Argentina meraih kemenangan pertamanya di Copa America 2015 dengan mengalahkan sang rival dan juara bertahan Uruguay 1-0 pada pertandingan kedua mereka di Grup B, Rabu (17/6). Argentina memenangi Clasico Copa America ini berkat gol tunggal Sergio Aguero pada menit 56.
Uruguay merupakan pemegang rekor juara Copa America dengan 15 gelar, sedangkan Argentina di urutan kedua dengan 14 gelar. Pada laga pertama, Argentina ditahan imbang Paraguay 2-2, sementara Uruguay menang 1-0 atas Jamaika.
Mengincar kemenangan pertama, Gerardo Martino menurunkan susunan pemain yang cukup kuat. Javier Mascherano dan Lucas Biglia ditempatkan sebagai penyeimbang di lini tengah. Di barisan depan, Aguero sendirian dengan dukungan Angel Di Maria, Javier Pastore dan kapten Lionel Messi di belakangnya.
Sementara itu, masih tanpa Luis Suarez yang harus menjalani skorsing akibat insiden gigitan terhadap Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014, Uruguay mengandalkan Edinson Cavani sebagai ujung tombak. Dengan skema dasar sama-sama 4-2-3-1, pelatih Oscar Tabarez coba mengimbangi kekuatan tengah dan depan milik Argentina.
Argentina lebih dominan. Argentina menguasai laga dengan ball possession mencapai 69%. Sepanjang pertandingan, Argentina sanggup membukukan total 12 tembakan. Namun, Uruguay justru punya total shots lebih banyak, yakni 14. Hanya saja, finishing touch Uruguay kurang mematikan dan cuma bisa menghasilkan tiga tembakan tepat sasaran melalui Maxi Pereira (2) dan pemain pengganti Abel Hernandez.
Di sini letak perbedaannya. Dari 12 shots Argentina, tujuh di antaranya tepat sasaran. Argentina mengancam melalui Aguero (3), Messi (2), Di Maria dan Pastore. Gol tunggal Argentina tercipta pada menit 56 ketika sundulan Aguero meneruskan crossing Pablo Zabaleta dari sektor kanan sukses bersarang di gawang Uruguay.
Dari semua pemain Uruguay, bek dan kapten Diego Godin serta kiper Fernando Muslera adalah yang paling gemilang. Godin berulang kali mematahkan serangan Messi dan kawan-kawan. Sementara itu, Muslera berjibaku menyelamatkan gawangnya. Jika bukan berkat kiper Galatasaray itu, Uruguay mungkin sudah dihajar habis-habisan.
Lini pertahanan Argentina yang terlihat rapuh saat melawan Paraguay di laga pertama kali ini tampil jauh lebih baik. Digalang Nicolas Otamendi dan Ezequiel Garay serta bantuan dari lini kedua, barisan belakang Argentina sukses meredam alur serangan Uruguay dan mengamankan Sergio Romero di bawah mistar.
Argentina pun meraih kemenangan pertamanya di Chile 2015 sekaligus melesat ke puncak klasemen sementara Grup B dengan koleksi empat angka. Paraguay, yang mengalahkan Jamaika 1-0, menguntit dengan poin yang sama. Sementara itu, Uruguay berada di posisi tiga dan Jamaika di tempat terbawah.
Pada laga terakhir Grup B nanti, Argentina akan menghadapi Jamaika. Di tempat lain, Uruguay akan bentrok dengan Paraguay.
Detail pertandingan (c) WhoScoredStatistik Argentina - Uruguay
Ball possession: 69% - 31%
Shots: 12 - 14
Shots on target: 7 - 3
Offsides: 1 - 0
Corners: 8 - 4
Throw ins: 25 - 20
Pelanggaran: 13 - 22
Kartu kuning: 3 - 3
Kartu merah 0 - 0. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Argentina vs Uruguay: Skor 1-0
Amerika Latin 17 Juni 2015, 08:53
-
Hasil Portugal vs Italia: Skor 1-0
Piala Eropa 17 Juni 2015, 03:42
-
Hasil Vietnam vs Indonesia: Skor 5-0
Tim Nasional 15 Juni 2015, 14:54
-
Hasil Argentina vs Paraguay: Skor 2-2
Amerika Latin 14 Juni 2015, 07:05
-
Hasil Uruguay vs Jamaika: Skor 1-0
Amerika Latin 14 Juni 2015, 04:32
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR