"Saya rasa saat ini situasi di PSSI belum kondusif walaupun sudah terbebas dari sanksi FIFA," ujar Indra Sjafri.
"Situasi tersebut pastinya akan mengganggu persiapan timnas dalam mengikuti berbagai turnamen. Hal yang nantinya akan berujung pada tidak maksimalnya penampilan timnas di turnamen yang diikuti," imbuhnya.
Lebih lanjut, Indra menegaskan, keputusannya ini bukan berarti ia tak lagi mencintai Timnas Indonesia. Ia juga menyebut menjadi pelatih Timnas adalah sebuah kebanggaan bagi seluruh pelatih, termasuk ia.
"Namun sekarang belum saatnya untuk saya," tuturnya.
Sebelumnya, Rabu (01/6) kemarin, Indra Sjafri sudah mengikuti audiensi yang diselenggarakan PSSI untuk memilih Pelatih Timnas Indonesia. Selain Indra Sjafri, dalam audiensi ini, diundang pula Nilmaizar dan Rahmad Darmawan.
Sementara itu, Indra juga mengucapkan terima kasih pada pihak-pihak yang mendukungnya. Ia juga meminta maaf, tidak bisa memenuhi ekspektasi pihak-pihak tersebut.
"Saya akan tetap mendukung dan mendoakan semoga timnas bisa meraih berbagai prestasi di setiap turnamen yang diikuti, siapa pun yang nanti akan menjadi pelatihnya," tandas eks pelatih Timnas U-19 ini. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Alasan Indra Sjafri Pilih Bali United Ketimbang Timnas
Tim Nasional 3 Juni 2016, 19:10
-
Mundur Dari Bursa Pelatih Timnas, Indra Sjafri Fokus di Bali United
Tim Nasional 3 Juni 2016, 17:01
LATEST UPDATE
-
Tidak Usah Ragu, Gavi Memang Layak Masuk Skuad Timnas Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 15:32
-
Rekap Daftar Klub yang Sudah Lolos Liga Champions 2026/2027
Liga Champions 26 Mei 2026, 15:02
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Malaysia Masters 2026
Bulu Tangkis 26 Mei 2026, 15:00
-
Bek Tengah Terbaik Versi Jose Mourinho, Ada 2 Nama Ini!
Liga Champions 26 Mei 2026, 14:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR