"Saya kecewa dengan kekalahan timnas atas Uruguay. Kita kurang `fighting spirit` (semangat juang) dalam laga ini," katanya menanggapi kekalahan besar tim Merah Putih itu.
Menurut dia, banyak yang perlu dievaluasi dari pertandingan timnas Indonesia melawan Uruguay yang masuk empat besar pada Piala Dunia 2010.
Namun, Ronny yang berjuluk Si "Macan Tutul" itu sempat memuji penampilan kiper Markus Haris Maulana yang mencoba menahan gempuran penyerang-penyerang Uruguay yang dimotori Luis Suarez.
"Banyak pelajaran yang harus diambil dari pertandingan persahabatan itu," kata pria kelahiran Medan, 15 April 1947 dengan tinggi 183cm itu.
Dalam sejarah tercatat, Ronny Pasla dan kawan-kawan yang tergabung dalam tim nasional Indonesia pernah mengalahkan Uruguay 2-1 pada 1974 di Jakarta. Indonesia pada masa itu diperkuat antara lain Sutan Harhara, Ronny Pasla, Andjas Asmara, Abdul Kadir, dan Ronny Pattinasarany.
Pertandingan persahabatan tersebut merupakan uji coba pertama di bawah asuhan pelatih Alfred Riedl yang menggantikan Benny Dollo, yang berakhir dengan kekalahan 1-7.
Tuan rumah unggul terlebih dahulu lewat gol Boaz Solossa pada menit ke-17, namun Uruguay mampu membalas lewat Edinson Cavani pada menit ke-35,80 dan 84, Luis Suarez pada menit ke-42,54 dan 69 serta Sebastian Eguren pada menit ke-58.
Indonesia mampu mengimbangi permainan hingga menit ke-30 sebelum kedudukan disamakan pada menit ke-35 dan babak pertama berakhir dengan kedudukan 1-2.
Pada babak kedua, Uruguay kembali menekan dan mengakhiri skor menjadi 7-1.
Atas kekalahan tersebut, para penonton yang menyaksikan laga di Stadion GBK pada Jumat (8/10) malam menyuarakan kekecewaan mereka.
Mereka meminta agar Ketua Umum Nurdin Halid mundur dari jabatannya. Teriakan suporter itu muncul setelah Indonesia kebobolan untuk keempat kalinya pada babak kedua. (ant/den)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Chelsea Resmi Lepas Raheem Sterling, Akhiri Hubungan Lewat Pernyataan Singkat
Liga Inggris 29 Januari 2026, 02:43
-
Arsenal Tanpa Declan Rice di Laga Terakhir Liga Champions, Ini Penyebabnya
Liga Champions 29 Januari 2026, 02:40
-
Kenapa Pedri Absen di Laga Barcelona vs FC Copenhagen?
Liga Champions 29 Januari 2026, 02:36
-
Tempat Menonton PSV vs Bayern: Jam Berapa dan Nonton Live Streaming di Mana?
Liga Champions 29 Januari 2026, 01:19
-
Tempat Menonton Club Brugge vs Marseille: Duel Hidup Mati Menuju Fase Gugur UCL
Liga Champions 29 Januari 2026, 01:14
-
Tempat Menonton Dortmund vs Inter: Jam Berapa dan Nonton Live Streaming di Mana?
Liga Champions 29 Januari 2026, 00:58
-
Tempat Menonton PSG vs Newcastle: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 29 Januari 2026, 00:16
-
Tempat Menonton Eintracht Frankfurt vs Tottenham: Misi 8 Besar The Lilywhites
Liga Champions 29 Januari 2026, 00:04
-
Tempat Menonton Napoli vs Chelsea: Jam Berapa dan Nonton Live Streaming di Mana?
Liga Champions 28 Januari 2026, 23:24
-
Harry Maguire, Kontrak Baru, dan Dilema Manchester United
Liga Inggris 28 Januari 2026, 22:53
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04





















KOMENTAR