Bola.net - Juventus bertandang ke Hüseyin Avni Aker Stadyumu untuk menantang Trabzonspor pada Jumat (28/02) dalam leg kedua babak 32 besar Liga Europa. Juventus datang ke Turki dengan modal kemenangan 2-0 pada leg pertama.
Juve mendominasi sepanjang pertandingan dan mungkin akan sedikit kecewa hanya bisa menang dua gol. Kemenangan ini membawa Juve bertemu satu-satunya tim yang bisa mengalahkan mereka di Serie A musim ini, Fiorentina di babak 16 besar.
Juventus yang turun dengan banyak pemain lapis kedua mengawali pertandingan dengan sangat agresif. Laga baru berjalan lima menit, Mauricio Isla sudah menguji pertahanan lawan. Sayang tendangan Isla hanya menghajar tiang gawang.
Federico Peluso berhasil membobol gawang Onur Kivrak pada menit ke-15 namun gol itu dianulir wasit karena dianggap sudah berada dalam posisi offside. Juve akhirnya bisa benar-benar unggul tiga menit berselang.
Tendangan Sebastian Giovinco dari jarak dekat berhasil diselamatkan Kivrak namun bola muntah disambar Arturo Vidal. Juve unggul 1-0 (Agregat 3-0). Gol Juve kembali dianulir wasit Pavel Kralovec pada menit ke-21, kali ini gol Pablo Osvaldo yang dianggap tidak sah karena berbau offside.
Juve benar-benar mendominasi pertandingan dan mampu menyerang Trabzonspor dari semua sisi. Giovinco yang tampil brilian menjadi otak gol kedua Juve dalam laga ini. Setelah berlari mengejar bola, Giovinco mengirim umpan silang yang diselesaikan dengan heading memantul oleh Osvaldo. Juve unggul 2-0 pada menit ke-33.
Meski terus menyerang, Juve tak bisa mencetak gol tambahan hingga jeda.
Pada babak kedua, Juve tidak mengendurkan serangannya. La Vecchia Signora masih nyaman menguasai pertandingan. Antonio Conte bahkan melakukan beberapa pergantian teknis untuk menghemat tenaga pada pemainnya yang akan menghadapi AC Milan pada akhir pekan nanti.
Di sisi lain, pelatih interim Trabzonspor Hami Mandirali mencoba beberapa pergantian taktis untuk mencoba mengakhiri dominasi Juve. Namun perubahan yang dilakukan Mandirali tak banyak membawa hasil.
Catatan positif untuk Trabzonspor datang dari kiper mereka; Kivrak. Penjaga gawang asal Turki itu tampil sangat impresif serta mampu menghalau berbagai peluang emas Juve.
Hingga laga berakhir, Juve tetap unggul 2-0 dengan skor agregat 4-0. Hasil ini memastikan Juve bakal menghadapi rival tradisional mereka di babak 16 besar. Di pertandingan lain, La Viola memang unggul agregat 4-1 atas Ebsjerg.
Statistik Trabzonspor - Juventus
Juve mendominasi sepanjang pertandingan dan mungkin akan sedikit kecewa hanya bisa menang dua gol. Kemenangan ini membawa Juve bertemu satu-satunya tim yang bisa mengalahkan mereka di Serie A musim ini, Fiorentina di babak 16 besar.
Juventus yang turun dengan banyak pemain lapis kedua mengawali pertandingan dengan sangat agresif. Laga baru berjalan lima menit, Mauricio Isla sudah menguji pertahanan lawan. Sayang tendangan Isla hanya menghajar tiang gawang.
Federico Peluso berhasil membobol gawang Onur Kivrak pada menit ke-15 namun gol itu dianulir wasit karena dianggap sudah berada dalam posisi offside. Juve akhirnya bisa benar-benar unggul tiga menit berselang.
Tendangan Sebastian Giovinco dari jarak dekat berhasil diselamatkan Kivrak namun bola muntah disambar Arturo Vidal. Juve unggul 1-0 (Agregat 3-0). Gol Juve kembali dianulir wasit Pavel Kralovec pada menit ke-21, kali ini gol Pablo Osvaldo yang dianggap tidak sah karena berbau offside.
Juve benar-benar mendominasi pertandingan dan mampu menyerang Trabzonspor dari semua sisi. Giovinco yang tampil brilian menjadi otak gol kedua Juve dalam laga ini. Setelah berlari mengejar bola, Giovinco mengirim umpan silang yang diselesaikan dengan heading memantul oleh Osvaldo. Juve unggul 2-0 pada menit ke-33.
Meski terus menyerang, Juve tak bisa mencetak gol tambahan hingga jeda.
Pada babak kedua, Juve tidak mengendurkan serangannya. La Vecchia Signora masih nyaman menguasai pertandingan. Antonio Conte bahkan melakukan beberapa pergantian teknis untuk menghemat tenaga pada pemainnya yang akan menghadapi AC Milan pada akhir pekan nanti.
Di sisi lain, pelatih interim Trabzonspor Hami Mandirali mencoba beberapa pergantian taktis untuk mencoba mengakhiri dominasi Juve. Namun perubahan yang dilakukan Mandirali tak banyak membawa hasil.
Catatan positif untuk Trabzonspor datang dari kiper mereka; Kivrak. Penjaga gawang asal Turki itu tampil sangat impresif serta mampu menghalau berbagai peluang emas Juve.
Hingga laga berakhir, Juve tetap unggul 2-0 dengan skor agregat 4-0. Hasil ini memastikan Juve bakal menghadapi rival tradisional mereka di babak 16 besar. Di pertandingan lain, La Viola memang unggul agregat 4-1 atas Ebsjerg.
Statistik Trabzonspor - Juventus
Penguasaan bola: 41% - 59%
Shot (on goal): 11 (3) - 25 (14)
Corner: 2 - 5
Pelanggaran: 10 - 8
Offside: 0 - 6
Kartu kuning: 0 - 0
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Trabzonspor: Onur; Bosingwa (Osmanpaşa, 46'), Aykut Demir, Yumlu, Kadir (Yavru, 37"; Olcan, Mierzejewski (Bourceanu, 72'), Zokora; Malouda, Ozer, Janko.
Susunan pemain Juventus: Buffon; Caceres (Barzagli, 58'), Bonucci, Ogbonna; Isla, Vidal, Marchisio (Pirlo, 72'), Pogba (Padoin, 37'), Peluso; Osvaldo, Giovinco. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rami: Milan Tak Takut Juventus
Liga Italia 28 Februari 2014, 23:52
-
Taarabt Berambisi Samai Level Messi
Liga Italia 28 Februari 2014, 19:32
-
Bonera Waspadai Duet Tevez & Llorente
Liga Italia 28 Februari 2014, 19:15
-
Liga Italia 28 Februari 2014, 19:02

-
Punya Karakter, Conte Jadi Kandidat Pengganti Moyes
Liga Inggris 28 Februari 2014, 15:33
LATEST UPDATE
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR