahkan Valencia
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 20:32
-
Alvaro Arbeloa Mulai 'Memasak' Lewat 5 Kemenangan Beruntun di La Liga
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 20:21
-
Melihat Permainan Barcelona dan Real Madrid: Sama Baiknya, tapi Beda Rasa
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 15:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi Brasil vs Kroasia 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:03
-
Prediksi Argentina vs Zambia 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:02
-
Prediksi Amerika Serikat vs Portugal 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:01
-
Timnas Indonesia Kalah Tipis, Jay Idzes Tetap Bangga dengan Perjuangan Tim
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:57
-
Timnas Indonesia Terhubung dengan Baik Selama 90 Menit
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:51
-
Timnas Indonesia Dominan, tapi Tumbang
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:45
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56




















KOMENTAR