
Bola.net - Performa Andritany Ardhiyasa di bawah mistar gawang Timnas Indonesia tengah menjadi sorotan banyak pihak. Aksi demi aksi yang ia pertontonkan, mulai aksi potong bola dengan kaki hingga beberapa pengambilan keputusannya banyak dipertanyakan. Performa minor itu yang membuatnya banyak dikritik selama dua laga awal kualifikasi Piala Dunia 2022 baru-baru ini.
Andritany menjadi bulan-bulanan suporter karena dianggap tampil buruk ketika Timnas Indonesia dibantai Thailand 0-3 pada partai kedua Grup G putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (10/9/2019).
Fakta membuktikan Andritany memegang peranan penting atas terjadinya gol kedua Thailand lewat penalti Theerathon Bunmathan pada menit ke-65. Sebelum wasit menunjuk titik putih, kiper Persija Jakarta itu melanggar Supachok Sarachat.
Maksud hati merebut bola tanggung dari Supachok menggunakan kakinya, tekel tersebut malah mengenai kaki Supachok. Lantaran tekel itu, Supachok kehilangan keseimbangan dan bola keluar lapangan.
Wasit Ma Ning asal China yang membelakangi kejadian tersebut, cukup jeli melihat tekel Andritany sebagai sebuah pelanggaran.
Hujatan penonton kemudian mengiringi setiap sentuhan Andritany setelah ia gagal membayar kesalahannya dengan tak mampu mengantisipasi penalti Theerathon. Sorakan 'boo' dari suporter Timnas Indonesia yang dialamatkan kepadanya, kian tak terbendung.
Bukan Pertama Kali
Aksi potong kaki Andritany yang berujung fatal bukan kali ini saja terjadi. Ketika Timnas Indonesia kalah 2-3 dari Malaysia pada partai pertama Grup G (5/9/2019), mantan kiper Sriwijaya FC itu melakukan aksi yang serupa.
Ketika itu, pertandingan memasuki menit ke-96 saat kedua negara masih bermain 2-2. Andritany mencoba memotong bola umpan mendatar Matthew Davies dari sisi kanan dengan kakinya.
Saat berusaha untuk menghalau bola, Andritany terlihat ragu karena ada dua pemain di depannya. Ia membiarkan bola lewat begitu saja yang kemudian disambar Mohamadou Sumareh untuk mencetak gol kemenangan Malaysia.
Cedera Mata dan Tangan Bikin Trauma?
Ada kemungkinan, kecenderungan Andritany beraksi dengan kakinya ditengarai akibat rasa trauma setelah dua kali didekap cedera pada dua tahun terakhir.
Andritany mengalami cedera retak penyangga mata ketika membela Timnas Indonesia U-23 melawan Uzbekistan pada turnamen PSSI Anniversary Cup 2018, medio Mei 2018. Permasalahan itu membuatnya harus menepi selama dua bulan.
Setahun kemudian, Andritany kembali berkutat dengan cedera. Kali ini, tangan kirinya patah saat memperkuat Persija melawan Borneo FC pada leg pertama babak semifinal Piala Indonesia, 26 Juni lalu. Harus masuk meja operasi untuk penyembuhan, ia baru bisa beraksi pada Agustus 2019.
Dua cedera itu menghajar dua elemen penting bagi seorang kiper, kepala dan kaki. Diduga karena dua cedera itu pula, ia sekarang jadi lebih aktif menggunakan kaki ketimbang tangan, yang merupakan privilege penjaga gawang.
Disadur dari: Bola.com (Penulis: Muhammad Adiyaksa/Editor: Aning Jati)
Published: 11 September 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Exco PSSI Akan Gelar Rapat untuk Tentukan Masa Depan Simon McMenemy
Tim Nasional 12 September 2019, 21:43
-
Joko Susilo Tak Tahu Kabar Adanya Perubahan Pelatih Kepala Timnas Indonesia
Tim Nasional 12 September 2019, 20:29
-
PSSI: Rahmad Darmawan Tak Gantikan Simon McMenemy
Tim Nasional 12 September 2019, 19:48
-
Ada 18 Halaman Berisi Aduan Malaysia ke FIFA terkait Kericuhan di SUGBK
Tim Nasional 12 September 2019, 12:48
-
Ketika Lisensi Simon McMenemy 'Kalah' dari Asistennya di Timnas Indonesia
Tim Nasional 12 September 2019, 12:23
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR