Bola.net - Xavi mengaku bahwa ia kerap menerima banyak kritik dari pengamat sepakbola di Spanyol, ketika menjalani awal karirnya sebagai pemain profesional di tim inti Barcelona.
Xavi memang awalnya tidak langsung mendapat pujian atas penampilannya. Namun perlahan, pemain Spanyol mampu tumbuh sebagai salah satu pemain terbaik di dunia. Ia sanggup menghantar Barca meraih gelar juara dan kini tercatat memainkan lebih dari 700 laga bersama klub.
"Saya tidak mendapat pengakuan hingga tahun 2008, saat di mana saya sudah berada di tim selama 10 tahun. Jika saya kembali melihat surat kabar kala itu, hal tersebut membuat saya tertawa. Mereka mengatakan bahwa Edgar Davids membuat saya terlihat bagus," jelas Xavi pada El Periodico.
"Bahwa saya hanya menggerakkan bola dari satu sisi ke sisi lain. Mereka menyebut saya tak ubahnya seperti wiper atau pembersih kaca," pungkasnya. [initial]
(per/rer)
Xavi memang awalnya tidak langsung mendapat pujian atas penampilannya. Namun perlahan, pemain Spanyol mampu tumbuh sebagai salah satu pemain terbaik di dunia. Ia sanggup menghantar Barca meraih gelar juara dan kini tercatat memainkan lebih dari 700 laga bersama klub.
"Saya tidak mendapat pengakuan hingga tahun 2008, saat di mana saya sudah berada di tim selama 10 tahun. Jika saya kembali melihat surat kabar kala itu, hal tersebut membuat saya tertawa. Mereka mengatakan bahwa Edgar Davids membuat saya terlihat bagus," jelas Xavi pada El Periodico.
"Bahwa saya hanya menggerakkan bola dari satu sisi ke sisi lain. Mereka menyebut saya tak ubahnya seperti wiper atau pembersih kaca," pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi & Preview Liga Champions: Barcelona vs Bayern Munich
Liga Champions 4 Mei 2015, 23:46
-
Data dan Fakta Liga Champions: Barcelona vs Bayern Munich
Liga Champions 4 Mei 2015, 23:42
-
Barca Ingin Alves Bertahan di Camp Nou
Liga Spanyol 4 Mei 2015, 22:46
-
Barcelona vs Bayern, Ini Komentar Casillas
Liga Champions 4 Mei 2015, 21:54
-
Martinez: Guardiola Senjata Andalan Hadapi Barcelona
Liga Champions 4 Mei 2015, 21:44
LATEST UPDATE
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
-
Jose Mourinho Blokir Kepindahan Federico Valverde ke Manchester United
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 17:00
-
Mau Kalahkan Norwegia, Inggris Harus Bisa 'Matikan' Erling Haaland
Piala Dunia 11 Juli 2026, 14:00
-
Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
Liga Inggris 11 Juli 2026, 13:00
-
Baru Cetak Satu Gol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Bodo Amat!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 11:00
-
Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
Liga Inggris 11 Juli 2026, 09:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR