
Bola.net - Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan digelar pada 8 hingga 14 Oktober 2025. Enam tim tersisa akan bertarung untuk memperebutkan dua tiket langsung ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Berbeda dari fase sebelumnya, kali ini, pertandingan berlangsung di venue terpusat. Tiap grup terdiri dari tiga tim yang akan saling berhadapan satu kali dalam sistem round-robin. Tim peringkat pertama di masing-masing grup akan lolos otomatis ke Piala Dunia.
Sementara itu, tim runner-up dari dua grup tersebut masih punya kesempatan di round 5. Format ini membuat setiap laga di putaran keempat menjadi sangat penting. Tidak ada ruang untuk kesalahan atau hasil imbang tanpa makna.
Bagi tim-tim seperti Timnas Indonesia, ini adalah peluang besar meski tantangannya tak ringan. Dengan persiapan maksimal dan strategi matang, impian tampil di Piala Dunia masih mungkin diwujudkan.
Formatnya Ringkas, Taruhannya Besar
Round 4 mempertemukan enam tim yang finis di peringkat ketiga dan keempat round sebelumnya. Mereka dibagi menjadi dua grup kecil berisi tiga tim, yang bertanding dalam sistem satu lokasi.
Grup pertama akan bermain di Qatar, sementara grup kedua di Arab Saudi. Tak ada laga kandang-tandang, semua dimainkan secara netral, tapi tetap menguntungkan tuan rumah secara atmosfer.
Dalam sistem ini, setiap tim hanya memainkan dua pertandingan. Artinya, satu kemenangan atau kekalahan saja bisa menentukan nasib. Konsentrasi dan efisiensi akan menjadi kunci dalam persaingan super singkat ini.
Pertandingan dijadwalkan padat, hanya dalam enam hari. Dimulai 8 Oktober dan berakhir 14 Oktober 2025, semua akan ditentukan dalam sepekan penuh tekanan.
Dengan format seperti ini, bukan hanya fisik yang diuji, tapi juga mental dan kedalaman skuad. Semua harus disiapkan sejak jauh-jauh hari.
Pembagian Grup Segera Ditentukan
Undian grup akan digelar pada Kamis, 17 Juli 2025 di markas AFC, Kuala Lumpur. Penentuan grup didasarkan pada peringkat FIFA zona Asia per 13 Juni 2025.
Qatar (peringkat 53) dan Arab Saudi (58) menempati Pot 1, sekaligus menjadi tuan rumah masing-masing grup. Pot 2 berisi Irak (59) dan Uni Emirat Arab (66), yang punya pengalaman panjang di level Asia. Pot 3 diisi Oman (79) dan Indonesia (118).
Dengan pembagian ini, tiap grup akan diisi satu tim dari setiap pot. Indonesia, sebagai tim dari Pot 3, akan menghadapi dua lawan yang secara peringkat lebih tinggi. Namun, dalam format pendek ini, kejutan sangat mungkin terjadi.
Banyak yang menantikan hasil undian untuk melihat bagaimana peta kekuatan terbagi, terutama bagi negara-negara yang ingin menghindari laga tandang melawan tuan rumah.
Kritik untuk Tuan Rumah, tapi Format Tetap Jalan
Penunjukan Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah sebenarnya tidak begitu saja diterima semua pihak. Indonesia, Irak, Oman, dan UEA menyuarakan kekhawatiran tentang keuntungan kompetitif yang dimiliki tuan rumah.
Meski AFC mengklaim pemilihan ini melalui proses bidding terbuka, isu netralitas tetap jadi sorotan. Keunggulan non-teknis seperti cuaca, dukungan penonton, hingga pengalaman bermain di stadion sendiri jadi perhatian.
Namun, AFC tetap kukuh dengan keputusan tersebut. Mereka menilai dua negara tersebut paling siap dalam aspek logistik, keamanan, dan infrastruktur.
Dalam konteks ini, tim non-tuan rumah dituntut memiliki kemampuan adaptasi tinggi. Persiapan matang, termasuk simulasi cuaca dan atmosfer, bisa jadi penentu.
Meski ada kritik, semua tim kini harus fokus pada pertandingan. Tidak ada lagi ruang untuk keluhan, hanya peluang untuk dimaksimalkan.
Indonesia, Antara Tantangan dan Impian
Bagi Indonesia, ini adalah momen paling penting dalam sejarah sepak bola nasional. Untuk pertama kalinya Garuda mencapai round 4 Kualifikasi Piala Dunia.
Dengan ranking FIFA terendah (118) di antara peserta, Indonesia masuk Pot 3 bersama Oman. Namun, seperti yang sudah terbukti, Garuda sering kali tampil mengejutkan di situasi sulit.
Keberhasilan menembus fase ini adalah buah dari kerja keras kolektif sejak era Shin Tae-yong hingga Patrick Kluivert yang sekarang, dan mentalitas baru di skuad Garuda. Tantangan di depan tentu tak ringan, tapi bukan mustahil.
Indonesia hanya butuh dua laga sempurna. Satu kemenangan dan satu hasil imbang bisa membuka jalan ke Piala Dunia, atau minimal lanjut ke round 5.
Dengan dukungan publik, persiapan maksimal, dan semangat juang, siapa tahu Oktober nanti jadi awal sejarah baru untuk sepak bola Indonesia.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Real Madrid Memonitor Cole Palmer
- Fokus Timnas Indonesia U-23 Langsung Diarahkan ke Pertandingan Kedua
- Timnas Indonesia U-23: Perlunya Menjaga Konsistensi dan Memperkecil Gap Kualitas
- Timnas Indonesia U-23, Ujian Sesungguhnya Belum Tiba
- Jadwal Drawing Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia
- Kapan dan Jam Berapa Drawing Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia?
- Ada yang Kurang dalam Pesta Gol Timnas Indonesia U-23 di SUGBK
- Kisah Absurd Dario Hubner: Alkohol, Rokok, dan Gol demi Gol
- Timnas Indonesia U-23 Menggila, tapi Jangan Terlena
- Nostalgia Dario Hubner dari Era Keemasan Serie A: Si Bison yang Hanya Butuh Bola dan Ruang Tembak
- Muhammad Ardiansyah, Saksi Pesta Gol Timnas Indonesia U-23 dari Jarak Paling Dekat
- Lemparan ke Dalam, Senjata Lama Timnas yang Kini Berpindah Tangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59






















KOMENTAR