
Bola.net - Arsenal gagal meraih kemenangan saat menjamu Slavia Praha pada duel leg pertama perempat final Liga Europa 2020/21, Emirates Stadium, Jumat (9/4/2021) dini hari WIB. Laga berakhir dengan skor imbang 1-1.
Arsenal kesulitan menciptakan peluang, baru mencetak gol di menit ke-86 melalui aksi Nicolas Pepe. Sayangnya, The Gunners kebobolan di menit ke-90+3 lewat sundulan Tomas Holes.
Hasil ini tidak cukup bagus bagi Arsenal yang bermain sebagai tuan rumah. Artinya duel leg kedua pekan depan akan berjalan lebih sulit.
Berikut adalah lima pemain Arsenal yang menunjukkan performa di bawah standar saat ditahan imbang Slavia Praha.
Alexandre Lacazette

Lacazette belakangan menjadi pilihan utama di lini depan Arsenal. Sayangnya, pada duel lawan Slavia Praha, pemain asal Prancis itu tampil di bawah standar. Lacazette banyak membuang peluang untuk bisa mencetak gol.
Lacazette melepaskan empat shots sepanjang laga, satu mengenai gawang. Lantaran performa eks pemain Lyon itu tidak cukup bagus, Arteta harus memasukkan Pierre-Emerick Aubameyang untuk menggantikannya pada menit ke-78.
Willian

Seperti biasanya, Willian tidak mampu menjadi pembeda untuk Arsenal. Pemain asal Brasil itu menunjukkan performa standar. Tidak aksi yang menonjol kecuali sebuah tendangan bebas yang membentur tiang gawang.
Selain tendangan bebas itu, Willian tidak membuat ancaman lain ke gawang Slavia Praha. Dia tidak melepas tendangan ke gawang lainnya. Willian juga tidak membuat satu pun umpan kunci selama ada di lapangan.
Emile Smith Rowe

Mikel Arteta tidak bisa memainkan Martin Odegaard untuk menjadi playmaker di laga melawan Slavia Praha. Tugas itu kemudian dibebankan pada Emile Smith Rowe. Sayangnya, dia gagal tampil menentukan bagi Arsenal.
Smith Rowe tidak menunjukkan pergerakan atau umpan-umpan yang berbahaya. Sebelum digantikan Dani Ceballos pada menit ke-88, Smith Rowe hanya membuat sat umpan kunci. Dia bahkan tidak melepas satu pun shots.
Thomas Partey

Partey sejatinya cukup solid dalam membantu Arsenal bertahan. Namun, Arsenal lebih butuh jasa pemain asal Ghana ini untuk melakukan build-up dan membantu serangan. Umpan-umpan Partey jauh dari kata menentukan.
Partey melepas satu shots, tetapi tidak tepat sasaran. Dia juga hanya membuat satu umpan kunci. Lantaran kinerjanya tidak cukup bagus, Mikel Arteta menariknya keluar dan digantikan Mohamed Elneny.
Granit Xhaka

Granit Xhaka gagal memberikan performa yang bagus, walau dia juga tidak tampil buruk. Pemain asal Swiss itu tampil standar. Harusnya, dia bisa melakukan lebih baik dan membantu Arsenal memecah kebuntuan.
Granit Xhaka punya kemampuan untuk melepas tendangan jarak jauh. Akan tetapi, tidak sekalipun dia melakukan itu di laga melawan Praha. Granit Xhaka juga tidak melepas satu pun umpan kunci.
Sumber: Whoscored
Baca Ini Juga:
- Aubameyang Dicadangkan dan Arsenal Imbang, Begini Penjelasan Mikel Arteta
- Arsenal Ditahan Imbang, Arteta: Rasanya Pahit
- Manchester United Bungkam Granada, Netizen: Kayaknya Bakal Juara Nih!
- Man of the Match Granada vs Manchester United: Bruno Fernandes
- Rapor Pemain MU Saat Kalahkan Granada: Lindelof Rasa Toni Kroos, Pogba Entah Kemana
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Di Mana Mereka Sekarang? 5 Rekrutan Terakhir Arsene Wenger di Arsenal
Editorial 9 April 2021, 16:40
LATEST UPDATE
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
-
Jose Mourinho Blokir Kepindahan Federico Valverde ke Manchester United
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 17:00
-
Mau Kalahkan Norwegia, Inggris Harus Bisa 'Matikan' Erling Haaland
Piala Dunia 11 Juli 2026, 14:00
-
Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
Liga Inggris 11 Juli 2026, 13:00
-
Baru Cetak Satu Gol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Bodo Amat!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 11:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR