
Bola.net - Jelang laga final Liga Europa 2024/2025 yang mempertemukan Manchester United dengan Tottenham di Stadion San Mames, Bilbao, muncul kabar kurang sedap dari internal Setan Merah.
Para pemain MU dikabarkan kecewa atas kebijakan klub yang hanya memberikan dua tiket gratis untuk masing-masing pemain di laga yang bakal digelar tengah pekan mendatang tersebut.
Menurut laporan Daily Mail, kebijakan ini dinilai terlalu ketat, mengingat pertandingan ini merupakan salah satu momen puncak musim bagi skuad asuhan Ruben Amorim.
Tiket tersebut diperuntukkan bagi keluarga atau kerabat dekat para pemain, namun jumlahnya dianggap tidak cukup, terlebih bagi pemain yang ingin merayakan kemenangan bersama orang-orang terdekat.
Akomodasi yang Menyulitkan

Selain jumlah tiket yang minim, logistik perjalanan juga menambah kekecewaan. Para tamu undangan akan diterbangkan menggunakan pesawat carteran yang mendarat di Santander, kota yang berjarak sekitar 100 kilometer dari Bilbao.
Mereka juga harus kembali melalui kota yang sama pada pukul 02.15 dini hari setelah pertandingan selesai. Jarak tempuh dan waktu penerbangan tersebut dinilai mengganggu potensi perayaan bersama keluarga jika Manchester United berhasil menjuarai kompetisi.
Meski UEFA memberikan opsi pembelian tambahan hingga 10 tiket per pemain dengan harga antara £55 hingga £200, biaya transportasi dan akomodasi tambahan tetap harus ditanggung pribadi oleh pemain.
Langkah Ruben Amorim

Di sisi lain, kemenangan di final ini bisa mendatangkan pendapatan hingga £100 juta bagi klub, berkat tiket otomatis ke Liga Champions musim depan. Namun demikian, kebijakan ketat dari pemilik baru klub, Sir Jim Ratcliffe, yang dikenal sangat berhati-hati dalam pengeluaran, justru memicu kritik dari internal tim.
Sebagai pembanding, Ruben Amorim mengambil pendekatan berbeda. Ia dikabarkan akan menanggung biaya perjalanan untuk 30 anggota tim pelatih dan staf medisnya beserta dua anggota keluarga masing-masing ke final.
Langkah ini dinilai lebih simpatik dan menunjukkan perhatian terhadap kontribusi tim secara keseluruhan.
Kebijakan Manchester United

Sementara itu, dari sisi kebijakan internal, Tottenham disebut memberikan satu tiket gratis kepada seluruh karyawan tetap klub. Sebaliknya, staf Manchester United hanya mendapat kesempatan terbatas melalui sistem undian tiket.
Mereka yang tak terpilih akan disuguhi acara nonton bareng di Manchester lengkap dengan dua minuman gratis—jauh dari atmosfer megah di stadion final.
Dengan sorotan tajam dari publik dan tekanan besar menjelang laga penentu musim, keputusan-keputusan ini bisa berdampak pada suasana ruang ganti dan semangat tim. Final bukan hanya soal taktik di lapangan, tetapi juga tentang bagaimana manajemen menunjukkan dukungan moril di momen krusial.
Jadwal Final Liga Europa

- Pertandingan: Tottenham vs Manchester United
- Venue: San Mames, Bilbao
- Waktu: Kamis, 22 Mei 2025
- Jam kick off: 02:00 dini hari WIB
- Siaran langsung: SCTV, beIN Sports
- Live streaming: Vidio.
Sumber: Daily Mail
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Musim Depan, Marcus Rashford Gak Lanjut Bareng Aston Villa?
Liga Inggris 16 Mei 2025, 23:37
-
Harry Maguire Akui MU Memang Ampas di Premier League Musim 2024/2025
Liga Inggris 16 Mei 2025, 23:12
-
Dikaitkan dengan MU, Rayan Cherki Beri Kode akan Tinggalkan Lyon
Liga Inggris 16 Mei 2025, 23:02
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Milan vs Como: Nico Paz
Liga Italia 19 Februari 2026, 07:24
-
Rapor Pemain Arsenal vs Wolves: Sempat Unggul Dua Gol, Blunder Raya Jadi Petaka
Liga Inggris 19 Februari 2026, 06:57
-
Man of the Match Wolves vs Arsenal: Bukayo Saka
Liga Inggris 19 Februari 2026, 06:24
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Inter: Kasper Hogh
Liga Champions 19 Februari 2026, 06:13
-
Persib Bandung vs Ratchaburi, Netizen: Apresiasi untuk Tim, Nuhun, Sekarang Fokus di Liga!
Asia 19 Februari 2026, 05:48
-
Hasil Club Brugge vs Atletico Madrid: Drama 6 Gol, Tak Ada Pemenang di Belgia
Liga Champions 19 Februari 2026, 05:18
-
Hasil Wolves vs Arsenal: The Gunners Terpeleset dalam Drama Injury Time
Liga Inggris 19 Februari 2026, 05:13
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Brace Patrik Schick Bungkam Tuan Rumah
Liga Champions 19 Februari 2026, 05:10
-
Hasil Bodo/Glimt vs Inter: Kalah Telak, Aspmyra Jadi Mimpi Buruk Nerazzurri
Liga Champions 19 Februari 2026, 05:04
-
Hasil Milan vs Como: Blunder Maignan Jadi Awal Petaka, Rossoneri Gagal Amankan Tiga Poin
Liga Italia 19 Februari 2026, 05:01
-
Prediksi Eks Liverpool Soal Masa Depan Arne Slot di Anfield, Didepak Atau Dipertahankan?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 03:52
-
Hasil Al Nassr vs Arkadag: Menang Tipis 1-0, Al Nassr ke Perempat Final
Asia 19 Februari 2026, 03:34
-
Manchester United Sudah Putuskan Nasib Jadon Sancho, Dipertahankan Atau Dilepas?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 03:24
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR