
Bola.net - Tidak terasa tahun 2020 akan segera mencapai penghujungnya. Di tahun ini banyak kejadian terjadi di dunia sepakbola, termasuk di Liga Europa.
Pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia memberikan dampak besar di dunia sepakbola. Sejumlah kompetisi harus ditunda selama beberapa bulan dan ada juga yang harus dibatalkan pelaksanannya.
Liga Europa musim 2019/20 juga turut terdampak. Baru memainkan pertandingan babak 16 besar leg pertama, namun kompetisi ini harus ditunda selama lima bulan lamanya.
Kompetisi ini dilanjutkan setelah semua liga domestik Eropa berakhir, atau tepatnya pada awal Agustus 2020. Sebagai penyesuaian, mulai babak perempat final pertandingan digelar di venue netral, yaitu di Jerman dan digelar satu leg saja.
Nah kali ini kami mengajak Bolaneters untuk kilas balik perjalanan Liga Europa di tahun 2020 di bawah ini.
Babak 32 Besar 19/20

Kilas balik Liga Europa ini kita mulai dari babak 32 besar musim 2019/20.
Di babak ini juara plus runner up fase grup akan saling bertanding lagi. Ke-24 tim itu adalah Sevilla, APOEL, Malmo FF, Copenhagen, Basel, Getafe, LASK, Sporting CP, Celtic, CFR Fluj, Arsenal, Eintracht Frankfurt, Porto, Rangers, Espanyol, Ludogorets Razgard, Gent, Wolfsburg, Istanbul Basaksehir, Braga, Wolverhampton, MU dan AZ.
Selain 24 tim tersebut, ada delapan tim yang masuk ke 32 besar. Mereka adalah Ajax, Red Bull Salzburg, Inter Milan, Benfica, Bayer Leverkusen, Shakhtar Donetsk, Olympiacos, Club Brugge. Mereka adalah tim yang lengseran Liga Champions.
Di babak 32 besar ini tidak ada beberapa hasil yang mengejutkan. Seperti Arsenal dan Ajax yang jadi unggulan malah tersingkir duluan.
16 Besar 19/20

Di babak 16 besar ini sempat terjadi sejumlah gangguan. Karena pertandingan leg kedua yang harusnya digelar Maret diundur menjadi dimainkan di Agustus 2020.
Khusus laga Inter Milan vs Getafe dan Sevilla vs AS Roma hanya digelar satu leg saja. Karena saat Liga Europa resmi ditunda, mereka belum memainkan leg pertama sehingga kedua pertandingan itu hanya digelar satu leg di bulan Agustus.
Di babak 16 besar ini ada beberapa hasil pertandingan yang cukup mengejutkan. Seperti tersingkirnya AS Roma yang dikalahkan oleh Sevilla.
Sementara hasil yang cukup diingat dari babak 16 besar ini adalah pembantaian LASK oleh Manchester United. Setan Merah menang dengan skor 5-0 di kandang wakil Austria tersebut.
Sebagai rekap, delapan tim yang maju ke babak perempat final adalah Shakhtar Donetsk, Basel, Manchester United, FC Copenhagen, Inter Milan, Bayer Leverkusen, dan Sevilla.
Babak Perempat Final 19/20

Di babak perempat final ini bisa dikatakan tidak ada kejutan berarti.
Shakhtar Donetsk berhasil melaju ke semi final setelah mengalahkan Basel dengan skor 4-1. Inter Milan menang 2-1 atas Bayer Leverkusen, dan Sevilla menang tipis atas Wolverhampton dengan skor 1-0.
Hanya Manchester United yang harus susah payah untuk lolos kesemi final. Mereka mengalahkan FC Copenhagen dengan skor 1-0 di babak tambahan waktu berkat penalti Bruno Fernandes.
Semi Final 19/20

