
Bola.net - Argentina akan melanjutkan perjalanan mereka di Copa America 2021. La Albiceleste akan berhadapan dengan Timnas Uruguay di Estadio Nacional de Brasilia pada pertandingan grup B Copa America 2021.
Setelah ditunda setahun, Copa America resmi digelar pada tahun 2021. Pesta sepakbola Amerika Latin itu kini digelar di Brasil, di mana 10 tim terbaik Amerika Latin terbagi menjadi dua grup.
Di grup B, ada Argentina sebagai salah satu kandidat juara Copa America tahun ini. Namun Argentina justru terpeleset saat menghadapi Chile di pertandingan pertama kemarin.
Di pertandingan kedua, Argentina kembali dihadapkan dengan alwan yang kuat. Mereka akan berhadapan dengan Uruguay yang juga jadi favorit di turnamen ini.
Jelang duel ini, ada beberapa alasan mengapa Argentina kemungkinan besar akan terpeleset lagi di laga ini. Mengapa demikian? Simak selengkapnya di bawah ini.
Momentum Negatif
Alasan pertama kami memprediksi Argentina bakal terpeleset di laga ini karena melihat tren negatif Argentina belakangan ini.
Seperti yang kami tuliskan di atas, Argentina ditahan imbang Chile dengan skor 1-1 di partai pembuka Copa America kemarin. Catatan itu menambah panjang catatan negatif Argentina belakangan ini.
Dari lima pertandingan terakhir mereka, Argentina hanya menang satu kali melawan Peru di kualifikasi Piala Dunia 2022. Selebihnya mereka meraih hasil empat hasil imbang.
Rententan hasil negatif ini berpotensi membuat para pemain Argentina frustrasi sehingga tidak tenang di laga nanti.
Messidependencia Argentina Belum Sembuh
Salah satu penyebab buruknya performa Argentina belakangan ini karena Messidependencia mereka masih belum sembuh.
Messi memang merupakan pemain terbaik Argentina. Namun ketika Messi berhasil dimatikan oleh pemain lawan, para pemain Argentina lain tidak ada yang bisa menjadi pembeda.
Sementara negara-negara di Amerika Latin sudah hafal gaya bermain Messi. Jadi ketika Uruguay nanti bisa mematikan pergerakan Messi, maka pemain Argentina lain harus mencoba jadi pembeda.
Taktik Scalloni yang Galau
Salah satu penyebab Argentina berpotensi terpeleset di laga melawan Uruguay karena Scalloni terlalu banyak melakukan perubahan skema.
Dalam lima laga terakhir Argentina, ada empat skema yang coba digunakan Scalloni. Ada 4-3-3, 4-4-2, 4-4-1-1, dan 3-4-3.
Tidak adanya skema yang pakem ini membuat performa pemain Argentina tidak stabil karena mereka harus berganti-ganti formasi. Alhasil ini bisa membuat mereka terpeleset lagi melawan Uruguay.
Edinson Cavani Kembali
Alasan berikutnya mengapa Argentina rawan terpeleset melawan Uruguay karena La Celeste akan kembali diperkuat Edinson Cavani.
Striker gaek itu kembali ke skuat Uruguay setelah agak lama absen. Beberapa bulan terakhir, Cavani bisa dikatakan tampil on fire di lini serang Manchester United.
Kehadiran Cavani di skuat Uruguay ini akan jadi tambahan yang bagus karena Uruguay cukup seret gol belakangan ini.
Uruguay Lebih Fresh
Alasan terakhir mengapa Argentina bisa terpeleset di laga ini karena Uruguay akan lebih fresh jelang laga ini.
Pertandingan di Brasilia itu akan menjadi pertandingan pertama Uruguay di Copa America. Sementara bagi Argentina ini adalah laga kedua mereka.
Dengan kondisi Uruguay yang lebih fresh, mereka bisa sangat menyulitkan Argentina di laga ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sejarah Copa America, Ketika Messi Menampik Gelar
Amerika Latin 17 Juni 2021, 20:01
-
Prediksi Copa America: Argentina vs Uruguay 19 Juni 2021
Amerika Latin 17 Juni 2021, 16:00
LATEST UPDATE
-
Debut Impian Anthony Gordon, 2 Assist dalam Kemenangan Besar Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:19
-
Adrien Rabiot Sudah Memahami Tuntutan Ruben Amorim di AC Milan
Liga Italia 24 Agustus 2026, 11:08
-
Randal Kolo Muani Bikin Luciano Spalletti Frustrasi
Liga Italia 24 Agustus 2026, 10:19
-
Barcelona Menang Besar 5-0, Ulasan Performa Para Pemain di Markas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 10:09
-
AC Milan Tekuk Torino, Berikut Performa Pemain di Setiap Lini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:53
-
Juventus Tekuk Frosinone, Bremer Gemilang, Kolo Muani Melempem
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:07
-
Nyaris Terkapar, Bagaimana Performa Para Pemain Liverpool di Kandang Newcastle?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 08:27
-
Comeback Manchester City: Cherki Gemilang, Haaland Belum Tajam
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 07:42
-
Man of the Match Elche vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:47
-
Man of the Match Torino vs Milan: Samuel Chukwueze
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:43
-
Hasil Elche vs Barcelona: Raphinha dan Fermin Lopez Menggila
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:17
-
Hasil Torino vs Milan: Adrien Rabiot Merevitalisasi Rossoneri
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:10
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR