Bola.net - Pertandingan perempat final Copa AMerica 2015 mempertemukan Argentina melawan Kolombia. Laga ini digelar di Estadio Sausalito di Chile pada Sabtu (27/06).
Permainan keras dan wasit yang super tegas membuat laga ini menjadi hujan kartu kuning. Argentina mencatatkan banyak peluang emas namun Ospina dan lini belakang Kolombia selalu bisa menghalau setiap tembakan mereka. Pertandingan pun akhirnya dilanjutkan dengan adu penalti di mana Carlos Tevez menjadi penentu kemenangan Argentina.
Pertandingan berjalan keras sejak awal. Kolombia yang tampil lebih bertahan mencoba menghentikan gempuran Argentina dengan melakukan pelanggaran keras.
Namun Argentina mampu mencetak peluang manis lewat banyak pemain depan mereka. David Ospina bahkan harus melakukan double save luar biasa untuk menghalau tembakan Pastore dan Messi.
Kartu kuning terus bertebaran dan Argentina terus menyerang. Meski bisa menciptakan banyak peluang, Argentina masih belum bisa mencetak gol ke gawang Kolombia hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Argentina semakin bernafsu menyerang. Sementara itu, Kolombia semakin nyaman dalam bertahan dan melancarkan serangan balik kilat.
Argentina dua kali nyaris unggul pada menit ke-78 dan 80. Tembakan-tembakan dari Ever Banega dan Otamendi hanya menghajar gawang secara beruntun. Keberuntungan sepertinya memang tidak berpihak kepada Argentina*.
Argentina memiliki peluang terakhir pada menit ke-88 lewat Carlos Tevez. Mengejar bola kiriman Leo Messi, Tevez membuat Ospina bertabrakan dengan Zapata. Bola mengalir ke arah gawang yang menganga tapi Jeison Murillo dengan susah payah bisa mengamankan gawangnya.
Hingga waktu normal, kedua tim tak mampu mencetak gol. Aturan Copa America menyebutkan bahwa pertandingan harus langsung menuju babak adu penalti (tanpa babak tambahan). Dalam adu penalti ini, Argentina berhasil menang dengan skor 5-4.
Dari penendang tim Kolombia, James, Falcao, Cuadrado, dan Cardona sukses mencetak gol. Sementara itu, Muriel, Zuniga dan Murillo gagal.
Dari tim Argentina, Biglia dan Rojo tak mampu mencetak gol di adu penalti. Tapi Messi, Gara, Banega, Lavezzi bisa mencetak gol sebelum akhirnya Carlos Tevez menjadi penentu kemenangan Albiceleste.
Susunan Pemain Argentina: Romero; Zabaleta, Garay, Otamendi, Rojo; Mascherano, Biglia, Pastore (Banega, 77'); Messi, Aguero (Tevez, 73'), Di Maria (Lavezzi, 87').
Susunan Pemain Kolombia: Ospina; Zuniga, Zapata, Murillo, Arias; Cuadrado, Mejia, James, Ibarbo (Muriel, 86'); Teo (Cardona, 24'), Jackson (Falcao, 74').
*Berita ini melalui proses editing, setelah sebelumnya terjadi kesalahan fakta. Kami mohon maaf atas kesalahan ini. (bola/hsw)
Permainan keras dan wasit yang super tegas membuat laga ini menjadi hujan kartu kuning. Argentina mencatatkan banyak peluang emas namun Ospina dan lini belakang Kolombia selalu bisa menghalau setiap tembakan mereka. Pertandingan pun akhirnya dilanjutkan dengan adu penalti di mana Carlos Tevez menjadi penentu kemenangan Argentina.
Pertandingan berjalan keras sejak awal. Kolombia yang tampil lebih bertahan mencoba menghentikan gempuran Argentina dengan melakukan pelanggaran keras.
Namun Argentina mampu mencetak peluang manis lewat banyak pemain depan mereka. David Ospina bahkan harus melakukan double save luar biasa untuk menghalau tembakan Pastore dan Messi.
Kartu kuning terus bertebaran dan Argentina terus menyerang. Meski bisa menciptakan banyak peluang, Argentina masih belum bisa mencetak gol ke gawang Kolombia hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Argentina semakin bernafsu menyerang. Sementara itu, Kolombia semakin nyaman dalam bertahan dan melancarkan serangan balik kilat.
Argentina dua kali nyaris unggul pada menit ke-78 dan 80. Tembakan-tembakan dari Ever Banega dan Otamendi hanya menghajar gawang secara beruntun. Keberuntungan sepertinya memang tidak berpihak kepada Argentina*.
Argentina memiliki peluang terakhir pada menit ke-88 lewat Carlos Tevez. Mengejar bola kiriman Leo Messi, Tevez membuat Ospina bertabrakan dengan Zapata. Bola mengalir ke arah gawang yang menganga tapi Jeison Murillo dengan susah payah bisa mengamankan gawangnya.
Hingga waktu normal, kedua tim tak mampu mencetak gol. Aturan Copa America menyebutkan bahwa pertandingan harus langsung menuju babak adu penalti (tanpa babak tambahan). Dalam adu penalti ini, Argentina berhasil menang dengan skor 5-4.
Dari penendang tim Kolombia, James, Falcao, Cuadrado, dan Cardona sukses mencetak gol. Sementara itu, Muriel, Zuniga dan Murillo gagal.
Dari tim Argentina, Biglia dan Rojo tak mampu mencetak gol di adu penalti. Tapi Messi, Gara, Banega, Lavezzi bisa mencetak gol sebelum akhirnya Carlos Tevez menjadi penentu kemenangan Albiceleste.
Susunan Pemain Argentina: Romero; Zabaleta, Garay, Otamendi, Rojo; Mascherano, Biglia, Pastore (Banega, 77'); Messi, Aguero (Tevez, 73'), Di Maria (Lavezzi, 87').
Susunan Pemain Kolombia: Ospina; Zuniga, Zapata, Murillo, Arias; Cuadrado, Mejia, James, Ibarbo (Muriel, 86'); Teo (Cardona, 24'), Jackson (Falcao, 74').
*Berita ini melalui proses editing, setelah sebelumnya terjadi kesalahan fakta. Kami mohon maaf atas kesalahan ini. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tevez Tegaskan Tak Takut Ambil Penalti
Amerika Latin 27 Juni 2015, 17:20
-
Pahlawan Argentina, Tevez Sejatinya Dilarang Ambil Penalti
Amerika Latin 27 Juni 2015, 15:51
-
Highlights Copa America: Argentina 0-0 Kolombia (Penalti 5-4)
Amerika Latin 27 Juni 2015, 09:19
-
Hasil Argentina vs Kolombia: Skor 0-0 (Penalti 5-4)
Amerika Latin 27 Juni 2015, 08:58
-
Liga Italia 27 Juni 2015, 08:17

LATEST UPDATE
-
Sukses Double Winner, Apa Rencana Inter Milan Selanjutnya?
Liga Italia 24 Mei 2026, 13:42
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, Minggu 24 Mei 2026
Liga Inggris 24 Mei 2026, 13:02
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP Kanada 2026 di Vidio, 22-25 Mei 2026
Otomotif 24 Mei 2026, 11:57
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR