Bola.net - Pelatih Argentina Gerardo Martino mengeluhkan kondisi kebugaran para pemainnya. Mantan pelatih Barcelona itu menganggap ketatnya jadwal di kompetisi Eropa mempengaruhi penampilan timnya di Copa America 2015.
La Albiceleste membuka turnamen dengan hasil imbang 2-2 melawan Paraguay. Setelah itu mereka hanya mampu menang tipis melawan juara bertahan Uruguay.
Martino tentu saja kurang puas melihat penampilan Argentina saat beraksi di Chile. Ia menilai stamina anak buahnya sudah banyak terkuras saat bermain bersama klubnya masing-masing.
"Sangat memungkinkan pemain kami sedikit kurang bugar dan itulah sebabnya kami tidak mampu menyelesaikan pertandingan," kata Martino pada konferensi pers di Vina del Mar.
"Para pemain tiba setelah bermain 50 sampai 70 pertandingan dan kami hanya punya waktu seminggu untuk mempersiapkan turnamen. Kami tidak bisa melakukan apapun kecuali lebih dari sekedar merawat mereka. Ketika Anda ingin bermain dengan bola seperti yang kami lakukan, dengan intensitas tinggi dan pergerakan gesit maka ini membutuhkan energi yang signifikan."[initial]
(gl/ada)
La Albiceleste membuka turnamen dengan hasil imbang 2-2 melawan Paraguay. Setelah itu mereka hanya mampu menang tipis melawan juara bertahan Uruguay.
Martino tentu saja kurang puas melihat penampilan Argentina saat beraksi di Chile. Ia menilai stamina anak buahnya sudah banyak terkuras saat bermain bersama klubnya masing-masing.
"Sangat memungkinkan pemain kami sedikit kurang bugar dan itulah sebabnya kami tidak mampu menyelesaikan pertandingan," kata Martino pada konferensi pers di Vina del Mar.
"Para pemain tiba setelah bermain 50 sampai 70 pertandingan dan kami hanya punya waktu seminggu untuk mempersiapkan turnamen. Kami tidak bisa melakukan apapun kecuali lebih dari sekedar merawat mereka. Ketika Anda ingin bermain dengan bola seperti yang kami lakukan, dengan intensitas tinggi dan pergerakan gesit maka ini membutuhkan energi yang signifikan."[initial]
Baca Juga:
- Luar Biasa, Bola Tenis Pun Tak Lolos dari Salto Di Maria
- Di Maria Kenang Final Piala Dunia
- Di Maria: Juara UCL Spesial, Tapi Argentina Lebih Istimewa
- Di Maria Rela Tukar Semua Trofinya Demi Argentina
- Messi: Saya Rela Tukar Semua Trofi Barca Demi Copa America
- Di Maria Pilih Menjadi Kawan Ketimbang Jadi Lawan Messi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Messi Sangat Rendah Hati di Lapangan'
Amerika Latin 20 Juni 2015, 20:07
-
Pemain Jamaika Ini Gembira Luar Biasa Akan Melawan Messi
Amerika Latin 20 Juni 2015, 20:02
-
Simeone Tak Bisa Bandingkan Messi Dengan Maradona
Amerika Latin 20 Juni 2015, 19:14
-
Simeone: Tak Ada Pemain Lain Yang Mendekati Level Messi
Amerika Latin 20 Juni 2015, 18:59
-
Neymar dan Vidal Bermasalah, Ini Komentar Pelatih Argentina
Amerika Latin 20 Juni 2015, 17:21
LATEST UPDATE
-
AC Milan Rugi Besar: Belanja Rp10 Triliun dan Gagal ke Liga Champions
Liga Italia 27 Mei 2026, 01:19
-
Bek Ini Siap Tinggalkan Real Madrid setelah Minim Menit Bermain
Liga Spanyol 27 Mei 2026, 00:46
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR