
Bola.net - Final Liga Europa musim ini akan mempertemukan dua tim Premier League, Tottenham Hotspur dan Manchester United, Kamis (22/5/2025) dini hari WIB. Keduanya akan bertarung di Bilbao demi trofi terakhir yang bisa diperebutkan musim ini.
Tottenham memiliki catatan bagus dengan tiga kemenangan beruntun atas MU musim ini. Namun, laga final selalu berbeda dan bisa menjadi penentu reputasi kedua manajer yang masih mencari trofi pertama mereka.
Dengan banyaknya pemain kunci yang absen, pertandingan ini akan menguji kedalaman skuad kedua tim. Baik Ange Postecoglou maupun Ruben Amorim harus memutar otak untuk menyusun strategi terbaik.
Duel Kiper: Vicario vs Onana

Guglielmo Vicario dan Andre Onana memiliki statistik yang cukup mirip musim ini. Namun, Vicario sedikit lebih unggul dalam hal expected goals against dan persentase penyelamatan.
Onana kerap dikritik karena blunder yang dilakukannya sepanjang musim. Performanya yang tidak konsisten membuat Amorim sempat mencadangkannya di semifinal.
Meski selisihnya tipis, Vicario tampaknya lebih bisa diandalkan di laga final. Tekanan tinggi di pertandingan puncak bisa menjadi ujian berat bagi Onana.
Lini Belakang: Kekuatan Tottenham

Cristian Romero dan Micky van de Ven yang kembali fit menjadi kabar baik untuk Tottenham. Kehadiran mereka terbukti membuat pertahanan Spurs jauh lebih solid.
Tanpa duo bek tengah andalannya, angka kebobolan Tottenham meningkat signifikan. Ditambah dengan Porro dan Udogie di sisi pertahanan, lini belakang Spurs siap menghadapi serangan MU.
Sementara itu, MU masih meragukan kebugaran De Ligt dan Yoro. Jika absen, Maguire dan Lindelof harus tampil sempurna untuk menghentikan serangan Spurs.
Lini Tengah: Bruno Fernandes Jadi Penentu

Tottenham harus bermain tanpa Maddison, Kulusevski, dan Bergvall di lini tengah. Postecoglou hanya bisa mengandalkan Bissouma dan Bentancur sebagai pilihan utama.
Di sisi lain, MU masih memiliki Bruno Fernandes sebagai otak serangan. Kapten Setan Merah itu bisa menjadi pembeda dengan kreativitas dan visinya.
Meski Casemiro dan Ugarte tidak dalam performa terbaik, kehadiran Fernandes memberi keunggulan tipis untuk MU. Tottenham harus waspada terhadap pergerakan gelandang asal Portugal itu.
Lini Serang: Ketajaman Spurs vs Ketidakstabilan MU

Tottenham masih mengandalkan Son Heung-min, Johnson, dan Solanke di lini depan. Johnson menjadi top skor dengan 17 gol, menunjukkan ketajaman serangan Spurs.
Tim asuhan Postecoglou juga konsisten dalam menciptakan peluang. Mereka termasuk dalam 10 besar Premier League untuk statistik serangan.
Sebaliknya, MU hanya mengandalkan Garnacho, Hojlund, dan Amad Diallo sebagai pencetak gol. Ketajaman serangan yang kurang bisa menjadi masalah besar di final nanti.
Prediksi: Tottenham Lebih Siap
Berdasarkan analisis antarlini, Tottenham tampak lebih siap menghadapi final. Pertahanan yang solid dan serangan yang tajam menjadi modal penting mereka.
Namun, MU pasti akan memberikan perlawanan sengit. Final adalah pertandingan tersendiri, dan segala bisa terjadi di atas lapangan. Siapa pun yang lebih disiplin dan cerdas akan membawa pulang trofi.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Ruben Amorim Hampir Mengundurkan Diri dari Manchester United pada Januari
- Big Six Tak Berkutik di Amex
- Jalan Berliku Menuju Trofi: Road to Final Liga Europa Manchester United
- Jadwal Final Liga Europa Tottenham vs Manchester United Live SCTV dan Vidio, Kamis 22 Mei 2025
- Dari Arsenal, MU Hingga Liverpool: 6 Klub Besar Berebut Tanda Tangan Christopher Nkunku
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Mau Beli Bek Benfica, MU Bakal Ketiban Durian Runtuh
Liga Inggris 20 Mei 2025, 21:13
-
Usai Matheus Cunha, Pemain Ini Bakal Merapat ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Mei 2025, 20:42
LATEST UPDATE
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR