Bola.net - Timnas Singapura U-19 membuktikan statusnya sebagai salah satu favorit di AFF U-19 Championship 2013. Menghadapi Timnas Filipina U-19, anak asuh Dejan Gluscevic ini unggul 3-1.
Singapura berusaha menggebrak pertahanan Filipina sejak laga, yang dihelat di Stadion Gelora Delta Sidoarjo dimulai. Mengandalkan Muhaimin Bin Suhaimi di sayap kanan, Young Lions berusaha menembus rapatnya pertahanan Fiipina.
Upaya mereka sempat membuahkan hasil di menit kedua melalui Amirul Adli. Memanfaatkan tendangan bebas, pemain bernomor punggung 8 ini sukses membobol gawang Filipina. Namun, gol tersebut dianulir wasit Mongkolchai Pechsri karena dianggap telah terjadi pelanggaran terlebih dahulu.
Sepuluh menit laga berjalan, Singapura terus berusaha mengurung pertahanan Filipina. Sementara, Young Azkals -julukan Tim U-19 Filipina- hanya sesekali melakukan serangan balik.
Menit 27, Filipina harus kehilangan Arnel Amita karena cedera. Pemain nomor 10 ini diganti Daniel Gadia karena cedera usai benturan dengan salah seorang penggawa Singapura.
Semenit kemudian, Singapura unggul. Berawal dari tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Filipina, Mahathir Azeman menendang bola ke gawang, tanpa mampu diantisipasi Nathanael Villanueva.
Unggul satu gol, Singapura terus menyerang. Namun, permainan bertahan Filipina membuat serbuan para penggawa Young Lions gagal.
Dua menit menit jelang laga babak pertama usai, Singapura akhirnya baru bisa menambah keunggulan mereka. Jeffrey Lightfoot sukses menyundul bola hasil sepak pojok Muhelmy.
Di babak kedua, Filipina berusaha tampil agresif. Tiga menit laga babak kedua berjalan, anak asuh Maro Marlon Manos ini nyaris membobol gawang Singapura. Sayang David Diamante terlalu tergesa dalam melakukan eksekusi. Alhasil, meski kiper Singapura telah mati langkah, bola justru melambung.
Gagal mencetak gol, penggawa Filipina terus berusaha membalas ketertinggalan mereka. Melalui Gaudin Maasin, Young Azkals beberapa kali membahayakan lini belakang Singapura.
Gencarnya serbuan Filipina membuat Dejan Gluscevic membuat perubahan di lini belakangnya. Dhukhilan Jeevamani, yang sudah kehabisan tenaga, digantikan Iqram Rifqi.
Meski Singapura telah mengubah formasi lini belakangnya, Filipina tetap sempat mencetak peluang emas menit 69. Menaklukkan barisan belakang Singapura, Daniel Gadia melepas sepakan keras terarah. Sayang, bola masih membentur mistar gawang dan keluar lapangan.
Terus menerus menyerang, Filipina justru kembali kebobolan menit 74. Penyerang Hazim Faiz melepas tendangan first time yang tak mampu ditahan kiper Filipina, Nathaniel Villanueva.
Jelang laga memasuki menit-menit akhir, kedua tim sama-sama bermain terbuka. Young Azkals dan Young Lions jual beli serangan. Di injury time, Filipina akhirnya sukses menipiskan ketinggalan mereka melalui Nikko Benedicto. Alhasil, saat laga usai, kedudukan berubah 3-1, tetap bagi keunggulan Singapura. (den/dzi)
Singapura berusaha menggebrak pertahanan Filipina sejak laga, yang dihelat di Stadion Gelora Delta Sidoarjo dimulai. Mengandalkan Muhaimin Bin Suhaimi di sayap kanan, Young Lions berusaha menembus rapatnya pertahanan Fiipina.
Upaya mereka sempat membuahkan hasil di menit kedua melalui Amirul Adli. Memanfaatkan tendangan bebas, pemain bernomor punggung 8 ini sukses membobol gawang Filipina. Namun, gol tersebut dianulir wasit Mongkolchai Pechsri karena dianggap telah terjadi pelanggaran terlebih dahulu.
Sepuluh menit laga berjalan, Singapura terus berusaha mengurung pertahanan Filipina. Sementara, Young Azkals -julukan Tim U-19 Filipina- hanya sesekali melakukan serangan balik.
Menit 27, Filipina harus kehilangan Arnel Amita karena cedera. Pemain nomor 10 ini diganti Daniel Gadia karena cedera usai benturan dengan salah seorang penggawa Singapura.
Semenit kemudian, Singapura unggul. Berawal dari tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Filipina, Mahathir Azeman menendang bola ke gawang, tanpa mampu diantisipasi Nathanael Villanueva.
Unggul satu gol, Singapura terus menyerang. Namun, permainan bertahan Filipina membuat serbuan para penggawa Young Lions gagal.
Dua menit menit jelang laga babak pertama usai, Singapura akhirnya baru bisa menambah keunggulan mereka. Jeffrey Lightfoot sukses menyundul bola hasil sepak pojok Muhelmy.
Di babak kedua, Filipina berusaha tampil agresif. Tiga menit laga babak kedua berjalan, anak asuh Maro Marlon Manos ini nyaris membobol gawang Singapura. Sayang David Diamante terlalu tergesa dalam melakukan eksekusi. Alhasil, meski kiper Singapura telah mati langkah, bola justru melambung.
Gagal mencetak gol, penggawa Filipina terus berusaha membalas ketertinggalan mereka. Melalui Gaudin Maasin, Young Azkals beberapa kali membahayakan lini belakang Singapura.
Gencarnya serbuan Filipina membuat Dejan Gluscevic membuat perubahan di lini belakangnya. Dhukhilan Jeevamani, yang sudah kehabisan tenaga, digantikan Iqram Rifqi.
Meski Singapura telah mengubah formasi lini belakangnya, Filipina tetap sempat mencetak peluang emas menit 69. Menaklukkan barisan belakang Singapura, Daniel Gadia melepas sepakan keras terarah. Sayang, bola masih membentur mistar gawang dan keluar lapangan.
Terus menerus menyerang, Filipina justru kembali kebobolan menit 74. Penyerang Hazim Faiz melepas tendangan first time yang tak mampu ditahan kiper Filipina, Nathaniel Villanueva.
Jelang laga memasuki menit-menit akhir, kedua tim sama-sama bermain terbuka. Young Azkals dan Young Lions jual beli serangan. Di injury time, Filipina akhirnya sukses menipiskan ketinggalan mereka melalui Nikko Benedicto. Alhasil, saat laga usai, kedudukan berubah 3-1, tetap bagi keunggulan Singapura. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah, Pelatih Kamboja U-19 Bangga Perjuangan Anak Asuhnya
Tim Nasional 11 September 2013, 22:07
-
Review AFF U-19: Laos Raih Kemenangan Kedua
Tim Nasional 11 September 2013, 21:29
-
Preview AFF U-19: Hajar Myanmar, Garuda!
Tim Nasional 11 September 2013, 19:30
-
Singapura Menang, Dejan Gluscevic Girang
Tim Nasional 11 September 2013, 19:15
-
Pelatih Timnas Filipina U-19 Akui Kelemahan Anak Asuhnya
Tim Nasional 11 September 2013, 18:42
LATEST UPDATE
-
Hansi Flick Sudah Tentukan Posisi Karim Adeyemi di Lini Serang Barcelona
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 18:35
-
Usai Carlos Baleba, Manchester United Kejar Pemain Barcelona Ini?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 18:20
-
Mampukah Arsenal Pertahankan Gelar Premier League?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 18:00
-
Yan Diomande Ceritakan Momen Jose Mourinho Bangun Pukul 5 Pagi Demi Dirinya
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 17:59
-
4 Pertanyaan Besar untuk Barcelona Jelang Musim 2026/2027
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 17:23
-
Prediksi Frosinone vs Juventus, 23 Agustus 2026
Liga Italia 21 Agustus 2026, 17:05
-
Michael Carrick Ungkap Kondisi Marcus Rashford: Siap Tampil untuk MU
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 16:46
-
Prediksi Newcastle vs Liverpool 23 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 16:20
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal vs Coventry City: Havertz Starter?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 16:10
-
Crystal Palace Sepakat Datangkan Bek Chelsea
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 15:34
-
Tottenham Sepakat Transfer Savinho dari Man City, Tembus 75 Juta Pounds
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 14:21
-
Prediksi Manchester City vs Bournemouth 23 Agustus 2026
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 14:00
-
2 Klub Premier League Dekati Gabriel Jesus, Arsenal Siap Lepas?
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 13:52
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR