
Bola.net - Barcelona akan menghadapi Manchester United dalam duel sengit memperebutkan kursi 16 besar Liga Europa pada Jumat (17/2/2023). Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez memuji kinerja Erik Ten Hag selama menjadi juru taktik Manchester United.
Xavi menilai Ten Hag mampu menjadi pahlawan bagi Manchester United yang mengalami krisis. Xavi merasa kehadiran Ten Hag berhasil membalikkan keadaan di Manchester United dengan sangat cepat sejak bergabung musim lalu.
Xavi yang saat ini tengah dalam performa bagus bahkan tidak segan-segan memuji pelatih asal Belanda tersebut. Dengan perubahan di Manchester United, Xavi memuji Ten Hag sebagai pelatih hebat saat ini.
“(Erik) Ten Hag adalah pelatih hebat. Dalam pikiran saya, saya percaya bahwa entah bagaimana (membalikkan) situasi United bukanlah tugas yang mudah dan dia berhasil melakukannya,” terang Xavi dikutip dari BBC.
Mengubah Banyak Hal

Perlu dipahami bahwa ini merupakan musim pertama Erik Ten Hag di Manchester United. Namun belum sampai akhir musim, Ten Hag berhasil mengubah banyak hal di tim asal Manchester tersebut.
Padahal sebelum kedatangan Ten Hag, situasi Manchester United cukup kacau. Banyak pemain yang tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya sehingga permainan Manchester United cenderung monoton dan kurang mengancam.
“Mereka bersemangat lagi, klub, fanbase, dan juga cara mereka bermain sangat berpengaruh.”
“Dia mengubah banyak hal secara ofensif, defensif, semua orang bekerja dengan sangat baik, jadi ini adalah rival yang berat bagi kami dan dia adalah pelatih yang sangat menarik," tambah Xavi.
Melahirkan Monster

Banyak hal terjadi setelah kedatangan Erik Ten Hag ke Kota Manchester Merah. Namun salah satu yang paling baik adalah lahirnya kembali monster di lini serang Manchester United, Marcus Rashford.
Pemain berusia 25 tahun tersebut sejauh ini telah mencetak 21 gol bersama Erik Ten Hag. Catatan ini membuat Xavi dengan pasti memasukkannya ke daftar pemain Manchester United paling berbahaya di laga nanti.
“Dalam masa transisi dia sangat, sangat berbahaya jadi kami harus menjaga mereka semua, terutama Rashford. Dia salah satu pemain paling berbahaya sekarang di Eropa,” puji Xavi.
Sumber: BBC dan Transfermarkt
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona vs Manchester United, Lewandowski Dianggap Sebagai Ancaman Terbesar Bagi MU
Liga Eropa UEFA 16 Februari 2023, 19:31
-
4 Alasan MU Bisa Bungkam Barcelona di Camp Nou: Sudah Tak Ada Cristiano Ronaldo!
Liga Eropa UEFA 16 Februari 2023, 17:25
-
Barcelona Punya Dua Kandidat Pengganti Busquets, Salah Satunya Pilar Inter Milan
Liga Spanyol 16 Februari 2023, 16:36
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09






















KOMENTAR