
Bola.net - Laga Timnas Indonesia melawan Kamboja pada pembuka Grup A Piala AFF 2026 tidak hanya mempertemukan dua tim, tetapi juga dua pelatih dengan latar belakang berbeda. John Herdman dan Koji Gyotoku akan saling beradu strategi untuk pertama kalinya.
Pertandingan yang digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada Senin (27/7/2026) menjadi momen penting bagi keduanya. Hasil laga ini bisa menjadi awal yang menentukan perjalanan masing-masing tim di fase grup.
Bagi Herdman, turnamen ini menjadi pengalaman pertamanya memimpin Timnas Indonesia di Piala AFF sejak ditunjuk sebagai pelatih pada Januari 2026. Sementara itu, Gyotoku datang dengan bekal pengalaman setelah sebelumnya pernah mendampingi Kamboja di ajang yang sama.
Kedua pelatih tentu memiliki pendekatan dan rekam jejak yang berbeda sepanjang kariernya. Berikut perbandingan perjalanan John Herdman dan Koji Gyotoku menjelang duel Indonesia melawan Kamboja di Piala AFF 2026.
Reputasi John Herdman

John Herdman membawa segudang pengalaman yang mengesankan saat mulai bekerja sebagai arsitek Timnas Indonesia. Kariernya mulai melejit saat menukangi Timnas Putri Kanada pada periode 2011 hingga 2018.
Sebab, dalam rentang waktu itu, Herdman sukses membawa Kanada meraih medali perunggu Olimpiade 2012 dan 2016 secara back to-back, setelah sempat meloloskan anak asuhnya ke perempat final Piala Dunia Wanita 2015.
Setelah itu, Herdman giliran membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022. Ini merupakan prestasi tersendiri karena sebelumnya tim berjuluk Les Rouges itu sempat absen 36 tahun di kejuaraan paling elite dunia tersebut.
Selama masa kerjanya itu, pelatih kelahiran Inggris ini mendapatkan apresiasi luar biasa karena mengubah kultur tim nasional Kanada. Dia sukses mengatrol level sepak bola Kanada, baik di dalam maupun luar negeri, termasuk membangun fondasi yang kuat ketika negara tersebut menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.
Rekam Jejak Koji Gyotoku
Sementara itu, Koji Gyotoku memang memiliki pengalaman yang jauh lebih panjang, terutama jika berbicara di kawasan Asia. Kariernya telah malang melintang, baik saat menukangi klub maupun ditunjuk menakhodai tim nasional.
Mulanya, dia mengasuh klub Jepang, Shimizu S-Pulse, di beberapa peran yang berbeda pada periode 2003-2008. Lalu, dia dipercaya menangani Timnas Bhutan (2008-2010), sebelum beralih ke klub lokal Omiya Ardija (2010-2011) dan FC Gifu (2012-2013).
Setelah itu, dia sempat bertugas bersama Timnas Nepal (2016-2018), lalu fokus membantu perkembangan sepak bola Kamboja ketika ditunjuk menjadi pelatih skuad junior pada 2019. Awalnya, dia hanya mengasuh skuad U-21.
Namun, pada tahun-tahun berikutnya, ia sempat dipercaya mengasuh U-17 dan U-23. Puncaknya, pada periode 2024, dia menjadi caretaker Timnas Kamboja senior, lalu dipertahankan sebagai pelatih tetap pada 2025.
Jadi Pertemuan Perdana

John Herdman memang memiliki bekal yang cukup baik menjelang laga pertamanya di Piala AFF 2026. Sepanjang tahun ini, dia sudah memperoleh empat kesempatan menghadapi laga internasional resmi dalam kalender FIFA.
Hasilnya, pelatih berusia 51 tahun itu sukses membawa skuad Garuda menang tiga kali, yakni saat bersua St Kitts and Nevis (4-0), Oman (3-0), dan Mozambik (1-0). Lalu, satu laga lainnya melawan Bulgaria berakhir dengan kekalahan 0-1.
Sementara itu, Koji Gyotoku sudah pernah memimpin anak asuhnya di Piala AFF 2024. Sayangnya, ketika bersaing di Grup A, mereka mencatatkan satu kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan, sehingga gagal lolos ke semifinal.
Meskipun demikian, skuad Garuda juga harus berhati-hati karena skuad Angkor Warriors telah memperlihatkan tren positif pada tahun ini karena bisa menang atas Bhutan (4-0) dan Hong Kong (2-0), pada FIFA Matchday Juni 2026 lalu.
Disadur dari: Bola.com (Radifa Arsa, Wiwig Prayugi) 24 Juli 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persib Tanpa 8 Pemain Kunci pada Laga Perdana Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 24 Juli 2026, 20:42
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Bodo/Glimt: Die Roten Menang Telak 5-0
Liga Champions 11 September 2026, 04:06
-
Hasil Man Utd vs Sabah FK: Setan Merah Ngamuk dan Menang Telak 4-0 di Old Trafford
Liga Champions 11 September 2026, 03:53
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Manchester United vs Sabah 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:43
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Como vs Leipzig 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:33
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Slavia Praha vs Lens 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:28
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Bayern vs Bodo/Glimt 11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 23:16
-
Kapan John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026?
Tim Nasional 10 September 2026, 22:12
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: PSV vs Shakhtar 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:35
-
Link Nonton Streaming Liga Champions: Fenerbahce vs Roma 10 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 21:23
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bhayangkara FC 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:43
-
Prediksi BRI Super League: Garudayaksa vs Persik 11 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 19:18
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33






















KOMENTAR