
Bola.net - Timnas Indonesia terakhir kali bermain cukup apik kontra Timnas Australia terjadi pada tahun 2009 lalu. Saat itu, Indonesia bisa menahan imbang Australia dengan skor 0-0, cukup memuaskan.
Selasa 10 September 2024, jutaan mata penikmat sepak bola Indonesia bakal menyaksikan dan mendukung perjuangan skuad Garuda. Kali ini, situasi cukup mendukung untuk pasukan Shin Tae-yong.
Kedua tim bertanding di matchday 2 Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Ronde 3. Pertandingan dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), kick-off jam 19.00 WIB.
Di atas kertas, Australia tetap lebih diunggulkan. Riwayat pertemuan kedua tim pun membuktikan itu. Indonesia pertama kali bertanding dengan Australia pada tahun 1967 silam, alias 57 tahun yang lalu. Sejak saat itu, kedua tim sudah bertemu total 16 kali di semua kompetisi.
Nahasnya, dalam 16 pertemuan tersebut, Timnas Indonesia hanya memetik 1 kemenangan, yaitu pada tahun 1981 silam, sudah sangat lama.
Nah jika dikerucutkan di era modern, ada empat laga pertemuan Indonesia vs Australia yang cukup menggambarkan level kedua tim. Berikut ulasan selengkapnya.
2005, Australia 3-0 Indonesia
Bulan Maret 2005, Australia meladeni Timnas Indonesia di Subiaco Oval, Perth, dalam laga uji coba internasional. Nahas timnas kalah telak 0-3 di pertandingan tersebut.
Saat itu skuad Timnas Indonesia diperkuat pemain-pemain top, mulai dari Hendro Kartiko, Ismed Sofyan, Hamka Hamzah, Ponaryo Astaman, Firman Utina, Ilham Jaya Kesuma, dan masih banyak lagi.
Sayangnya, Australia masih terlalu tangguh. Ante Milicic membuka keunggulan tuan rumah di menit ke-25. Lalu nahas Hamka Hamzah membuat own gol di menit ke-57. Gol ketiga Australia dicetak oleh David Zdrilic.
2009, Indonesia 0-0 Australia
Bulan Januri 2009, Timnas Indonesia meladeni Australia di SUGBK dalam Kualifikasi Piala Asia. Skuad Garuda bermain cukup baik, sayangnya saat itu mereka gagal meraih kemenangan.
Pemain-pemain generasi emas Indonesia masih turun bermain di laga ini. Ada Charis Yulianto, Ponaryo, Hariono, Firman Utina, Budi Sudarsono, bahkan Boas Solossa.
Sayangnya, tim asuhan Benny Dollo tidak bisa berbuat banyak di pertandingan itu. Australia masih lebih dominan. Skor imbang 0-0 sebenarnya cukup bagus bagi level Indonesia.
2010, Australia 1-0 Indonesia
Masih di babak Kualifikasi Piala Asia yang sama. Kali ini Timnas Indonesia yang harus bertandang ke Australia. Pertandingan dimainkan di Suncorp Stadium, Maret 2010.
Line-up Australia sedikit berbeda di laga ini. Pelatih Pim Verbeek memanggil empat pemain Australia yang bermain di luar negeri, dan dua di antaranya ternyata main bagus dan berperan langsung bagi kemenangan Australia.
Skor 1-0, Australia mengalahkan salah satu skuad terbaik Indonesia dalam sejarah. Mereka juga merebut tiket lolos ke Piala Asia 2011.
2024, Australia 4-0 Indonesia
Pertemuan terbaru tim senior Australia dan Indonesia terjadi di Piala Asia 2023 lalu. Pertandingan dimainkan pada awal tahun ini, 28 Januari 2024.
Hasilnya mengecewakan. Timnas Indonesia saat itu babak belur, kalah dengan skor telak 0-4, dan tersingkir dari babak 16 besar.
Saat itu harus diakui bahwa level permainan Australia masih lebih tinggi dari timnas. Apalagi, timnas kehilangan konsentrasi mendekati akhir babak kedua.
Jadwal Pertandingan
Nah itu dia ulasan soal empat pertemuan terakhir Indonesia dan Australia. Di atas kertas, Australia masih lebih kuat daripada Indonesia. Namun, sekarang situasinya sudah berbeda, timnas berani berdiri satu level.
Timnas Indonesia vs Australia
Venue: Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta
Hari: Selasa, 10 September 2024
Kick-off: 19.00 WIB
Siaran langsung: RCTI
Live streaming: Vision+
Link streaming: https://www.visionplus.id
PERHATIAN: Live streaming konten sport di Vision+ bisa diakses dengan berlangganan paket Premium. Harga paket Premium mulai Rp20 ribu per bulan, sedangkan paket Premium Sports mulai Rp40 ribu per bulan. Harga bisa berubah di luar kebijakan redaksi Bola.net.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Graham Arnold Kecewa Australia Ditahan Timnas Indonesia: Puji Ketangguhan Maarten Paes
Tim Nasional 10 September 2024, 23:58
-
Timnas Indonesia Sukses Tahan Arab Saudi dan Australia, Maarten Paes: Rasanya Luar Biasa!
Tim Nasional 10 September 2024, 23:35
-
Momen Maarten Paes Merem Sambil Menghayati Banget Saat Nyanyi Indonesia Raya di SUGBK
Tim Nasional 10 September 2024, 22:38
LATEST UPDATE
-
Cocok dengan Barcelona, Fermin Lopez Doakan Julian Alvarez Mendarat di Camp Nou
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 18:30
-
Marcus Rashford Mantapkan Hati Lanjut Bersama Manchester United
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 18:15
-
Fermin Lopez Benarkan Serahkan Nomor 16 Barcelona ke Rodri: Dia Layak Mengenakannya!
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 18:00
-
Memancing di Air Keruh, MU Coba Bajak Gavi dari Barcelona
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:45
-
Santiago Gimenez Selangkah Lebih Dekat Tinggalkan AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 17:30
-
Jalan Terjal Persib Menuju ACL Two 2026/2027: Hadapi Manila Digger dan Sanksi AFC
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 17:21
-
Tolak Galatasaray, MU Kebut Kontrak Baru Bruno Fernandes
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:14
-
KapanLagi Korea dan Kkuljaem Rayakan Kemerdekaan lewat Kelas Bahasa Korea Interaktif
Lain Lain 18 Agustus 2026, 16:42
-
Uji Coba RANS Nusantara vs Arema FC di Kanjuruhan, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 15:55
-
Saga Rafael Leao Memanas: AS Roma Muncul sebagai Jalan Keluar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 15:44
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR