"Awalnya memang grogi mas. Saya coba bermain simple dulu. Karena ini pertandingan pertama, jadi saya berusaha menjalankan perintah Coach Riedl dulu soalnya," terang mantan ikon Persebaya Surabaya ini.
Andik diturunkan sejak menit pertama sebagai pemain sayap. Bersama Evan Dimas Darmono, Zulham Zamrun, Boaz Salossa dan Irfan Bachdim, Andik bertugas untuk mengobrak-abrik pertahanan Harimau Malaya.
Andik menegaskan bahwa ia tak tampil 100 persen dalam pertandingan di Stadion Manahan, Solo itu. "Berbeda sekali permainan saya di Malaysia dan Timnas kemarin. Maklum, baru dua hari persiapan, Mas," tutur Andik kepada Bola.net, Rabu (7/9) siang.
"Saya juga berusaha tampil dewasa. Kelebihan saya masih saya sampingkan dulu. Saya lebih utamakan ke penampilan tim. InsyaAllah penampilan saya akan naik sedikit demi sedikit," pungkas pemain asal Surabaya ini. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bayu Pradana Mengaku Perlu Belajar Lagi
Tim Nasional 7 September 2016, 22:30 -
Irfan Bachdim Komentari Golnya dan Tekel Gila Kiper Malaysia
Tim Nasional 7 September 2016, 21:07
-
Timnas Indonesia Akui Masih Banyak Pekerjaan Rumah
Tim Nasional 7 September 2016, 15:31 -
Andik Vermansah Santai Meski Dikasari Pemain Malaysia
Tim Nasional 7 September 2016, 15:03
-
Andik Vermansah Bangga Jadi Kapten Timnas Indonesia
Tim Nasional 7 September 2016, 14:50
LATEST UPDATE
-
Latih Fulham, Alvaro Arbeloa Ingin Boyong 3 Pemain Real Madrid Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Kepincut Kiper Timnas Paraguay Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 15:30
-
Pesan Lamine Yamal ke Julian Alvarez: Gue Tunggu di Barcelona, Bro!
Piala Dunia 9 Juli 2026, 15:00
-
Andrey Santos OTW Manchester, Hari Ini Tes Medis di MU
Piala Dunia 9 Juli 2026, 13:00
-
Barcelona Ajukan Tawaran Resmi untuk Bintang Borussia Dortmund Ini
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 11:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR