
Bola.net - Performa Nicolas Pepe semenjak bergabung dengan Arsenal pada tahun 2019 lalu tidak pernah konsisten. Terkadang tampil gemilang, namun tidak jarang ia bermain buruk di beberapa kesempatan.
Pepe diberikan kesempatan bermain saat Arsenal bertemu Rapid Vienna di laga pertama fase grup Liga Europa, namun performanya tak mengesankan. Alhasil ia tersingkir dari starting XI kala the Gunners melawan Leicester City.
Namun Mikel Arteta selaku pelatih tidak menyerah. Ia tetap memberikan kesempatan tampil kepada Pepe saat Arsenal berhadapan dengan Dundalk pada Jumat (30/1/2020). Upaya itu berhasil, Pepe sukses mencetak gol.
Gol yang dicetak Pepe membuat the Gunners mengantongi kemenangan atas Dundalk dengan skor 3-0. Berkat hasil itu juga, klub raksasa Inggris tersebut bisa menempati posisi pertama dalam Grup B dengan koleksi enam poin.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Harus Membantu Nicolas Pepe
Bisa disimpulkan bahwa performa Pepe sedang inkonsisten. Kualitasnya tidak perlu diragukan lagi, dan itu sudah terbukti dengan performanya di tahun terakhir bersama Lille dengan catatan 22 gol.
Arteta paham betul permasalahan yang dialami pemain asal Pantai Gading tersebut. Dan sekarang, ia dibebankan tugas untuk membantu sang penyerang agar bisa menghasilkan performa yang konsisten.
"Ini soal membuatnya sampai ke titik terbaik, setiap pekan. Saya percaya bahwa di sinilah dia yakin kalau bisa bermain lebih baik dan kami harus membantunya," ujar Arteta pasca pertandingan, seperti yang dikutip dari Goal International.
"Saya pikir dia punya keinginan untuk tampil apik serta menunjukkan kepada semuanya, rekan setim, saya dan fans bahwa dia adalah pemain yang bisa menciptakan perbedaan setiap pekannya," lanjutnya.
Soal Konsistensi
Kehadiran Willian seolah menggeser Pepe dari starting XI. Arteta mengakui bahwa Pepe kini bukan menjadi pilihan pertamanya. Namun, ia berdalih bahwa dirinya telah cukup sering memainkan pria berusia 25 tahun tersebut.
"Tentu, dia tidak menjadi pilihan pertama dalam banyak pertandingan namun, sejujurnya, dia telah memainkan lebih banyak momen ketimbang yang lainnya," tambah Arteta.
"Ini soal mencari konsistensi, bukan melalui pertandingan tapi juga selama pertandingan, jadi lebih ngotot dan mampu melakukan hal yang benar di banyak kesempatan ketika dia harus membuat keputusan yang tepat di lapangan," tutupnya.
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United vs Arsenal, Tim Tamu Diprediksi Bakal Curi Poin di Old Trafford
Liga Inggris 30 Oktober 2020, 21:00
-
Rayakan Laga ke-100 Sebagai Manajer MU, Ini Kado yang Diinginkan Solskjaer
Liga Inggris 30 Oktober 2020, 19:41
-
Manchester United Bakal Kalahkan Arsenal? Gak Kaget Tuh!
Liga Inggris 30 Oktober 2020, 19:00
-
10 Pemain Bintang yang Tidak Masuk Rencana Klubnya (Bagian 2)
Liga Champions 30 Oktober 2020, 18:29
-
Solskjaer: Arsenal Sudah Bukan Rival Manchester United Lagi
Liga Inggris 30 Oktober 2020, 17:40
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Jonathan David: Luka Gagal Panenka dan Hangatnya Pelukan Juventus
Liga Italia 7 Januari 2026, 08:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 06:16
-
Rapor Pemain Juventus Saat Gilas Sassuolo: Penebusan Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:37
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40

















KOMENTAR