John Herdman Analisis Perbedaan Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Siapa Lebih Baik?

John Herdman Analisis Perbedaan Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Siapa Lebih Baik?
John Herdman pada sesi jumpa pers sebelum laga Timnas Indonesia di FIFA Series edisi Maret 2026 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Bola.net - Timnas Indonesia memasuki era baru di bawah kendali John Herdman. Debutnya akan terjadi pada ajang FIFA Series 2026. Laga melawan St Kitts and Nevis menjadi titik awal.

Perubahan pelatih selalu membawa pertanyaan besar. Publik menanti identitas baru skuad Garuda. Terutama dari sisi taktik dan gaya bermain.

Herdman datang dengan reputasi kuat. Ia dikenal memiliki pendekatan sistematis. Namun, ia tidak datang untuk merombak total.

Sebaliknya, ia memilih pendekatan evolutif. Mengembangkan fondasi yang sudah ada. Ini menjadi langkah realistis di tengah waktu persiapan yang terbatas.

Dalam analisis awalnya, Herdman melihat dua era berbeda. Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert memberi warna kontras. Dari sinilah arah baru Indonesia mulai dibentuk.

1 dari 4 halaman

Warisan Shin Tae-yong dan Fondasi Bertahan

Shin Tae-yong saat masih menjadi pelatih Timnas Indonesia (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Shin Tae-yong saat masih menjadi pelatih Timnas Indonesia (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Herdman menilai Indonesia memiliki basis pertahanan yang solid. Struktur tim saat bertahan sudah terbentuk dengan baik. Ini menjadi aset utama.

"Soal gaya main, kami harus terus membangun apa yang telah ada sebelumnya. Kerja bagus Shin Tae-yong, kerja bagus Patrick Kluivert, setiap pelatih menambahkan sesuatu pada tim ini, identitas mereka," kata Herdman.

Fondasi ini tidak akan diubah secara drastis. Herdman justru ingin mempertahankannya. Stabilitas menjadi kunci dalam fase awal kepemimpinannya.

2 dari 4 halaman

Sentuhan Kluivert yang Lebih Ofensif

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Berbeda dengan Shin Tae-yong, Patrick Kluivert membawa pendekatan lebih terbuka. Indonesia bermain lebih progresif. Pola serangan menjadi lebih berani, dengan resiko besar di lini belakang.

"Jadi bagi seorang pelatih, Anda bekerja dengan fondasi yang ada, dan struktur pertahanan yang diterapkan oleh Shin Tae-yong sangat fantastis," ucap pelatih asal Inggris tersebut.

"Lalu Patrick membawa gaya yang lebih terbuka. Dan bagi saya, itu adalah membawa hal itu ke level berikutnya," ucap Herdman.

3 dari 4 halaman

Aspek yang Diperbaiki John Herdman

John Herdman memimpin latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (24/3/2026). (c) Bola.net/M. Iqbal Ichsan

John Herdman memimpin latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (24/3/2026). (c) Bola.net/M. Iqbal Ichsan

John Herdman sangat menghargai hasil kerja Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert. Dia akan mengambil sisi positif dari kedua pelatih pendahulunya. Dia juga menyebut pada aspek mana yang bisa dia tingkatkan dari Timnas Indonesia.

"Saya rasa, melihat versi-versi Indonesia sebelumnya, ada banyak hal yang saya sukai. Kemampuan bertahan tim, kemampuan mereka untuk tetap solid, kuat, dan kompak," ucap Herdman.

"Tetapi ada beberapa elemen yang dapat kita tingkatkan seperti transisi dan organisasi serangan, sehingga lebih dinamis, lebih langsung," tambahnya.

4 dari 4 halaman

Jadwal, Siaran Langsung, dan Link Streaming

FIFA Series 2026 di Indonesia. (c) Bola.net

FIFA Series 2026 di Indonesia. (c) Bola.net
  • Indonesia vs St. Kitts and Nevis
  • Stadion Gelora Bung Karno
  • Jumat, 27 Maret 2026
  • 20.30 WIB
  • Siaran langsung: Indosiar
  • Live streaming: Vidio
  • Link streaming: Klik tautan ini

PERHATIAN: Anda dapat memilih berbagai paket berlangganan Vidio sesuai kebutuhan, mulai dari paket Platinum seharga Rp45.000 per bulan yang menyajikan BRI Super League, La Liga, dan Liga Champions. Perubahan jadwal di luar kendali redaksi.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL