
Bola.net - Tidak ada lagi istilah spesialis semifinal. Ole Gunnar Solskjaer akhirnya mencapai final pertamanya sebagai pelatih Manchester United. Peluang juara pun terbuka lebar untuk meraih trofi pertama.
Jumat (7/5/2021), MU kalah 2-3 dalam lawatan ke markas AS Roma, duel leg kedua semifinal Liga Europa 2020/21. Untungnya kekalahan ini tak mengubah banyak hal usai MU mengamuk 6-2 di leg pertama lalu.
Setan Merah melangkah ke final Liga Europa 2020/21 dengan kepercayaan tinggi (agg. 8-5). Mereka akan menghadapi Villarreal yang berhasil menyingkirkan Arsenal di laga semifinal lainnya.
Meski belum pasti juara, keberhasilan mencapai final kali ini terasa sangat istimewa bagi Solskjaer dan timnya. Mengapa begitu?
Final pertama
Final Liga Europa 2020/21 ini begitu istimewa karena inilah final pertama Solskjaer sebagai pelatih MU. Sebelumnya, dia selalu gagal di partai semifinal dan dianggap tidak pantas menangani MU.
1 - Manchester United are looking to progress to their first major final in any competition under Ole Gunnar Solskjær; they have previously been knocked out of all four cup semi-finals under the Norwegian (2x League Cup, 1x FA Cup, 1x UEFA Europa League). Hurdle. #ROMMUN
— OptaJoe (@OptaJoe) May 6, 2021
Solskjaer pernah gagal di empat kesempatan semifinal, yaitu 2 Carabao Cup, 1 FA Cup, dan 1 Liga Europa.
Empat kali gagal tentu membuat fans frustrasi. Solskjaer dikritik keras dan sempat didesak meninggalkan klub.
Kini, akhirnya Solskjaer menjawab tantangan tersebut. Dia membawa MU ke final pertamanya, tapi apakah bisa juara?
Bakal alot
Meski mencapai final, Solskjaer dan MU seharusnya tahu bahwa perjuangan mereka masih panjang. Villarreal bukan lawan mudah, bahkan mungkin lebih sulit dari tim mana pun yang mereka lawan musim ini.
Villarreal ditangani Unai Emery, pelatih yang punya riwayat apik di Liga Europa. Emery tahu betul bagaimana caranya menjuarai kompetisi kasta kedua Eropa ini.
MU pun lolos ke final tidak dengan sempurna, kalah dari AS Roma di leg kedua. Jika ingin juara, mereka tidak boleh membuat kesalahan seperti itu.
8 final Eropa untuk MU
8 - Manchester United have progressed to their eighth major European final, with Liverpool the only English team to have reached more (14). Pedigree. #ROMMUN pic.twitter.com/p2UPsVEROL
— OptaJoe (@OptaJoe) May 6, 2021
Total 13 gol!
13 - Manchester United 8-5 Roma produced a total of 13 goals over the two legs, the joint-second highest tally across two legs of any major UEFA competition semi-final, behind Eintracht Frankfurt 12-4 Rangers in the 1959-60 European Cup. Bonkers. #ROMMUN
— OptaJoe (@OptaJoe) May 6, 2021
Sumber: Opta, Bola
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR