
Bola.net - Partai final Piala AFF U-23 2025 tidak hanya menjadi ajang pertarungan antara Timnas Indonesia U-23 dan Vietnam U-23. Laga ini juga menjadi panggung adu gengsi dua juru taktik dengan latar belakang yang sangat berbeda.
Di kubu Indonesia, ada legenda sepak bola Belanda, Gerald Vanenburg. Sementara itu, Vietnam datang dengan pelatih bertangan dingin asal Korea Selatan, Kim Sang-sik.
Keduanya akan beradu strategi untuk membuktikan siapa yang terbaik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (29/7/2025) malam nanti WIB. Tangan dingin dan racikan taktik merekalah yang akan menjadi penentu hasil akhir di atas lapangan.
Pertemuan di final Piala AFF U-23 2025 ini menjadi sangat menarik karena mempertemukan dua filosofi sepak bola yang kontras. Vanenburg dikenal dengan pendekatan inovatif, sedangkan Kim Sang-sik mengusung permainan disiplin yang solid.
Kisah perjalanan karier kedua pelatih ini pun sangat menarik untuk diulas. Siapakah yang pada akhirnya akan mengangkat trofi juara di akhir laga nanti?
Jejak Emas Kim Sang-sik

Kim Sang-sik bukanlah nama sembarangan di kancah sepak bola Asia. Sebelum menjadi pelatih, ia adalah seorang gelandang bertahan andal yang pernah membela timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2006.
Setelah gantung sepatu, ia menimba ilmu kepelatihan secara formal di Prancis. Dedikasinya yang tinggi berhasil mengantarkannya meraih lisensi kepelatihan AFC Pro pada tahun 2020.
Karier kepelatihannya dimulai saat ia kembali ke klub lamanya, Jeonbuk Hyundai Motors. Setelah menjadi asisten, ia akhirnya dipromosikan sebagai manajer utama pada Desember 2020.
Di bawah kepemimpinannya, Jeonbuk sukses merajai kompetisi domestik dengan menjuarai K League 1 dan Korean FA Cup. Keberhasilan inilah yang membuat Federasi Sepak Bola Vietnam kepincut untuk merekrutnya.
Hasilnya pun instan, Kim Sang-sik langsung mempersembahkan gelar juara Piala AFF 2024 untuk tim senior Vietnam. Ia sukses membawa The Golden Star mengalahkan Thailand di partai puncak.
DNA Juara Eropa Gerald Vanenburg

Di sisi lain, Gerald Vanenburg datang dengan reputasi mentereng sebagai seorang legenda sepak bola. Namanya besar sebagai salah satu pemain kunci dalam generasi emas sepak bola Belanda.
Ia mengawali karier gemilangnya bersama Ajax Amsterdam, berduet dengan nama-nama besar seperti Marco van Basten. Selama di Ajax, ia sukses mempersembahkan tiga gelar Eredivisie dan dua trofi Piala KNVB.
Puncak kariernya sebagai pemain terjadi saat ia berhasil mengantarkan Timnas Belanda menjuarai Euro 1988. Total, ia mengoleksi 42 caps dan menjadi bagian penting dari skuad Die Oranje selama 10 tahun.
Setelah pensiun, Vanenburg melanjutkan kariernya di dunia kepelatihan. Ia banyak berkecimpung dalam pengembangan pemain muda di klub-klub seperti PSV Eindhoven dan Ajax Amsterdam.
Pengalamannya menangani talenta-talenta muda inilah yang menjadi bekal utamanya dalam meracik skuad Timnas Indonesia U-23. Ia diharapkan bisa menularkan mentalitas juara Eropa kepada para penggawa Garuda Muda.
Perang Taktik di Atas Lapangan
Laga final nanti diprediksi akan menjadi sebuah pertarungan catur yang menarik antara kedua pelatih. Kim Sang-sik dikenal dengan racikan strategi yang sangat disiplin dan solid khas sepak bola Korea Selatan.
Ia berhasil menanamkan kultur permainan yang mengandalkan penguasaan bola dan stamina prima kepada para pemain Vietnam. Kekuatan inilah yang terbukti ampuh untuk melumpuhkan lawan-lawan mereka sepanjang turnamen.
Sementara itu, Timnas Indonesia U-23 di bawah asuhan Gerald Vanenburg menunjukkan pendekatan yang lebih inovatif dan fleksibel. Ia tidak ragu untuk membuat kejutan di atas lapangan demi meraih kemenangan.
Salah satu gebrakan taktiknya yang paling mencuri perhatian adalah saat ia menggeser posisi bek Muhammad Ferrari menjadi seorang striker. Keputusan berani ini terbukti sangat jitu dan menjadi kunci terciptanya gol penyeimbang ke gawang Thailand.
Kreativitas Vanenburg dalam meracik formasi inilah yang akan menjadi senjata utama Indonesia. Ia diharapkan bisa kembali membuat kejutan untuk meredam permainan disiplin yang diusung oleh Kim Sang-sik.
Disadur dari: Bola.com (Vincentius A/Rizki H; 29/7/2025)
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Final Piala AFF U-23 2025 Tayang di TV mana?
- Jadwal Timnas Indonesia U-23 Hari Ini, Selasa 29 Juli 2025: Final Piala AFF U-23 vs Vietnam U-23
- Siapakah Pemain Tertua dan Termuda Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2025?
- Berapa Kali Timnas Indonesia Tampil di Final Piala AFF U-23?
- Jadwal dan Link Nonton Final Piala AFF U-23 2025: Vietnam vs Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini 4 Alasan Timnas Indonesia U-23 Tumbang di Final AFF U-23 2025
Tim Nasional 29 Juli 2025, 23:48
LATEST UPDATE
-
Dusan Vlahovic Ingin ke Barcelona, Siap Isi Pos Robert Lewandowski
Liga Italia 19 Februari 2026, 22:17
-
Manchester United Bidik Bek Barcelona, Bersaing dengan Inter
Liga Inggris 19 Februari 2026, 22:09
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Arsenal Tergelincir di Markas Wolves, Peluang Juara Premier League Terancam
Liga Inggris 19 Februari 2026, 21:14
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48






















KOMENTAR