Untuk babak semi final ini terdapat harapan bahwa partai final nanti akan jadi partai final idaman. Karena dua unggulan juara, Manchester United dan Inter Milan tidak bertemu di semi final.
Inter Milan berhasil memastikan diri lolos ke final. Nerrazurri membantai Shakhtar Donetsk dengan skor telak 5-0 di babak semi final ini.
Namun sayangnya Manchester United gagal mewujudkan final impian tersebut. Karena mereka kalah melawan Sevilla dengan skor 2-1. Kekalahan ini menambah besar kekecewaan MU di musim 2019/20. Bagaimana tidak? Mereka unggul lebih dahulu namun kemudian Sevilla membalikkan keadaan.
Kekalahan melawan Sevilla ini juga menjadikan Manchester United gagal di tiga semi final di musim 2019/20. Jadi Setan Merah harus menutup musim mereka dengan kekecewaan.
Kejutan di Final

Final Liga Europa musim 2020/21 ini gagal menghasilkan final idaman. Namun partai final ini menjadi laga yang seru untuk ditonton karena mempertemukan Sevilla dan Inter Milan.
Meski mengalahkan Manchester United, Sevilla kurang diunggulkan di final. Karena Inter Milan yang diperkuat Romelu Lukaku tengah on fire dan diyakini akan mengangkat trofi juara.
Pertandingan final ini berlangsung sengit. Inter yang unggul lebih dahulu melalui penalti Romelu Lukaku kemudian dibalikkan keadaan menjadi 2-1 oleh Luuk De Jong. Namun Diego Godin kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Namun apes, Lukaku malah membuat gol bunuh diri di menit 74, sehingga Sevilla memenangkan pertandingan dengan skor 3-2. Alhasil mereka resmi didaulat menjadi juara, sementara Inter harus menutup musim 2019/20 dengan kepedihan.
Musim Baru 2020/21
Setelah final yang digelar pada tanggal 21 Agustus itu, Liga Europa kembali digulirkan di September 2020.
Sebanyak total 48 tim bertarung di fase grup UEL. Beberapa nama besar menghiasi fase grup ini seperti Arsenal, AC Milan, Tottenham, Napoli, dan AS Roma.
Dari 48 tim tersebut, hanya setengah yang berhasil lolos ke fase 32 besar Liga Europa. Secara garis besar tim-tim unggulan berhasil lolos ke babak 32 besar.
Nah di babak 32 besar ini 24 tim itu akan ketambahan 8 tim yang finish di peringkat tiga fase grup Liga Champions. Mereka adalah Manchester United, Club Brugge, Shakhtar Donetsk, Ajax Amsterdam, Krasnodar, RB Salzburg, Dynamo Kiev dan Olympiacos.
Berikut adalah hasil undian fase 32 besar Liga Europa 2020/21
- Wolfsberger vs Tottenham
- Dynamo Kiev vs Club Brugge
- Real Sociedad vs Manchester United
- Benfica vs Arsenal
- Red Star Belgrade vs AC Milan
- Royal Antwerp vs Rangers
- Slavia Praha vs Leicester City
- FC Salzburg vs Villarreal
- SC Braga vs AS Roma
- FC Krasnodar vs Dinamo Zagreb
- BSC Young Boys vs Bayer Leverkusen
- Molde FK vs Hoffenheim
- Granada vs Napoli
- Maccabi Tel Aviv vs Shakhtar Donetsk
- LOSC Lille vs Ajax Amsterdam
- Olympiakos vs PSV Eindhoven
Baca Juga:
- Kaleidoskop 2020 Timnas Indonesia U-19 dan Senior: Tahun Hampa Shin Tae-yong
- Kaleidoskop Liga Champions 2020: Bayern Munchen Juara Dengan Sempurna
- Kaleidoskop 2020 Timnas Indonesia U-16: TC Terus, Turnamennya Kapan?
- Kaleidoskop Premier League 2020: Liverpool Berjaya, Manchester United Masih Meraba-Raba
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Liverpool Menatap Manchester United dengan Kekhawatiran'
Liga Inggris 31 Desember 2020, 20:39
-
Manchester United vs Aston Villa: Solskjaer Unggul Prestasi, Smith Menang Pengalaman
Liga Inggris 31 Desember 2020, 18:47
-
Ambisi Bruno Fernandes Membawa Manchester United Juara Sudah Tak Bisa Ditawar
Liga Inggris 31 Desember 2020, 18:00
-
Data dan Fakta Premier League: Manchester United vs Aston Villa
Liga Inggris 31 Desember 2020, 14:43
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58























KOMENTAR