
Bola.net - Pelatih John Herdman memuji habis-habisan mentalitas militan Elkan Baggott di Timnas Indonesia. Bek jangkung itu kembali dipanggil setelah absen selama dua tahun lamanya.
Kembalinya Baggott membawa warna baru bagi barisan pertahanan skuad Garuda. Kehadirannya sangat krusial menjelang laga penting di ajang FIFA Series 2026.
Keduanya ternyata memiliki ikatan emosional yang kuat karena berdarah Inggris. Herdman lahir di sana, sementara Baggott besar di kompetisi Inggris.
Hubungan akrab ini terlihat bahkan saat sesi makan malam tim. Suasana hangat menyelimuti kembalinya sang bek ke pelukan tim nasional.
Kedekatan Emosional dengan Baggott
Herdman bercerita tentang kebiasaan unik Baggott saat berkumpul bersama tim. Bek bertinggi hampir dua meter itu membawa makanan khas Inggris.
Momen santai ini mencairkan suasana di tengah padatnya jadwal latihan. Kedekatan mereka mempermudah proses adaptasi taktik baru di lapangan hijau.
"Ya, dia bisa berhenti tumbuh karena membuat saya terlihat sangat pendek. Dia juga menyukai Yorkshire pudding dan gravy, kami membawanya saat makan malam tim tadi malam," ujar John Herdman.
Mentalitas Berani dari Liga Inggris
Sang pelatih takjub dengan karakteristik permainan yang dibawa oleh Baggott. Pengalaman bermain di Inggris membentuk mentalitas berani yang sangat menonjol.
Herdman mencari sosok bek tengah yang berani memecah lini lawan. Karakteristik ini dinilai sangat langka dan berharga untuk level Asia.
"Tetapi tentang Elkan, dia memiliki kepribadian yang segar. Bagi saya, semuanya tentang mentalitas. Dia adalah profesional sejati dari apa yang saya lihat dalam empat hari terakhir," jelasnya.
"Dia membawa mentalitas positif, mentalitas berani. Kami membutuhkan bek tengah yang berani memainkan bola dan memecah lini dengan umpan. Saya melihat itu," tuturnya.
Demi Masa Depan Garuda
Postur tubuh Elkan Baggott menjadi keunggulan tersendiri di kancah Asia. Herdman melihat adanya kualitas kepemimpinan yang mulai tumbuh secara organik.
Penilaian positif ini muncul setelah empat hari intens memantau latihan. Skuad Garuda kini memiliki tambahan kekuatan yang sangat signifikan di belakang.
"Secara fisik, gaya bermain di Inggris membentuknya, dan profil fisiknya unik di AFC serta bisa sangat membantu kami di masa depan. Empat hari pertama ini sangat positif dan saya melihat kualitas kepemimpinan darinya," ungkapnya.
Laga FIFA Series 2026 menjadi panggung pembuktian bagi duet maut ini. Elkan Baggott siap menjawab kepercayaan besar yang diberikan oleh John Herdman.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
MU dan Liverpool Patah Hati! Yan Diomande Pilih Gabung Raksasa Eropa Ini
Liga Inggris 29 Juni 2026, 10:50
-
Sunderland Tolak Penawaran Chelsea untuk Granit Xhaka
Liga Inggris 29 Juni 2026, 10:30
-
AC Milan Inginkan Mason Mount, MU: Enggak Dulu!
Liga Inggris 29 Juni 2026, 10:10
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Swedia 1 Juli 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 09:00
-
Sunderland Tolak Tawaran Chelsea untuk Granit Xhaka
Liga Inggris 29 Juni 2026, 08:41
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Norwegia 1 Juli 2026
Piala Dunia 29 Juni 2026, 08:00
-
Cristiano Ronaldo dan Menit Bermainnya yang Terasa Janggal
Piala Dunia 29 Juni 2026, 07:00
-
Akhir dari Perjalanan Bersejarah Afrika Selatan
Piala Dunia 29 Juni 2026, 04:41
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41























KOMENTAR