Dinginnya cuaca di Praha membuat kedua tim bermain dengan tempo lambat. Hasilnya serangan yang dilancarkan kedua tim hampir tak berujung peluang ada hingga pertengahan babak pertama.
Sparta yang kini menjadi runner up Gambrinus Liga, Liga Utama Ceko, lebih mendominasi jalannya babak pertama ini. Namun beberapa peluang yang mereka dapatkan selalu gagal membuahkan gol. Hampir semua peluang yang mereka dapatkan tidak mengarah ke gawang Liverpool.
Gencarnya serangan yang dilancarkan tuan rumah membuat The Reds sedikit kalang kabut. Di menit ke-35 Pepe Reina sempat membuat aksi blunder kala gagal memotong umpan crossing dari sisi kanan daerah serang Praha. Bola potongannya malah mengarah kepada Manuel Pamic. Beruntung tendangan bek kiri Praha itu masih menyamping di sisi kiri gawangnya. Itulah satu-satunya peluang tuan rumah yang menghasilkan shots on goal dalam statistik.
Semenit kemudian Praha mendapatkan peluang, gelandangnya, Marek Matejovsky. Penetrasinya ke dalam kotak penalti The Reds mampu mengelabui Sotirios Kyrgiakos. Namun, tendangan yang ia lepaskan beberapa detik kemudian masih bisa diantisipasi oleh Reina.
Hampir tak memiliki satu peluang pun membuat Kenny Dalglish gerah. Di menit ke-37 ia memasukkan Joe Cole untuk menggantikan Fabio Aurelio. Usaha ini sedikit berbuah hasil. Liverpool sempat membuat dua peluang melalui David N'gog. Tetapi kedua peluang tersebut tidak ada satupun yang mengarah ke gawang, dan skor tanpa gol menutup babak pertama.
Hampir sama dengan babak pertama, di menit-menit awal jalannya laga tetap tak ada peluang berarti yang dihasilkan kedua tim. Rapatnya barisan pertahanan The Reds membuat Praha mulai frustasi dan mencoba berspekulasi. Di menit ke 61 Kamil Vacek mencoba melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, sayang bola itu masih terlalu mudah bagi Reina.
Laga di babak kedua sempat terhenti di menit ke-73. Tiba-tiba kabut tebal masuk ke dalam lapangan. Hal itu tidak berlangsung lama, dan laga pun dilanjutkan kembali.
King Kenny sepertinya hanya ingin hasil seri tanpa gol bagi timnya. Hal itu terbukti saat di menit ke-82 ia menarik keluar N'gog dan memasukkan seorang bek, Martin Skrtel. Barisan pertahanan The Reds yang kian rapat membuat skor 0-0 ini bertahan hingga laga usai.
Hasil ini setidaknya memberi sedikit keuntungan bagi The Reds, mereka kini tinggal memaksimalkan laga kandang saja. Dukungan Anfield yang begitu besar diyakini akan membantu moral tim ini untuk bisa melaju ke babak berikutnya. (bola/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jagoan! Arsenal 13 Laga Tak Terkalahkan di Liga Champions
Liga Champions 30 April 2026, 19:49
-
Inzaghi Kaget Inter Dikaitkan Skandal Wasit Serie A: Lebih Sering Dirugikan!
Liga Italia 30 April 2026, 19:19
-
Prediksi Osasuna vs Barcelona 3 Mei 2026
Liga Spanyol 30 April 2026, 19:17
-
Prediksi Arsenal vs Fulham 2 Mei 2026
Liga Inggris 30 April 2026, 18:26
-
Real Madrid Minta Tolong Toni Kroos untuk Rayu Jurgen Klopp?
Liga Spanyol 30 April 2026, 18:18
-
Link Live Streaming BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persib
Bola Indonesia 30 April 2026, 18:01
-
Prediksi Como vs Napoli 2 Mei 2026
Liga Italia 30 April 2026, 17:52
-
Meski Minim Gol, Duel Atletico vs Arsenal Punya Daya Tariknya Sendiri
Liga Champions 30 April 2026, 17:47
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20





















KOMENTAR