
Bola.net - Jens Raven untuk pertama kalinya sejak proses naturalisasi pada Juni 2024 mendapat panggilan ke Timnas Indonesia senior yang tengah tampil di FIFA Series 2026. Kesempatan ini menjadi momen penting dalam langkah awalnya bersama skuad Garuda.
Pelatih John Herdman memutuskan memasukkan nama Raven sebagai pengganti Mauro Zijlstra yang mengalami cedera usai kemenangan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis. Keputusan tersebut membuka peluang bagi Raven untuk menunjukkan kemampuannya di level internasional.
Pemain muda itu baru memulai karier profesional pada musim ini setelah bergabung dengan Bali United pada Juli 2025. Sebelumnya, ia bermain di level junior bersama FC Dordrecht U-21 di Belanda.
Sejauh ini, Raven telah tampil dalam 18 pertandingan bersama Bali United. Namun, ia baru sekali dipercaya sebagai starter dengan catatan satu gol dan dua assist.
Produktif di Level Usia Muda
Di level junior, Jens Raven telah menunjukkan naluri mencetak gol yang menjanjikan. Saat membela FC Dordrecht U-21 pada musim 2023/2024 hingga 2024/2025, ia mengoleksi enam gol dari 20 penampilan.
Ketajamannya juga berlanjut saat memperkuat timnas kelompok usia. Dalam periode Juni 2024 hingga September 2025, Raven mencatatkan 17 gol dari 20 pertandingan bersama tim U-19/U-20 dan U-22/23.
Dengan tinggi badan mencapai 187 cm, Raven memiliki keunggulan fisik yang menonjol. Pemain kelahiran Dordrecht, Belanda, 12 Oktober 2005 itu kuat dalam duel udara dan piawai dalam mencari posisi di area pertahanan lawan.
Alasan Herdman Memilih Jens Raven
John Herdman membeberkan pertimbangannya saat menunjuk Jens Raven sebagai pengganti Mauro Zijlstra. Ia mengaku sudah memantau performa penyerang naturalisasi tersebut sebelumnya.
"Kami melakukan perubahan dengan memanggil Jens Raven. Saya sempat melihat Jens bermain di laga pramusim di Bali. Saya menyukai beberapa hal dari dirinya," ujar John Herdman.
"Dia masih sangat muda dan bisa menjadi bagian dari masa depan tim ini. Mungkin dia akan mendapat menit bermain, mungkin tidak, tapi berada di sini akan menjadi pengalaman berharga untuknya," jelasnya.
Disadur dari: Bola.com (Muhammad Adi Yaksa, Benediktus Gerendo Pradigdo) 30 Maret 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
-
Man of the Match Swiss vs Aljazair: Breel Embolo
Piala Dunia 3 Juli 2026, 12:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR